Manchester United Dibantai Bournemouth di Old Trafford

- Manchester United kalah 0-3 dari AFC Bournemouth di Old Trafford pada Premier League, Minggu (25/10/2026), setelah tampil kesulitan meredam serangan cepat lawan.
- Bournemouth unggul dua gol sebelum jeda melalui Rayan dari situasi sepak pojok dan Marcus Tavernier, yang memanfaatkan kesalahan Lenny Yoro di pertahanan MU.
- MU mendominasi babak kedua tetapi minim peluang, lalu kebobolan gol Evanilson akibat blunder Senne Lammens; hasil ini menjadi kekalahan telak kedua beruntun setelah kalah 1-4 dari Como 1907.
Jakarta, IDN Times - Manchester United kembali menuai hasil negatif di Premier League. Menghadapi AFC Bournemouth di Old Trafford, Minggu (25/10/2026), MU kalah telak dengan skor 0-3.
Performa MU memang berantakan di laga kali ini. Mereka gagal meredam eksplosivitas Bournemouth sepanjang laga.
Mereka kesulitan menghadapi efektivitas serangan Bournemouth yang mengandalkan tenaga dan kecepatan para pemainnya. Hingga, di menit 38, MU kebobolan lewat aksi Rayan. Tembakan jarak dekatnya, memanfaatkan skema sepakan bebas, berhasil menaklukkan kiper MU, Senne Lammens.
Berselang lima menit, MU kembali kebobolan. Kali ini, blunder Lenny Yoro berhasil dimanfaatkan oleh bek sayap Bournemouth, Adrien Truffert. Dia merebut bola setelah Yoro terjatuh sendiri di sektor pertahanan.
Dengan cermat, Truffert mengirimkan umpan kepada Marcus Tavernier. Tanpa kesulitan, Tavernier melepaskan tap-in yang membuat papan skor berubah, 2-0, untuk keunggulan Bournemouth. Hingga jeda, skor tak berubah.
MU bermain lebih dominan di babak kedua. Namun, mereka kesulitan menemukan celah di lini pertahanan Bournemouth. Sederet serangan Setan Merah selalu mentok dan peluang sulit tercipta.
Justru, saat asyik menyerang, MU malah kebobolan lagi. Kali ini, justru Lammens yang blunder dan menjadi penyebab gol ketiga Bournemouth.
Semua bermula kala Bournemouth melepaskan serangan balik dan umpan mengarah kepada Evanilson. Umpan panjang itu sempat ingin disapu oleh Lammens dengan keluar dari sarangnya. Namun, Evanilson lebih cepat dan mampu mendapatkan bola lebih dulu.
Dengan cermat, striker Brasil itu melewati Lammens hingga melepaskan tembakan ke gawang yang kosong. Skor 0-3, MU makin tertinggal.
Gol ini bak membunuh motivasi para pemain MU. Mereka benar-benar kesulitan untuk bisa menciptakan peluang dan mengembangkan permainan. Sampai peluit panjang berbunyi skor tak berubah dan MU kalah, 0-3. Ini menjadi kekalahan kedua MU secara beruntun dengan skor telak. Sebelumnya, mereka dibantai Como 1907 dengan skor 1-4.






















