Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Marco Bezzecchi Bidik Hasil Maksimal di MotoGP Inggris 2026
Marco Bezzecchi saat menjalani pekan balap GP Malaysia 2025. (commons.wikimedia.org/Liauzh)
  • Marco Bezzecchi berpeluang kembali di GP Inggris 7–9 Agustus 2026 setelah operasi tulang selangka dan lutut, dengan kepastian tampil menunggu pemeriksaan medis 6 Agustus.
  • Setelah empat balapan buruk sebelum jeda, termasuk gagal finis, skors, dan cedera di GP Jerman, Bezzecchi turun ke peringkat keempat klasemen dengan 186 poin.
  • Silverstone menjadi trek positif bagi Bezzecchi setelah meraih kemenangan perdana bersama Aprilia pada GP Inggris 2025; ia kini menargetkan performa terbaik meski belum pulih sepenuhnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jeda musim panas MotoGP 2026 akan rampung akhir pekan ini. Sebab, pekan balap GP Inggris segera digelar pada 7–9 Agustus 2026. Tim dan pembalap kembali bersiap menyongsong paruh kedua, tak terkecuali Marco Bezzecchi.

Pembalap Aprilia Racing itu telah menjalani operasi tulang selangka dan lutut pada jeda paruh musim. Bezzecchi juga telah berlatih dengan memacu motor sport di Misano pada akhir Juli 2026. Hal ini membangkitkan tekadnya untuk mencetak hasil terbaik di Sirkuit Silverstone.

1. Marco Bezzecchi bersemangat menyambut pekan balap GP Inggris 2026 usai menjalani operasi tulang selangka dan lutut

Marco Bezzecchi berpeluang tampil pada pekan balap GP Inggris 2026. Itu tak lepas dari kondisi fisiknya yang berangsur membaik setelah menjalani operasi tulang selangka dan lutut. Bezzecchi akan mendapat kepastian untuk turun di Sirkuit Silverstone dalam pemeriksaan medis pada Kamis (6/8/2026).

Bezzecchi menyambut antusias pekan balap GP Inggris kali ini. Ia menyadari kondisi fisiknya belum sepenuhnya bugar. Namun, pembalap berkebangsaan Italia itu berharap bisa memberikan penampilan terbaik saat kembali memacu motor RS-GP.

"Jeda musim panas kali ini cukup berbeda dari yang aku bayangkan. Akan tetapi, aku sangat senang bisa kembali balapan dan sudah tidak sabar untuk mengendarai RS-GP. Aku berharap bisa tetap sehat. Aku tahu diriku belum benar-benar pulih, tetapi aku bersemangat untuk kembali ke lintasan," kata Marco Bezzecchi dilansir Crash.

2. Marco Bezzecchi terlempar dari posisi puncak karena mengecewakan pada empat balapan terakhir sebelum jeda musim panas

Marco Bezzecchi sejatinya memulai MotoGP 2026 dengan performa mengesankan. Pembalap bernomor motor 72 itu mencatatkan tiga kemenangan balapan utama beruntun di GP Thailand, Brasil, dan Spanyol. Bezzecchi juga menorehkan kemenangan di hadapan publik negara sendiri pada balapan utama GP Italia.

Bezzecchi sempat unggul 20 poin atas Jorge Martin di klasemen pembalap selepas GP Hungaria. Namun, keunggulan itu perlahan terkikis hingga menempatkan Bezzecchi di peringkat keempat lewat perolehan 186 poin. Penurunan tersebut tak lepas dari rentetan hasil buruk yang terjadi sepanjang empat balapan terakhir sebelum jeda musim panas.

Setelah gagal finis pada balapan utama GP Hungaria, Bezzecchi terjatuh di tikungan 3 saat balapan sprint GP Republik Ceko menyisakan 2 lap. Ia juga terkena larangan ikut balapan utama di Sirkuit Brno. Sebab, Bezzecchi mendorong dan memukul marshal yang mengamankan motornya setelah insiden pada balapan sprint.

Kemudian, Bezzecchi hanya meraup enam poin saat GP Belanda usai finis keempat pada balapan sprint. Ia gagal menambah poin pada balapan utama karena terjatuh di tikungan 15 saat balapan baru berjalan 2 lap. Itu menjadi kedua kalinya Bezzecchi gagal merampungkan balapan utama sepanjang paruh pertama MotoGP 2026.

Puncak rentetan nasib kurang mujur Bezzecchi terjadi saat sesi kualifikasi kedua (Q2) GP Jerman. Pembalap berusia 27 tahun itu mengalami highside di tikungan 7. Meski dapat berdiri setelah insiden, hasil pemeriksaan medis menunjukkan Bezzecchi mengalami patah tulang selangka kiri.

3. Marco Bezzecchi punya catatan oke saat meraih kemenangan perdana bersama Aprilia Racing di GP Inggris 2025

Marco Bezzecchi punya catatan oke saat menjalani balapan di Sirkuit Silverstone. Ia berhasil mencetak kemenangan di GP Inggris 2025. Itu merupakan kemenangan perdananya bersama Aprilia Racing.

Bezzecchi memulai balapan dari posisi kesepuluh. Ia berhasil naik ke posisi kesembilan pada lap pertama. Namun, bendera merah berkibar pada lap kedua imbas adanya ceceran cairan di trek. Setelah restart, Bezzecchi mampu memperbaiki posisinya sehingga berada di posisi ketiga pada lap keempat.

Berselang 2 lap, Bezzecchi berhasil menyalip Johann Zarco untuk menduduki posisi kedua. Puncaknya, Bezzecchi mengambil alih posisi pertama setelah motor Fabio Quartararo melambat akibat masalah teknis pada rear-height device. Laju Bezzecchi tak terbendung hingga bendera finis berkibar. Ia naik podium tertinggi dengan keunggulan 4,088 detik atas Zarco.

Bezzecchi tentu ingin mengulangi catatan positif tersebut pada akhir pekan nanti di Sirkuit Silverstone. Kondisi fisiknya yang berangsur membaik membuka kesempatan baginya untuk melakukan hal serupa. Namun, Bezzecchi harus tetap mewaspadai kekuatan rivalnya, seperti Jorge Martin, Ai Ogura, dan Marc Marquez, yang juga mengincar kemenangan demi menjaga peluang dalam perebutan titel juara.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article