Jakarta, IDN Times - Pascakericuhan yang terjadi di Guadalajara akibat tewasnya bos kartel Jalisco New Generation (CJNG), Nemesio Oseguera alias El Mencho, pemerintah Meksiko mulai menyusun skenario keamanan demi Piala Dunia 2026. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menerjunkan 100 ribu personel keamanan sepanjang turnamen.
Kebijakan ini, dianggap pemerintah Meksiko, sebagai garansi kepada FIFA jika wilayahnya aman untuk menggelar Piala Dunia. Apalagi, wilayah Jalisco, medan pertempuran dalam operasi penumpasan El Mencho serta pasukannya, di Guadalajara, merupakan sentral dari Piala Dunia 2026 dengan empat pertandingan yang digelar di Estadio Akron, termasuk Spanyol versus Uruguay.
