Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Meksiko Terjunkan 100 Ribu Pasukan Keamanan Demi Piala Dunia 2026
Mural yang menunjukkan hitung mundur 100 hari Piala Dunia 2026 (AFP / Ulises Ruiz)
  • Pemerintah Meksiko menyiapkan 100 ribu personel keamanan dalam operasi “Plan Kukulkan” untuk memastikan Piala Dunia 2026 berjalan aman di tengah situasi pasca tewasnya bos kartel El Mencho.
  • Operasi ini melibatkan militer, polisi, kontraktor swasta, serta perlengkapan canggih seperti pesawat, helikopter, anti-drone, dan anjing pelacak guna menjaga stabilitas di Guadalajara dan wilayah sekitarnya.
  • Presiden Claudia Sheinbaum menjamin keamanan turnamen, sementara harga tiket Piala Dunia di Meksiko turun drastis akibat dampak konflik kartel yang sempat mengguncang Jalisco.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pascakericuhan yang terjadi di Guadalajara akibat tewasnya bos kartel Jalisco New Generation (CJNG), Nemesio Oseguera alias El Mencho, pemerintah Meksiko mulai menyusun skenario keamanan demi Piala Dunia 2026. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menerjunkan 100 ribu personel keamanan sepanjang turnamen.

Kebijakan ini, dianggap pemerintah Meksiko, sebagai garansi kepada FIFA jika wilayahnya aman untuk menggelar Piala Dunia. Apalagi, wilayah Jalisco, medan pertempuran dalam operasi penumpasan El Mencho serta pasukannya, di Guadalajara, merupakan sentral dari Piala Dunia 2026 dengan empat pertandingan yang digelar di Estadio Akron, termasuk Spanyol versus Uruguay.

1. Plan Kukulkan, terinspirasi dari Dewa Ular Suku Maya

Operasi penangkapan bos kartel narkoba jaringan Jalias, Nemesio Oseguera alias El Mencho, oleh aparat keamanan Meksiko (AFP / Guillermo Arias)

Pemerintah Meksiko menamai operasi ini sebagai Plan Kukulkan, terinspirasi dari Dewa Ular yang menjaga peradaban Suku Maya. Nantinya, dilansir BBC, ada sekitar 20 ribu personel militer dan 55 ribu polisi yang diterjunkan. Sisanya merupakan tim keamanan dari kontraktor swasta.

Tak cuma itu, ada 2.500 kendaraan militer serta publik yang diterjunkan. Ada pula 24 pesawat dan helikopter, anti-drone, hingga anjing pelacak untuk mendeteksi bom atau benda mencurigakan, yang akan digunakan sepanjang proses pengamanan.

2. Presiden Meksiko jamin keamanan

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, akhirnya buka suara untuk menjawab keresahan akan keamanan di kawasannya. Dia menjamin Piala Dunia 2026 di Meksiko akan berjalan dengan aman, tanpa adanya gangguan keamanan.

Sheinbaum menegaskan situasi di Guadalajara, sudah berangsur normal. Kota tersebut sempat lumpuh total akibat aksi balasan kartel, tetapi kini aktivitas warga diklaim mulai perlahan pulih, meski belum normal sepenuhnya.

"Sedikit demi sedikit situasi di Jalisco mulai kembali normal," kata Sheinbaum dikutip dari The Guardian.

3. Harga tiket sudah turun drastis

Perang kartel Jalisco sebenarnya sudah berpengaruh pada harga tiket Piala Dunia 2026 di Meksiko. Penurunan drastis terjadi dengan tiket termurah ada yang menyentuh 11,33 dolar Amerika Serikat (Rp191.713). Angka itu muncul dalam beberapa pertandingan yang kelas dan intensitasnya kurang tinggi.

Sementara, Presiden FIFA, Gianni Infantino, menilai dinamika yang terjadi sepanjang kematian El Mencho tak berdampak besar pada penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Dia yakin jika Meksiko bisa menjadi tuan rumah yang baik.

Editorial Team