Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Musim Frosinone Bermain di Serie A sebelum 2026/2027

4 min read
3 Musim Frosinone Bermain di Serie A sebelum 2026/2027
ilustrasi pertandingan (unsplash.com/howardbouchevereau)
  • Frosinone kembali ke Serie A 2026/2027 sebagai runner-up Serie B 2025/2026, setelah sebelumnya hanya tampil dalam tiga musim di kasta tertinggi Italia.
  • Pada debut Serie A 2015/2016 dan musim 2018/2019, Frosinone sama-sama finis peringkat ke-19 serta terdegradasi, meski sempat meraih hasil penting.
  • Di Serie A 2023/2024, Frosinone terdegradasi dari posisi ke-18 dengan 36 poin, hanya terpaut satu angka dari zona aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Frosinone kembali bermain di Serie A Italia pada 2026/2027. I Canarini berhasil promosi berkat menjadi runner-up Serie B 2025/2026. Sebelum edisi sekarang, terdapat 3 musim ketika klub yang terbentuk pada 1906 ini berkiprah di liga domestik teratas. Kapan saja dan seperti apa hasilnya?

  1. 1. Frosinone berakhir di posisi 19 di Serie A 2015/2016

    Frosinone debut di Serie A pada 2015/2016. Tim yang saat itu dilatih Roberto Stellone ini mencapainya setelah meraih back-to-back promotion sebagai runner-up. Klub yang dipimpin Robert Gucher sebagai kapten tersebut lantas melakoni pertandingan pertamanya di kasta teratas dengan melawan Torino. Mereka sempat memimpin berkat gol Danilo Soddimo, tapi akhirnya kalah 1-2. Frosinone kemudian menuntaskan tiga laga berikutnya juga dengan kekalahan.

    Poin pertama Frosinone di Serie A datang pada pekan kelima. Hebatnya, mereka mendapatkannya usai menahan Juventus di Allianz Stadium. Hasil ini bahkan diraih secara dramatis. Frosinone menyamakan kedudukan pada menit 90+2 usai Leonardo Blanchard menanduk umpan sepak pojok Soddimo. Pada pekan berikutnya, Frosinone mengemas kemenangan perdananya di Serie A. Mereka mengalahkan Empoli 2-0 di kandang, Comunale Matusa.

    Sayangnya, Frosinone tidak cukup kuat untuk bertarung semusim penuh. Mereka harus menerima kenyataan terdegradasi lagi usai berakhir di posisi 19. Frosinone mengumpulkan 31 poin dari hasil 8 kemenangan, 7 keimbangan, dan 23 kekalahan. Mereka berselisih hingga delapan angka dari Udinese yang menempati posisi 17 sebagai zona aman terakhir. Selain Frosinone, Carpi yang berstatus tim promosi juga terdegradasi. Satu tim lain yang terlempar adalah Hellas Verona.

  2. 2. Frosinone kembali menempati peringkat 19 di Serie A 2018/2019

    Setelah terdegradasi pada 2015/2016, Frosinone kembali ke Serie A pada 2018/2019. Kali ini, mereka naik kasta via play-off. Skuad asuhan Moreno Longo itu menyingkirkan Cittadella dan Palermo. Sayangnya, Frosinone memulai Serie A 2018/2019 dengan babak belur. Mereka tidak merasakan kemenangan dalam 9 pekan awal dengan 7 di antaranya berupa kekalahan. Cristian Molinaro dan kolega bahkan tidak mampu mencetak gol dalam enam pertandingan pertama.

    Frosinone akhirnya meraih poin usai menahan Empoli 3-3 pada pekan kesepuluh. Mereka lantas membantai SPAL 3-0 pada laga berikutnya. Frosinone kembali gagal menang dalam dua pertandingan selanjutnya, tetapi setidaknya tidak kalah dengan imbang 0-0 kontra Parma serta 1-1 versus Fiorentina. Namun, setelah menyerah 0-3 dari Inter Milan, seri 1-1 dengan Cagliari, dan dibekuk Napoli 0-4 serta 0-2 oleh Sassuolo, manajemen memutuskan menggantikan Longo dengan Marco Baroni.

    Baroni membawa Frosinone imbang 1-1 dengan Udinese pada debutnya. Pada pertandingan berikutnya, ia mampu membuat mereka seri tanpa gol dengan AC Milan. Manajemen lantas mendukung Baroni dengan memberinya empat personel baru pada bursa transfer musim dingin. Mereka adalah Stefan Simic, Luca Valzania, Federico Viviani, dan Marcelo Trotta. Namun, Baroni pada akhirnya gagal menyelamatkan Frosinone dari degradasi. Mereka menutup musim di posisi 19.

  3. 3. Frosinone terdegradasi di Serie A 2023/2024 di posisi 18

    Sebelum 2026/2027, Frosinone terakhir kali bertarung di Serie A pada 2023/2024. Saat itu, mereka datang sebagai kampiun Serie B. Menariknya, terjadi pergantian di posisi pelatih sebelum mereka memulai kompetisi. Fabio Grosso memilih tidak memperpanjang kontraknya meski berhasil membawa tim promosi. Manajemen lantas menunjuk Eusebio Di Francesco sebagai pengganti.

    Frosinone kemudian melakoni partai pembuka dengan melawan Napoli yang merupakan juara bertahan. Mereka bermain di kandang dan sempat membuat kejutan lewat gol penalti Abdou Harroui. Sayangnya, Luca Mazzitelli dan kolega pada akhirnya kalah 1-3. Meski begitu, hasil tersebut memberi mereka motivasi yang cukup besar hingga tidak terkalahkan dalam enam pertandingan berikutnya.

    Setelah itu, posisi Frosinone di klasemen cukup aman dari degradasi. Namun, situasi mulai berubah mencekam jelang musim tuntas. Pada akhirnya, Frosinone pun turun kasta akibat bertengger di posisi 18. Realitas ini terjadi usai kalah 0-1 pada pertandingan pemungkas dari Udinese yang sama-sama berjuang untuk selamat. Frosinone total mengumpulkan 36 poin, berselisih 1 angka saja dari zona aman.

    Frosinone selalu terdegradasi dalam 3 edisi pertamanya bermain di Serie A. Kini, mereka tengah menunjukkan penampilan yang menjanjikan. Per pekan kelima Serie A 2026/2027, tim asuhan Massimiliano Alvini itu duduk nyaman di posisi keenam dengan 10 poin dari hasil 3 kemenangan, 1 keimbangan, dan 1 kekalahan. Lantas, akankah ini menjadi musim pertama Frosinone bertahan di kasta teratas?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More