Manajer Borneo FC: Demi Allah, Tak Sangka Tim Ini Ada di Papan Atas

- Borneo FC Samarinda tampil mengejutkan di Super League 2025/26 dengan konsistensi di papan atas meski tanpa banyak pemain bintang.
- Manajer Dandri Dauri menegaskan keberhasilan tim lahir dari kekompakan, loyalitas, dan proses bersama tanpa target muluk.
- Meski tak menargetkan juara, Borneo FC tetap siap memanfaatkan peluang jika pesaing utama seperti Persija atau Persib terpeleset.
Jakarta, IDN Times - Borneo FC Samarinda kembali hadirkan kejutan di Super League 2025/26. Di tengah nama-nama legendaris dan tradisional, mereka mencuat dan menyeruak ke papan atas.
Bahkan, pada paruh pertama liga, sempat ada masa Borneo FC menguasai papan atas selama beberapa pekan. Sampai sekarang, mereka masih jadi salah satu kandidat peraih gelar Super League 2025/26.
1. Tidak menyangka Borneo FC ada di papan atas

Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, tidak menyangka bahwa tim 'Pesut Etam' konsisten berada di papan atas musim ini. Apalagi, musim ini tim asal Samarinda itu tidak bergelimang pemain bintang.
"Demi Allah, saya tidak menyangka tim ini sampai di sini (papan atas). Saya baru kembali menjabat manajer tahun ini dengan materi pemain rata-rata dari EPA (Elite Pro Academy). Seniornya ada beberapa waktu itu," ujar Dandri saat ditemui awak media, Seninn (2/3/2026).
2. Buah dari keinginan untuk berproses

Dandri mengungkapkan, tak pernah mematok target Borneo FC harus ada di papan atas. Dia menyebut, keberhasilan Borneo FC bertahan di papan atas sejauh ini karena mereka kompak, solid, dan mau berproses.
"Saya cuma bilang kalau memang kita mau bekerja sama, saya tidak perlu pemain mahal, tetapi yang penting loyal dulu. Akhirnya pelan-pelan kami menjawab. Kami berproses dan sekarang mewarnai papan atas," kata Dandri.
3. Pendam keinginan untuk jadi juara

Kendati tidak mematok target, Dandri tidak memungkiri adanya keinginan Borneo FC menjadi juara musim ini. Dia menyebut, jika Persija Jakarta atau Persib Bandung terpeleset, Borneo FC siap menyalip.
"Ya kalau dua-duanya (Persija dan Persib) jatuh, ya masuk kita (Borneo FC ke posisi teratas), kan begitu saja. Ya ini juga termasuk rezeki-rezekian lah (jadi juara Super League)," kata Dandri.

















