6 Pelatih Asing yang Menangani Klub Serie A 2026/2027

- Serie A 2026/2027 menghadirkan enam pelatih asing: Cristian Chivu, Ruben Amorim, Cesc Fabregas, Kosta Runjaic, Carlos Cuesta, dan Ivan Juric.
- Chivu mempertahankan Inter sebagai juara bertahan sambil membidik Liga Champions, sedangkan Amorim memulai proyek baru AC Milan yang aktif merekrut pemain, termasuk Goncalo Ramos.
- Fabregas menyiapkan Como untuk Serie A dan Liga Champions; Runjaic, Cuesta, serta Juric mengejar target Eropa, papan atas, dan bertahan bagi Udinese, Parma, serta Monza.
Serie A Italia 2026/2027 tak lama lagi bergulir. Selain menjadi panggung unjuk kualitas pemain, kasta teratas Liga Italia ini juga menyajikan pertarungan pelatih berkelas. Musim ini, juru taktik Italia mendominasi. Namun, ada enam pelatih asing yang akan beradu taktik pada 2026/2027.
1. Cristian Chivu berambisi membawa Inter Milan kembali meraih Scudetto
Cristian Chivu menjalani musim keduanya bersama inter Milan pada 2026/2027. Kali ini, arsitek berpaspor Rumania itu berstatus sebagai juara bertahan. Pada musim debutnya, ia sukses membawa Inter Milan menjuarai Serie A untuk yang ke-21 kalinya sepanjang sejarah klub.
Memasuki musim baru, Chivu melakukan banyak perubahan. Sederet pemain senior dilepas dan digantikan dengan nama-nama baru. Manajemen mendukung penuh regenerasi ini guna memaksimalkan potensi juara. Inter Milan akan kembali bertarung dalam perebutan Scudetto. Namun, Chivu juga berambisi membawa Inter Milan bersaing di Liga Champions Eropa. Ini membuat tiap lini permainan dibenahi agar bisa konsisten sepanjang musim hingga bisa juara.
2. Di AC Milan, Ruben Amorim bertugas sebagai pelatih baru
AC Milan menunjuk Ruben Amorim untuk mengarungi musim 2026/2027. Sebelumnya, AC Milan memutuskan berpisah dengan Massimiliano Allegri karena dinilai gagal meloloskan tim ke Liga Champions. Kini, AC Milan berharap banyak kepada pelatih asal Portugal tersebut. Meski sempat menganggur lama, manajemen percaya terhadap kualitasnya.
Menilik pergerakan di bursa transfer, AC Milan cukup aktif dengan merekrut sejumlah pemain baru. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kedatangan Goncalo Ramos. Sang striker ditebus hingga memecahkan rekor transfer. Kehadirannya di lini serangan dinilai bisa meningkatkan ketajaman AC Milan demi bisa kompetitif pada 2026/2027.
3. Cesc Fabregas memasuki musim ketiga menangani Como
Cesc Fabregas kini punya label baru sebagai pelatih muda berkualitas. Ini tidak terlepas dari keberhasilan Como lolos ke Liga Champions Eropa 2026/2027. Musim debutnya pada 2024/2025, pelatih asal Spanyol ini sukses membawa Como bertahan setelah promosi. Peningkatan signifikan terjadi musim lalu hingga mengantarkan Como finis keempat.
Dengan jadwal yang bakal padat, Como aktif berbelanja di pasar transfer. Hampir tiap lini kedatangan pemain baru untuk menambah kedalaman skuad. Ini menunjukkan niat Como tidak hanya ingin bersaing lagi di papan atas Serie A, tetapi juga Liga Champions. Fabregas akan kembali diuji kepiawaiannya dalam meracik strategi pada musim baru 2026/2027.
4. Bersama Udinese, Kosta Runjaic menjadi pelatih dengan masa bakti terlama
Banyak klub yang melakukan pergantian pelatih pada 2026/2027. Namun, Udinese berbeda dengan tetap mempertahankan Kosta Runjaic. Sosok asal Jerman ini menjadi pelatih dengan masa bakti terlama. Ia telah menduduki kursi pelatih Udinese selama 2 tahun lebih.
Dengan pengalaman tersebut, Runjaic siap membawa Udinese kompetitif di Serie A. Musim lalu, Udinese hanya bisa finis kesepuluh. Menyambut musim baru, juru taktik 55 tahun ini berambisi membawa Udinese lebih konsisten agar bisa mengakhiri musim di zona Eropa.
5. Carlos Cuesta memasuki musim kedua menukangi Parma
Carlos Cuesta melakoni musim keduanya sebagai pelatih Parma pada 2026/2027. Musim debutnya pada 2025/2026, Parma tampil menjanjikan dengan finis ke-13. Kendati berada di papan tengah, Parma cukup konsisten sehingga tidak terdegradasi dari Serie A.
Kendati demikian, Cuesta ingin membawa Parma naik level. Pada musim keduanya, pelatih asal Spanyol ini berambisi membuat Parma bersaing di papan atas Serie A. Per 17 Agustus 2026, sembilan pemain telah didatangkan ke Stadio Ennio Tardini. Aktifnya manajemen di bursa transfer ini menandakan keseriusan Parma untuk kompetitif di Serie A 2026/2027.
6. Berstatus tim promosi, AC Monza menunjuk Ivan Juric sebagai pelatih
Ivan Juric menjalani karier baru sebagai pelatih AC Monza mulai Juli 2026. Sebelumnya, juru taktik berpaspor Kroasia ini menukangi Atalanta. Namun, ia didepak sejak akhir 2025. Setelah 8 bulan menganggur, AC Monza datang memberinya kesempatan untuk meracik tim.
Berstatus klub promosi di Serie A 2026/2027, manajemen berharap Juric bisa membawa AC Monza bertahan. Dengan pengalaman matangnya di sepak bola Italia, kans tersebut terbuka lebar. Sederet pemain baru direkrut untuk memperkuat tiap lini demi mengarungi musim baru.
Enam pelatih asing di atas akan beradu taktik di Serie A 2026/2027. Beberapa di antaranya sudah punya pengalaman berkompetisi di kasta teratas Liga Italia. Mereka mesti menghadapi para pelatih lokal lain yang juga berkualitas. Patut ditunggu kiprahnya pada musim baru.



















