Jadwal Turnamen BWF World Tour pada Mei 2026, Ada Super 750!

- Tiga turnamen BWF World Tour digelar beruntun pada Mei 2026: Thailand Open, Malaysia Masters, dan Singapore Open dengan level Super 500 hingga Super 750.
- Thailand Open dan Malaysia Masters sama-sama menawarkan hadiah 500 ribu dolar AS, sementara Singapore Open berstatus Super 750 dengan total hadiah mencapai 1 juta dolar AS.
- Indonesia belum meraih gelar pada edisi sebelumnya, namun tiga turnamen ini jadi peluang penting untuk memperbaiki performa dan mengumpulkan poin ranking dunia.
Setelah gelaran Thomas dan Uber Cup selesai pada awal Mei 2026, para pebulu tangkis dunia kembali melanjutkan persaingan di turnamen reguler BWF World Tour. Jadwal pertandingan pada bulan ini terbilang padat karena ada tiga turnamen beruntun yang siap digelar dalam waktu berdekatan. Para atlet pun dituntut menjaga kondisi terbaik mereka demi tampil konsisten di setiap turnamen.
Dari tiga turnamen tersebut, salah satunya merupakan ajang level BWF Super 750 yang diprediksi menghadirkan persaingan ketat antarpemain papan atas dunia. Rangkaian turnamen ini juga menjadi bagian penting sebelum jadwal kompetisi kembali berlanjut hingga Juni 2026 mendatang. Lantas, turnamen BWF World Tour apa saja yang digelar sepanjang Mei 2026?
1. Thailand Open akan bergulir pada 12-17 Mei 2026
Thailand Open akan menjadi pembuka rangkaian turnamen BWF World Tour sepanjang Mei 2026. Turnamen level BWF Super 500 ini dijadwalkan berlangsung pada 12--17 Mei 2026 di Patumwan, Thailand. Selain menghadirkan persaingan antarpemain dunia, turnamen ini juga memperebutkan total hadiah sebesar 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp8,2 miliar.
Pada edisi sebelumnya, tuan rumah Thailand berhasil membawa pulang satu gelar juara dari sektor tunggal putra. Sementara itu, China dan Malaysia tampil dominan setelah sama-sama mengoleksi dua gelar juara di Thailand Open. Indonesia sendiri harus pulang tanpa gelar, dengan pencapaian terbaik diraih Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di ganda putra serta Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah di ganda campuran yang sama-sama terhenti di semifinal.
2. Malaysia Masters berlangsung di Kuala Lumpur pada 19-24 Mei 2026
Setelah Thailand Open, rangkaian turnamen BWF World Tour berlanjut ke Malaysia Masters yang berlangsung pada 19--24 Mei 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia. Turnamen ini juga masuk kategori BWF Super 500 sehingga total hadiah yang diperebutkan juga sama mencapai 500 ribu dolar AS. Dengan jadwal yang berdekatan, para pemain kembali dituntut menjaga konsistensi performa selama tampil di dua turnamen beruntun.
Pada edisi sebelumnya, China tampil sangat dominan di Malaysia Masters setelah berhasil merebut empat gelar juara. Satu gelar lainnya menjadi milik tuan rumah Malaysia dari sektor ganda putra. Indonesia lagi-lagi belum mampu membawa pulang gelar, sedangkan pencapaian terbaik diraih Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum di sektor ganda putri yang terhenti pada babak semifinal.
3. Singapore Open digelar pada 26-31 Mei 2026
Singapore Open akan menjadi penutup rangkaian turnamen BWF World Tour sepanjang Mei 2026. Turnamen yang berlangsung pada 26--31 Mei 2026 ini masuk dalam kategori BWF Super 750 sehingga level persaingannya diprediksi lebih ketat dibanding dua turnamen sebelumnya. Total hadiah yang diperebutkan pun mencapai 1 juta dolar AS atau sekitar Rp16,4 miliar.
Pada edisi tahun lalu, Thailand keluar sebagai juara umum setelah meraih dua gelar juara di Singapore Open. Tiga gelar lainnya masing-masing diraih oleh China, Korea Selatan, dan Malaysia dari sektor berbeda. Sementara itu, pencapaian terbaik Indonesia diwakili Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang langkahnya terhenti pada babak delapan besar.
Rangkaian tiga turnamen BWF World Tour pada Mei 2026 dipastikan menjadi tantangan tersendiri bagi para pebulu tangkis dunia. Jadwal yang padat membuat para pemain harus mampu menjaga stamina dan performa agar tetap kompetitif di setiap pertandingan. Selain itu, turnamen-turnamen ini juga penting untuk mengumpulkan poin ranking dunia sebelum memasuki agenda kompetisi berikutnya pada Juni 2026.
Bagi Indonesia, rangkaian turnamen ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki hasil setelah belum mampu meraih gelar pada edisi sebelumnya di beberapa ajang. Sejumlah wakil andalan diharapkan bisa tampil lebih konsisten, terutama pada sektor ganda yang sempat menembus fase-fase akhir turnamen. Menarik untuk menantikan apakah Indonesia mampu membawa pulang gelar dari tiga turnamen besar sepanjang Mei 2026 ini?



















