Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Magis Olise Buat Prancis yang Bikin Zidane Berimajinasi
Winger Prancis, Michael Olise, berselebrasi usai cetak gol ke gawang Belgia (AFP / Franck Fife)
  • Michael Olise mencetak gol tunggal pada menit ke-87 untuk membawa Prancis menang 1-0 atas Belgia di King Baudouin, setelah laga berjalan tanpa gol hingga menit ke-75.
  • Gol Olise tercipta setelah Zinedine Zidane memasukkan Rayan Cherki dan Olise; Cherki memberi umpan, lalu Olise melewati beberapa pemain Belgia sebelum menuntaskan peluang.
  • Zidane melakukan sembilan perubahan starter dan memberi kesempatan pemain baru, tetap percaya pada kedalaman skuad Prancis meski Kylian Mbappe absen karena cedera.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Michael Olise menjadi protagonis dalam kemenangan Prancis atas Belgia dengan skor tipis, 1-0. Olise menjadi pencetak gol tunggal dalam laga yang digelar di King Baudouin, Brussels, Selasa dini hari WIB (29/9/2026), dengan skenario yang heroik dan magis.

Duel ini sempat berjalan alot. Belgia dan Prancis saling serang demi bisa menjebol gawang masing-masing. Namun, pertandingan berlangsung begitu alot dan gol tak kunjung tercipta hingga memasuki menit 75.

Akhirnya, pelatih Prancis, Zinedine Zidane, memutuskan untuk menarik Bradley Barcola dan Maghnes Akliouche, demi memasukkan Rayan Cherki serta Michael Olise. Hasilnya pada menit ke-87, Olise mencetak gol kemenangan lewat aksi magisnya dengan melewati sejumlah pemain Belgia, memanfaatkan umpan dari Cherki.

1. Sempat berbisik, merasa seperti main

Pelatih Prancis, Zinedine Zidane (AFP / Franck Fife)

Gol ini membuat Zidane bereaksi dengan begitu eksplosif. Dia berlari di pinggir lapangan, menendang bola, dan berteriak kegirangan.

"Saya mau terlibat dalam permainan dan menjadi bagian darinya. Saya merasakan dia melepaskan dribel dan melakukan hal luar biasa. Jadi, saya mengikutinya, melihat bola, lalu dalam diri berbisik, 'Bola ini harus saya tendang'. Agak konyol, tapi gak penting," kata Zidane, dilansir ESPN FC.

2. Eksperimen Zidane yang berjalan mulus

Duel melawan Belgia bak momen eksperimen Zidane. Dia melakukan sembilan pergantian dalam starting eleven dengan memberikan kesempatan kepada Jeremy Jacquet, Andy Diouf, Lucas Da Cunha, Maghnes Akliouche, serta Esteban Lepaul.

"Saya percaya kepada para pemain. Saya yakin dengan grup, tim, yang bisa bekerja keras dan baik. Ini pemain dengan kualitas luar biasa," ujar Zidane.

3. Gak takut, percaya kualitas Prancis

Sejak awal, Zidane percaya dengan kedalaman skuadnya. Maka dari itu, dia tak ragu untuk memberikan kesempatan kepada para pemain baru, dan mencadangkan para senior. Absennya Kylian Mbappe akibat cedera juga tak membuatnya risau.

"Saya gak takut tentang apa yang akan terjadi. Itu memang sudah direncanakan, ketika memiliki 23 pemain dalam skuad, harus dipakai semuanya," kata eks pemain dan pelatih Real Madrid tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article