5 Pemain Argentina di Fiorentina sebelum Franco Mastantuono

- Fiorentina memiliki riwayat merekrut pemain Argentina sebelum Franco Mastantuono, dengan hasil beragam: sebagian kesulitan mendapat menit bermain, sementara lainnya menjadi pilar tim.
- Nicolas Valentini, Matias Moreno, dan Gino Infantino gagal menembus skuad utama secara konsisten, sehingga menjalani masa peminjaman atau meninggalkan Fiorentina dengan kontribusi terbatas.
- Lucas Beltran mencatat 16 gol dan 9 assist dalam 98 laga, sedangkan Nico Gonzalez bersinar dengan 38 gol, 19 assist, serta dua final UEFA Conference League.
Fiorentina dikenal memiliki ikatan yang sangat kuat dengan para pemain asal Argentina. Jauh sebelum kedatangan talenta muda Franco Mastantuono yang dipinjam dari Real Madrid, Stadion Artemio Franchi telah menjadi rumah bagi sederet bintang Negeri Tanggo yang mencoba peruntungan di Italia. Sebagian dari mereka berhasil meraih kesuksesan manis, sementara yang lain harus berjuang keras melintasi masa-masa sulit.
Ini dia deretan pemain Argentina yang didatangkan oleh Fiorentina sebelum Franco Mastantuono.
1. Nicolas Valentini belum pernah mencatatkan penampilan resmi sebelum dijual ke Alaves
Nicolas Valentini merupakan pemain Argentina terakhir yang didatangkan oleh Fiorentina sebelum Mastantuono. Valentini didatangkan dari klub raksasa Argentina, Boca Juniors, pada Januari 2025 secara bebas transfer. Bek tengah bertinggi 184 cm ini diharapkan mampu memperkokoh lini pertahanan La Viola yang membutuhkan rotasi pemain bertahan.
Namun, persaingan ketat di skuad utama membuat sang pemain kesulitan mendapatkan menit bermain reguler sejak kedatangannya. Karena gagal menembus skuad utama, ia akhirnya dipinjamkan ke sesama klub Serie A, Hellas Verona, untuk musim 2025/2026. Setelah ia kembali dari masa peminjaman, Valentini resmi dijual kepada klub LaLiga, Alaves, tanpa sekalipun mencatatkan penampilan resmi selama membela Fiorentina.
2. Matias Moreno gagal menembus skuad utama dan sering dipinjamkan
Matias Moreno dibeli dari klub Argentina, Belgrano, pada Agustus 2024 dengan nilai transfer mencapai 5 juta euro. Kedatangan bek muda bertinggi 193 cm ini diproyeksikan untuk mengisi kekosongan di lini belakang setelah kepergian Nikola Milenkovic yang hijrah ke Premier League. Sayangnya, adaptasinya di sepak bola Italia berjalan cukup lambat sehingga ia tidak langsung menjadi pilihan utama.
Sepanjang kariernya bersama Fiorentina, Moreno berhasil mencatatkan 12 kali penampilan. Demi mendapatkan jam terbang yang cukup, Fiorentina meminjamkannya ke klub Spanyol, Levante. Setelah menyelesaikan masa pinjamannya di Spanyol, ia kembali dipinjamkan ke klub Italia lainnya, Venezia, pada Juli 2026.
3. Lucas Beltran tidak selalu menjadi pilihan utama karena penampilannya yang inkonsisten
Lucas Beltran direkrut oleh Fiorentina dari klub raksasa Argentina, River Plate, pada Agustus 2023. Penyerang berjuluk El Vikingo ini didatangkan untuk menjadi juru gedor utama La Viola di Serie A dan kompetisi Eropa. Meski menunjukkan etos kerja yang luar biasa, namun penampilannya yang inkonsisten membuat ia tidak selalu menjadi andalan di lini depan.
Selama membela Fiorentina, Beltran berhasil mengemas 16 gol dan 9 assist dari 98 pertandingan di seluruh kompetisi. Pencapaian terbaiknya adalah ketika membantu Fiorentina melangkah hingga partai final UEFA Conference League musim 2023/2024. Pada Agustus 2025, Fiorentina memutuskan untuk meminjamkannya ke klub LaLiga, Valencia, sebelum akhirnya ia dipinjamkan kembali ke River Plate pada Juli 2026.
4. Gino Infantino lebih banyak dipinjamkan setelah tidak mampu menembus skuad utama
Gino Infantino didatangkan dari klub Argentina, Rosario Central, pada Agustus 2023. Gelandang muda potensial ini dibeli untuk memperdalam opsi di lini tengah dan memberikan kreativitas tambahan bagi tim. Namun, ia kesulitan menembus skuad utama La Viola yang sudah diisi oleh gelandang-gelandang berpengalaman seperti Sofyan Amrabat dan Nicolo Fagioli.
Secara keseluruhan, Infantino hanya berhasil mencatatkan 9 penampilan bersama Fiorentina dengan sumbangan 1 assist. Minimnya kesempatan bermain membuat Fiorentina meminjamkan sang gelandang ke klub Uni Emirat Arab, Al Ain, pada Oktober 2024. Setelah masa pinjaman tersebut usai, ia kembali dipinjamkan ke klub tanah airnya, Argentinos Juniors, pada awal 2026.
5. Nico Gonzalez selalu menjadi pilihan utama setelah didatangkan dengan memecahkan rekor transfer
Nico Gonzalez dibeli dari klub Bundesliga, VfB Stuttgart, pada Juli 2021 dengan memecahkan rekor transfer klub sebesar 27 juta euro (Rp475 miliar). Winger lincah ini langsung menjadi pilar utama di lini serang La Viola berkat kemampuan dribel dan penyelesaian akhirnya yang tajam. Perannya sangat krusial dalam membawa Fiorentina kembali bersaing di papan atas Serie A dan melaju ke dua final UEFA Conference League secara beruntun.
Selama membela Fiorentina, pemain Timnas Argentina ini sukses membukukan 38 gol dan 19 assist dari 125 pertandingan di semua kompetisi. Performa impresifnya menarik minat klub raksasa Serie A, Juventus, yang memboyongnya dengan status pinjaman pada Agustus 2024. Juventus kemudian meresmikan transfer permanen Nico Gonzalez dari Fiorentina pada Juli 2025.
Berstatus sebagai bintang muda berbakat Argentina yang dipinjam dari Real Madrid, kedatangan Franco Mastantuono tentu membawa ekspektasi tinggi bagi publik Artemio Franchi. Para fans berharap ia bisa cepat beradaptasi dan tidak bernasib sama seperti beberapa pendahulunya yang minim menit bermain. Menarik untuk dinantikan apakah sang talenta muda ini bisa membuktikan kualitasnya dan menjadi idola baru bagi para pendukung La Viola.



















