Senegal pernah mengalami mimpi buruk di Piala Afrika 2025. Mereka kalah karena gol penalti yang disebut-sebut tak masuk akal. Hal serupa menimpa Senegal saat melawan Belgia pada 32 besar Piala Dunia 2026 di Seattle Stadium, Seattle, Washington, Amerika Serikat, Kamis (2/7/2026) pagi WIB.
Momen Buruk Piala Afrika 2025 Hantui Senegal di Piala Dunia 2026

1. Penalti yang akhirnya membuat gelar juara Senegal hilang
Pada final Piala Afrika 2025, sebuah kegilaan terjadi. Semua karena penalti yang didapat Maroko menjelang laga tuntas usai Brahim Diaz dilanggar. Dari situ, para pemain Senegal sempat walkout.
Singkat cerita, walkout tidak benar-benar terjadi dan laga berlanjut. Penalti Maroko gagal, Senegal sempat menang dan meraih gelar juara Piala Afrika 2025. Namun, Maroko menggugat karena Senegal sempat walkout. Gelar juara pun dibatalkan dan semuanya menjadi milik Maroko.
Hanya karena sebuah penalti yang terjadi pada akhir laga, gelar juara Piala Afrika 2025 hilang dari genggaman Senegal. Namun, gelar juara itu masih bisa diupayakan. Senegal membawa gugatan kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
2. Penalti yang membuat Senegal gagal lagi di Piala Dunia 2026
Pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Senegal sebenarnya sempat unggul 2-0 atas Belgia sampai menit 85. Semua berjalan lancar sampai akhirnya dua gol Belgia bersarang ke gawang Senegal. Romelu Lukaku dan Youri Tielemans membuat gebrakan menjelang akhir.
Dua gol ini membuat laga berlanjut ke babak tambahan. Pada akhir babak tambahan kedua, Senegal diganjar penalti. Sebagai buntut dari penalti ini, mereka kalah 2-3. Penalti menit akhir menjadi momok lagi.
"Penalti itu sangat aneh dan wasit terlalu lama melihat layar (saat mengecek VAR). Tampak wasit juga ragu akan keputusannya ini (mengganjar Senegal hukuman penalti)," ujar legenda Manchester United, Roy Keane, dilansir BBC.
3. Senegal kembali mengalami sesuatu yang menyakitkan
Pelatih Senegal, Pape Thiaw, mengakui, Senegal kembali mengalami sakit usai gelar juara Piala Afrika 2025 dicabut. Namun, pada akhirnya, dia meminta para pemain menerima hasil ini. Mereka kecolongan pada menit akhir.
"Sangat menyakitkan, sama seperti Piala Afrika 2025. Namun, kami harus menerima hasil ini (kekalahan di Piala Dunia 2026). Senegal tak bisa mempertahankan keunggulan," kata Thiaw.
Dengan hasil ini, Senegal harus pulang tanpa gelar. Sementara itu, Belgia melanjutkan perjalanan mereka ke 16 besar. Mereka akan menghadapi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, Amerika Serikat.