Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Perjalanan Tiwi/Fadia Menjuarai Hylo Open 2026, Gelar Juara Kedua

3 min read
Perjalanan Tiwi/Fadia Menjuarai Hylo Open 2026, Gelar Juara Kedua
ilustrasi bulu tangkis (unsplash.com/Mustafa Fatemi)

Indonesia mengakhiri Hylo Open 2026 dengan membawa pulang satu gelar juara. Gelar juara tersebut diraih oleh Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti dari sektor ganda putri. Pasangan peringkat 12 dunia itu dipastikan menjadi juara setelah memenangkan laga final yang berlangsung pada Minggu (1/11/2026), di Saarlandhalle, An der Saarlandhalle 1, Saarbrücken, Jerman.

Bagi Tiwi/Fadia, ini merupakan gelar juara kedua mereka sebagai pasangan. Sebelumnya, mereka berhasil meraih gelar perdana di turnamen lain setelah mulai berduet. Berikut perjalanan Tiwi/Fadia sejak babak pertama hingga menjadi juara di Hylo Open 2026.

  1. 1. Memulangkan ganda putri Belanda pada babak pertama

    Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti datang dengan menyandang status unggulan kelima di Hylo Open 2026. Pada babak pertama, mereka dihadapkan dengan ganda putri Belanda yang menduduki peringkat 70 dunia, yakni Kristen De Wit/Meerte Loos. Dalam pertandingan ini, Tiwi/Fadia mengamankan kemenangan dengan mudah. Mereka menang 2 game langsung dengan skor yang meyakinkan 21-12 dan 21-12. Durasi pertandingan mereka juga sangat cepat, yakni 28 menit. Ini menjadi pertandingan mereka dengan durasi tercepat di turnamen ini.

  2. 2. Menang atas ganda putri Inggris pada babak kedua

    Memasuki babak kedua Hylo Open 2026, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti menghadapi ganda putri Inggris. Mereka untuk pertama kalinya bersua Sian Kelly/Lizzie Tolman yang saat ini menghuni peringkat 94 dunia. Kemenangan berhasil diraih Tiwi/Fadia dengan mudah. Mereka membukukan kemenangan dalam pertandingan 2 game langsung yang berjalan selama 35 menit dengan skor 21-11 dan 21-15. Kemenangan ini menjadi kemenangan pertama mereka atas ganda putri Inggris tersebut.

  3. 3. Membantai ganda putri tuan rumah pada perempat final

    Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti dipertemukan dengan ganda putri tuan rumah pada perempat final Hylo Open 2026. Mereka bersua Stine Kuespert/Isabel Lohau, ganda putri peringkat 106 dunia yang secara mengejutkan lolos hingga perempat final meskipun tidak diunggulkan. Meskipun begitu, Tiwi/Fadia berhasil memenangkan pertandingan ini dengan sangat mudah. Mereka bahkan menang 2 game langsung dengan skor yang sangat telak, yakni 21-7 dan 21-10 dalam waktu 32 menit. Itu merupakan kemenangan Tiwi/Fadia dengan skor paling telak di turnamen ini.

  4. 4. Membekuk ganda putri unggulan keempat asal Bulgaria pada semifinal

    Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti lagi-lagi menghadapi ganda putri Eropa pada semifinal Hylo Open 2026. Kali ini, lawan mereka lebih berat karena merupakan unggulan keempat sekaligus ganda putri terbaik Eropa saat ini. Mereka melawan duet kakak beradik asal Bulgaria, Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva, yang saat ini berada di peringkat delapan dunia. Dalam pertandingan ini, Tiwi/Fadia mendapatkan perlawanan yang berrarti. Meskipun berhasil menang 2 game langsung, mereka harus berjibaku selama 50 menit sebelum memastikan kemenangan dengan skor ketat 21-16 dan 24-22. Itu merupakan pertandingan terlama Tiwi/Fadia di turnamen ini.

  5. 5. Menaklukkan ganda putri unggulan pertama dari Taiwan pada partai pemungkas

    Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti bersua ganda putri unggulan pertama pada final Hylo Open 2026. Mereka melawan Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun asal Taiwan yang sekarang ini bertengger di peringkat tujuh dunia. Meskipun dihadapkan dengan lawan terberat di turnamen ini, Tiwi/Fadia tetap mengunci kemenangan dengan dua game langsung. Mereka menang setelah duel alot yang berlangsung selama 45 menit dengan skor tipis 21-18 dan 21-19. Kemenangan itu memastikan gelar juara sekaligus mempertegas keunggulan mereka dalam rekor pertemuan dengan 2-0.

    Dalam perjalanannya meraih gelar juara, Tiwi/Fadia banyak dihadapkan dengan ganda putri Eropa. Kemenangan mereka di turnamen ini juga terbilang sempurna karena mereka tidak kehilangan satu game sekalipun. Menarik menantikan aksi mereka di turnamen lain ke depannya. Mampukah mereka menjaga konsistensi permainannya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More