Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ruben Amorim Pelatih AC Milan. (IDN Times/Fauzan)
  • AC Milan menang 3-1 atas Inter Milan di San Siro lewat gol Christian Pulisic, Adrien Rabiot, dan Diego Moreira.

  • Kemenangan ini menjadi kemenangan keempat beruntun Milan atas Inter di seluruh kompetisi.

  • Inter turun ke posisi kedua Serie A, sedangkan Milan tetap berada di peringkat kelima.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
1911-1913

Milan pernah meraih enam kemenangan beruntun atas Inter dalam periode ini.

1946-1948

Milan kembali pernah meraih enam kemenangan beruntun atas Inter dalam periode ini.

1972-1973

Milan pernah mencatatkan empat kemenangan beruntun atas Inter dalam periode ini.

1/11/2026

AC Milan mengalahkan Inter Milan 3-1 di San Siro pada giornata ke-10 Serie A musim 2026/27.

kini

Inter menempati peringkat kedua dengan 25 poin, sedangkan Milan berada di peringkat kelima.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    AC Milan mengalahkan Inter Milan dengan skor 3-1 dalam Derby della Madonnina.
  • Who?
    AC Milan, Inter Milan, serta para pencetak gol Christian Pulisic, Adrien Rabiot, Diego Moreira, dan Alessandro Bastoni.
  • Where?
    Pertandingan berlangsung di San Siro.
  • When?
    Pertandingan berlangsung pada giornata ke-10 Serie A musim 2026/27, Minggu (1/11/2026).
  • Why?
    Milan menang karena mencetak tiga gol dari empat tembakan tepat sasaran, sementara Inter hanya menghasilkan satu gol dari 15 percobaan.
  • How?
    Milan mencetak gol melalui Pulisic, Rabiot, dan Moreira, sedangkan Inter memperkecil ketertinggalan lewat Bastoni.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

AC Milan menang melawan Inter Milan dengan skor 3-1 di San Siro. Christian Pulisic, Adrien Rabiot, dan Diego Moreira mencetak gol untuk Milan. Inter hanya membuat satu gol lewat Alessandro Bastoni. Milan sudah menang empat kali berturut-turut atas Inter. Sekarang Inter ada di posisi kedua klasemen, sedangkan Milan di posisi kelima.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Milan memperlihatkan efektivitas saat menghadapi dominasi permainan Inter. Dengan penguasaan bola 44 persen, mereka mampu mencetak tiga gol dari empat tembakan tepat sasaran. Hasil ini juga memperpanjang catatan kemenangan beruntun atas rivalnya menjadi empat kali di seluruh kompetisi, sebuah pencapaian yang baru empat kali terjadi dalam sejarah klub.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - AC Milan berhasil mencukur Inter Milan dengan skor 3-1 di San Siro pada giornata ke-10 Serie A musim 2026/27, Minggu (1/11/2026). Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang dominasinya atas sang rival.

Gol-gol kemenangan Milan dicetak oleh Christian Pulisic (4'), Adrien Rabiot (10'), dan Diego Moreira (43'). Sementara itu, Inter hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Alessandro Bastoni pada menit ke-22.

1. Milan ukir rekor empat kemenangan beruntun

Kemenangan ini membuat Milan mencatatkan empat kemenangan beruntun atas Inter di seluruh kompetisi. Menurut catatan Opta, pencapaian tersebut baru empat kali terjadi sepanjang sejarah klub.

Sebelumnya, Milan pernah mencatatkan empat kemenangan beruntun dalam periode 1972-1973. Mereka bahkan pernah meraih enam kemenangan beruntun dalam dua periode berbeda, yakni 1946-1948 dan 1911-1913.

2. Efektivitas jadi kunci kemenangan Milan

Hasil positif Milan di San Siro diraih berkat efektivitas tim asuhan Ruben Amorim. Rossoneri hanya mencatatkan 44 persen penguasaan bola, namun mereka mampu memaksimalkan peluang dengan mencetak tiga gol dari empat tembakan tepat sasaran.

Sebaliknya, Inter gagal memanfaatkan dominasi permainan. Dari 15 percobaan, delapan di antaranya mengarah tepat ke gawang, tetapi hanya satu yang berbuah gol.

"Sungguh malam yang luar biasa. Performa tim yang hebat!" kata gelandang Milan, Luka Modric, dikutip dari Tuttomercatoweb.

3. Inter kehilangan puncak klasemen

Pil pahit ini memaksa Inter turun dari puncak klasemen sementara Serie A. Nerazzurri kini menempati peringkat kedua dengan koleksi 25 poin, tertinggal tiga angka dari Lazio yang mengambil alih posisi teratas.

Sementara itu, Milan masih tertahan di peringkat kelima. Kemenangan dalam Derby della Madonnina belum cukup untuk mengangkat posisi mereka karena Como 1907 yang berada di urutan keempat juga berhasil meraih kemenangan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article