Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Maresca Amuk Wasit soal Kartu Merah Foden: Fernandes Harusnya Merah!

Maresca Amuk Wasit soal Kartu Merah Foden: Fernandes Harusnya Merah!
Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, usai cetak gol ke gawang Ipswich Town (AFP / Paul Ellis)
  • Manchester City menang 1-0 atas Manchester United di Old Trafford melalui gol Erling Haaland.
  • Phil Foden menerima kartu merah pada menit ke-23, sementara Enzo Maresca menilai Bruno Fernandes juga layak mendapat hukuman serupa.
  • Gol Haaland yang disahkan VAR dipertanyakan Lisandro Martinez dan Michael Carrick karena posisi Enzo Fernandez.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apakah gol Haaland seharusnya disahkan?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Manajer Manchester City, Enzo Maresca, dibuat berang meski tim asuhannya berhasil menang atas Manchester United di Old Trafford, dengan skor 1-0, Minggu (13/9/2026). Keputusan wasit Michael Oliver yang mengusir Phil Foden, dianggap Maresca begitu tak adil karena prosesnya diawali aksi serupa.

Foden diganjar kartu merah karena menendang Bruno Fernandes usai dijatuhkan di dekat kotak penalti. Saat berduel dengan Foden, Fernandes juga sempat melepaskan tendangan dan melakukan aksi yang keras. Publik terbelah akibat aksi Fernandes, karena merasa juga layak dikartu merah. Namun, Oliver hanya mengusir Foden akibat sikapnya.

  1. 1. Maresca setuju dengan pendapat publik

    AFP__20260822__C6A77QP__v1__HighRes__FblEngPrHullManUtd.jpg
    Gelandang Manchester United asal Portugal, Bruno Fernandes (kiri), menunjukkan ekspresi frustrasi usai timnya kebobolan gol kedua saat menghadapi Hull City pada laga Premier League di MKM Stadium, Inggris, Sabtu (22/8/2026). (Foto: Paul ELLIS / AFP)

    Maresca buka suara soal insiden yang melibatkan Foden. Menurut pria Italia tersebut, insiden Foden tak terjadi begitu saja karena Fernandes berperan aktif dengan melakukan provokasi lewat aksinya. Maka dari itu, Maresca merasa Fernandes harusnya juga diusir wasit.

    "Keputusannya bisa berupa kartu merah untuk Foden. Tapi, dalam kejadian yang sama, Bruno juga bisa mendapatkan kartu merah karena juga menendang Phil," kata Maresca, dilansir Daily Mirror.

    Diusirnya Foden dibayar tuntas lewat aksi Erling Haaland. Meski kental dengan kontroversi, menurut Maresca, gol Haaland benar-benar sah.

    "Gol tersebut memang sah. Saya berbicara dengan ofisial keempat dan mengatakan posisinya onside (tidak offside). Namun, ini adalah kemenangan yang luar biasa. Ini sangat bagus untuk semangat dan kebersamaan tim," kata Maresca.

  2. 2. Martinez klaim kemenangan ManCity sebagai ketidakadilan

    Bek Manchester United, Lisandro Martinez, usai diusir wasit dalam duel kontra Leeds United, Selasa (14/4/2026) (AFP / Paul Ellis)
    Bek Manchester United, Lisandro Martinez, usai diusir wasit dalam duel kontra Leeds United, Selasa (14/4/2026) (AFP / Paul Ellis)

    Disahkannya gol Haaland, menurut bek MU, Lisandro Martinez, merupakan kesalahan besar. Kekalahan MU, bagi Martinez, merupakan bentuk ketidakadilan karena wasit gagal mengidentifikasi pergerakan aktif Enzo Fernandez yang berada dalam posisi offside sebelum bola mencapai Haaland.

    "Saya ingin tenang, mengendalikan diri, tetapi itu sangat sulit. Setiap musim mereka mendatangi kami, menjelaskan aturan selama satu setengah jam, dan terlihat begitu yakin. Namun, kemudian ada lima atau enam orang yang melakukan kesalahan seperti ini. Ini tidak dapat diterima karena merupakan kompetisi terbaik di dunia. Sekarang, kami harus pulang dengan menerima ketidakadilan ini," kata Martinez.

  3. 3. Carrick pertanyakan keputusan Gol Haaland

    Pelatih Interim Manchester United, Michael Carrick, bersama Bruno Fernandes (AFP / Andy Buchanan)
    Pelatih Interim Manchester United, Michael Carrick, bersama Bruno Fernandes (AFP / Andy Buchanan)

    Manajer MU, Michael Carrick, juga tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap keputusan Oliver hingga staf video assistant referee (VAR). Sama seperti Martinez, Carrick mempertanyakan posisi Fernandez dan bagaimana situasi tersebut bisa dianggap tidak memengaruhi jalannya permainan.

    "Saya bingung. Sekarang kita sudah menerapkan berbagai hal dalam pertandingan. Kita punya orang-orang di ruangan yang dipenuhi oleh layar untuk mengambil keputusan seperti ini. Yang lebih mengkhawatirkan adalah jika memang begitulah cara menafsirkan sepak bola sekarang. Jika memang itulah yang dianggap sebagai 'tidak mengganggu jalannya permainan', bagi saya itu benar-benar mengkhawatirkan. Penjelasan itu sungguh sulit dipercaya," kata Carrick.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More