3 Kekalahan Lazio pada Ronde Pertama Coppa Italia per 2026/2027

- Lazio, kolektor tujuh Coppa Italia, tiga kali tersingkir pada ronde pertama: 1962/1963, 1963/1964, dan 2026/2027.
- Pada 16 Agustus 2026, Lazio kalah 0-2 dari klub Serie B Mantova di Olimpico dalam debut pelatih Gennaro Gattuso, meski menurunkan pemain utama.
- Lazio kalah 0-3 dari Fiorentina pada 1962/1963 dan 0-1 dari Cagliari semusim kemudian; saat itu mereka berada atau baru keluar dari Serie B.
Lazio merupakan salah satu penguasa Coppa Italia. Mereka adalah kolektor trofi terbanyak keempat dengan tujuh piala. Lazio berada di bawah Juventus (15), Inter Milan (10), dan AS Roma (9) per 2026/2027. Namun, kisah klub ibu kota tersebut di kompetisi ini juga tidak terlepas dari hasil mengecewakan. Salah satunya adalah pada 3 musim berikut ketika mereka langsung gugur pada ronde pertama.
1. Lazio dipermalukan Mantova pada 2026/2027
Kekalahan teranyar Lazio pada ronde pertama Coppa Italia terjadi pada 2026/2027. Mereka mendapat hasil yang memalukan. Bermain di kandang, Olimpico, pada 16 Agustus 2026, Lazio menyerah 0-2 dari Mantova yang merupakan klub Serie B alias kasta kedua. Kekalahan ini juga menjadi pukulan telak bagi Gennaro Gattuso. Sebab, ini adalah pertandingan debutnya sebagai pelatih Lazio. Rotasi bukanlah alasan karena Gattuso memainkan para personel terbaiknya. Termasuk sang kapten, Mattia Zaccagni.
Gol pertama yang mengejutkan Lazio tercipta pada menit 75. Francesco Ruocco menyelesaikan umpan trivela dari Davide Bragantini. Bragantini mengkreasi pula gol kedua Mantova. Ia memimpin serangan balik pada menit 90+7 dan langsung memberikan umpan terobosan. Ismael Cajazzo dengan mudah menaruh bola ke gawang yang kosong karena kiper Lazio, Christos Mandas, yang masih ada di depan. Hakim garis awalnya menganulirnya akibat offside. Namun, Video Assistant Referee (VAR) mengoreksinya.
2. Lazio dibantai Fiorentina pada 1962/1963
Kekalahan perdana Lazio pada ronde pertama Coppa Italia terjadi pada edisi 1962/1963. Mereka menjamu Fiorentina di Olimpico pada 9 September 1962. Sayangnya, Lazio dipermalukan Fiorentina 0-3. Seluruh gol yang masuk ke gawang mereka tercipta pada babak kedua. Fiorentina melakukannya melalui Lucio Dell'Angelo pada menit 51, Francesco Canella pada menit 57, dan Gianfranco Petris pada menit 65.
Namun, hasil ini bisa dimaklumi. Pasalnya, Lazio saat itu bermain di Serie B. Sementara, Fiorentina menempati peringkat ketiga di Serie A musim sebelumnya. Bagi Lazio, kekalahan dari Fiorentina pada ronde pertama Coppa Italia bahkan layak disyukuri. Sebab, mereka bisa lebih fokus ke liga domestik dan akhirnya sukses meraih tiket promosi pada penghujung kompetisi. Mereka mendapatkannya berkat posisi ketiga.
3. Lazio menyerah 0-1 dari Cagliari pada 1963/1964
Setelah gugur pada ronde pertama Coppa Italia 1962/1963, Lazio kembali merasakan kegagalan yang sama pada musim berikutnya. Mereka bertandang ke Stadio Amsicora pada 9 September 1963 untuk menghadapi Cagliari. Tim yang saat itu masih dilatih Juan Carlos Lorenzo tersebut lantas pulang dengan kekalahan 0-1 akibat gol tunggal Danilo Torriglia pada menit 28. Hasil ini sangatlah memalukan mengingat Cagliari yang pada musim tersebut hanya bermain di Serie B. Sementara, seperti telah disinggung di atas, Lazio baru saja promosi ke Serie A.
Namun, seperti pada 1962/1963, Lazio sukses memaksimalkan hasil menyakitkan tersebut sebagai motivasi. Berstatus sebagai pendatang anyar di Serie A 1963/1964, mereka mampu mengakhiri kompetisi di peringkat kesembilan. Sementara itu, kemenangan yang diraih Cagliari atas Lazio pada ronde pertama Coppa Italia 1963/1964 pun sebetulnya menjadi sinyal kekuatan mereka. Terbukti, Cagliari meraih tiket promosi pada penghujung Serie B 1963/1964 sebagai runner-up. Di Coppa Italia, perjalanan mereka terhenti pada ronde ketiga usai kalah 0-1 di tangan Fiorentina.
Lazio gugur pada ronde pertama Coppa Italia 2 musim beruntun pada 1962/1963 dan 1963/1964. Namun, hasil tersebut cukup wajar jika melihat kondisi mereka saat itu. Lazio bermain di Serie B pada 1962/1963 dan baru saja promosi ke Serie A pada 1963/1964. Situasi berbeda terjadi dalam kekalahan ketiganya pada ronde pertama Coppa Italia pada 2026/2027. Mereka berstatus sebagai salah satu tim kuat di Serie A, tetapi kalah 0-2 dari kontestan kasta kedua di kandang sendiri. Ini bahkan bisa disebut sebagai salah satu momen paling memalukan dalam sejarah klub.



















