Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Menilik Mozambik, Lawan Baru Timnas Indonesia di Laga Internasional
ilustrasi bendera mozambik (commons.m.wikimedia.org/aerra carnicom)
  • Timnas Indonesia akan menghadapi Mozambik pada FIFA Matchday 9 Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, menjadi pertemuan pertama kedua negara.
  • Mozambik mulai aktif di sepak bola sejak 1975, sudah enam kali tampil di Piala Afrika, dan pencapaian terbaiknya adalah lolos ke-16 besar pada edisi 2025.
  • Skuad Mozambik diperkuat pemain berpengalaman seperti Domingues Pelembe dan Tico-Tico, serta beberapa pemain yang berkarier di klub Eropa seperti Geny Catamo dan Reinildo Mandava.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Timnas Indonesia akan bersua lawan baru di FIFA Matchday pada Juni 2026 ini. Pada 9 Juni nanti, mereka akan berhadapan dengan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Hadirnya Mozambik sebagai lawan ini tentu menghadirkan pertanyaan tersendiri. Siapa itu Mozambik, dan apakah memang sepak bola di sana semasif dan seberkembang itu, menilik peringkat mereka yang 101 di FIFA?

1. Kapan Mozambik kenal sepak bola?

Mozambik adalah negara yang masuk Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Mereka pertama kali terjun ke sepak bola seiring dengan kemerdekaan negara mereka pada 1975.

Zambia jadi lawan pertama yang Mozambik hadapi dalam laga internasional pada 1975, dengan skor akhir 2-1. Dua tahun kemudian, mereka menghadapi Kuba, lawan non-Afrika pertama yang mereka hadapi.

Mozambik pertama kali masuk dalam Kualifikasi Piala Dunia pada 1980 silam, dalam rangka Kualifikasi Piala Dunia 1982. Empat tahun kemudian, tepatnya pada 1986, Mozambik lolos ke Piala Afrika, sekaligus jadi turnamen internasional pertama mereka.

Mozambik tak pernah merasakan lolos ke Piala Dunia. Namun, jika bicara Piala Afrika, mereka sudah lolos enam kali ke turnamen antar negara Afrika tersebut, yakni pada 1986,1996, 1998, 2010, 2023, dan 2025.

Raihan terbaik mereka terjadi pada 2025 silam, kala mereka mampu lolos ke-16 besar, sekaligus jadi yang pertama sepanjang sejarah negara tersebut.

2. Para pemain yang menonjol dari Mozambik

Bicara pemain Mozambik yang menonjol, ada nama Domingues Pelembe, pemegann caps terbanyak di Mozambik, yakni 124 laga, aktif membela Mozambik dari 2004 sampai sekarang.

Kemudian, untuk topskorer sepanjang masa Mozambik, ada nama Tico-Tico, dengan nama asli Manuel Bucuane. Membela Mozambik sejak 1992 sampai 2010, dia mencetak 30 gol dari 94 laga.

Bicara skuad Mozambik kini, ada beberapa nama yang mencicipi atmosfer kompetisi Eropa. Sebut saja Geny Catamo yang main di Sporting CP, Alfos Amade yang mainn di Dunfermline, Reinildo Mandava yang main di Sunderland, serta Witi yang main di Nacional.

3. Energi Afrika yang harus diwaspadai Indonesia

Mozambik memang tidak punya sejarah panjang di Afrika, laiknya Senegal, Kamerun, Ghana, maupun Pantai Gading. Namun, mereka punya satu kesamaan dengan negara-negara tersebut, yaitu soal energi Afrika.

Energi ini yang patut diwaspadai Timnas Indonesia. Apalagi, setiap jumpa tim Afrika, Garuda acap kesulitan. Mozambik akan memberi khazanah dan pengalaman baru bagi Rizky Ridho dan kawan-kawan.

Editorial Team

Related Article