Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Marc Klok Bantah Tudingan Lakukan Serangan Rasial ke Pemain Bhayangkara FC

Marc Klok Bantah Tudingan Lakukan Serangan Rasial ke Pemain Bhayangkara FC
Pemain Persib Bandung Marc Klok, Dok. Persib
Intinya Sih
  • Marc Klok membantah keras tuduhan rasisme dari Bhayangkara FC terhadap Henry Doumbia dan menilai tuduhan itu merugikan nama baiknya.
  • Klok menjelaskan ucapan 'Give me the ball back' disalahartikan sebagai kata rasis, namun Doumbia sudah meminta maaf setelah memahami konteks sebenarnya.
  • Klok merasa terluka atas tuduhan tersebut dan berharap Bhayangkara FC memberikan permintaan maaf resmi atas kesalahpahaman yang terjadi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Suasana pasca laga Bhayangkara FC lawan Persib Bandung di pekan 30 Super League 2025/26 memanas. Kapten Persib, Marc Klok, dituding telah melancarkan serangan rasial kepada salah satu pemain Bhayangkara FC.

Dalam pernyataan resminya, Bhayangkara mengklaim Klok menyerang pemainnya, Henry Doumbia, secara rasial. Hal itu, sempat bikin Wahyu Subo Seto naik pitam setelah mendengar pernyataan dari Doumbia.

1. Klok bantah tegas tuduhan rasisme

Dalam pernyataan resminya, Klok membantah tegas tudingan yang dialamatkan kepadanya. Menurutnya, tak pernah ada aksi atau tindakan rasisme yang dilancarkan kepada Doumbia di laga itu.

"Penyebaran informasi yang tidak benar mengenai sesuatu yang tidak pernah terjadi merupakan hal yang tidak dapat diterima dan merugikan nama baik saya. Saya telah berbicara dengan beberapa pihak dari Bhayangkara FC, baik selama maupun setelah pertandingan, untuk memahami situasi yang terjadi serta mengklarifikasinya dengan sikap hormat dan tenang," ujar Klok.

2. Buntut dari salah paham?

Klok mengungkapkan, saat Persib memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 di babak pertama, Doumbia menahan bola alih-alih melanjutkan laga dengan kick-off. Di situlah, Klok mengucapkan kata-kata yang akhirnya disalahartikan.

"Saya mengatakan dengan jelas kepadanya, 'Give me the ball back'. Kami kemudian membicarakan hal tersebut. Dia meminta maaf kepada saya karena sebelumnya mengira saya mengatakan kata 'black'," kata Klok.

Sejatinya, situasi sudah mereda dan Klok tidak ada masalah dengan skuad Bhayangkara FC. Namun, dia menyebut nama Sumardji, COO Bhayangkara FC, yang justru memanaskan situasi yang sudah mereda.

"Namun, manajer mereka, Sumardji, yang tidak berada di dekat lapangan, terus menyebut saya sebagai rasis, baik di dalam lorong stadion, dekat ruang ganti, maupun lapangan setelah pertandingan," ujar Klok.

3. Klok minta Bhayangkara FC meminta maaf

Atas tuduhan ini, Klok pun merasa terluka. Dia menilai, hal tersebut sudah melampaui batas bola dan esensi dari sepak bola. Dia berharap, ada permohonan maaf dari Bhayangkara FC.

"Saya mengharapkan adanya permintaan maaf resmi dari Bhayangkara FC atas kekeliruan dan kesalahpahaman di laga lawan Persib yang merugikan nama saya, serta atas penyebaran tuduhan yang tidak benar," kata Klok.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Related Articles

See More