Kepindahan Rodri ke FC Barcelona kini menimbulkan efek domino bagi beberapa klub. Keberanian Blaugrana dalam merebut target utama lawan telah mengguncang perencanaan jangka panjang yang sebelumnya disusun oleh Real Madrid. Sementara itu, pergerakan masif Manchester City menegaskan tekad klub untuk membangun era baru yang lebih segar demi mempertahankan dominasi kompetitif mereka.
Kembalinya Barcelona ke Camp Nou serta transfer Robert Lewandowski ke Chicago Fire di Major League Soccer (MLS) mengembalikan klub pada aturan 1:1 LaLiga Spanyol. Meskipun demikian, pengeluaran besar senilai 76,5 juta euro untuk Rodri meredupkan peluang perburuan penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, hingga membuat Atletico melaporkan Barcelona kepada Federasi Sepak Bola Spanyol, RFEF. Demi melancarkan ambisi mendatangkan striker baru sekaligus menjaga neraca keuangan, klub siap melego Ferran Torres sembari berencana melepas Marc Casado serta Roony Bardghji.
Bagi Real Madrid, kegagalan mendatangkan Rodri menjadi masalah besar mengingat mereka sangat membutuhkan pengatur tempo permainan kelas wahid di lini tengah. Walaupun Los Blancos sudah mengucurkan dana hingga 240 juta euro (Rp4,964 triliun) untuk enam pilar anyar, termasuk Yan Diomande, Marc Cucurella, Denzel Dumfries, hingga Carlos Espi, komposisi skuad Jose Mourinho masih belum seimbang. Madrid kini mengalihkan fokus kepada opsi alternatif berbasis data, seperti Aleksandar Pavlovic, Aleix Garcia, Angelo Stiller, hingga Exequiel Palacios.
Dari pihak Manchester City, kepergian Rodri memicu revolusi di lini tengah pada era kepelatihan baru Enzo Maresca sebagai pengganti Pep Guardiola usai 10 tahun berkiprah. Seiring eksodus deretan pemain senior, seperti John Stones, Nathan Ake, Manuel Akanji, Bernardo Silva, serta penjualan Tijjani Reijnders kepada Al Qadsiah di Liga Arab Saudi, The Cityzens bergerak sangat agresif. Selain sukses mendaratkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest seharga 116 juta poundsterling (Rp2,804 triliun), mereka dikabarkan tengah memburu Ayyoub Bouaddi dari LOSC Lille dan Enzo Fernandez dari Chelsea demi menambal lubang di sektor tengah.
Kepindahan Rodrigo Hernandez ke FC Barcelona pada bursa transfer musim panas 2026 bukan sekadar perpindahan klub biasa, melainkan sebuah manuver strategis yang mengubah lanskap sepak bola Eropa. Kehadiran sang gelandang di Camp Nou kini menjadi pilar utama kejayaan taktis Hansi Flick sekaligus pendorong lahirnya era persaingan baru di antara klub-klub raksasa Eropa.