8 Musim Pertama Pisa di Serie A, Degradasi Lagi pada 2025/2026

- Pisa resmi terdegradasi dari Serie A 2025/2026 setelah kalah 1-2 dari Lecce pada pekan ke-35, menutup musim pertama mereka di kasta tertinggi sejak 1990/1991.
- Sejak berdiri tahun 1909, Pisa hanya delapan kali tampil di Serie A dan kerap mengalami degradasi cepat setiap kali promosi dari Serie B.
- Catatan sejarah menunjukkan Pisa sering menjadi tim 'yoyo', naik-turun antara Serie A dan Serie B tanpa mampu bertahan lama di kompetisi utama Italia.
Pisa resmi terdegradasi dari Serie A Italia 2025/2026 pada pekan ke-35. Mereka menerima nasib tersebut akibat kalah 1-2 dari Lecce. Pisa pun harus rela kembali keluar dari kompetisi teratas. Padahal, musim ini merupakan pertama kalinya mereka tampil di Serie A sejak 1990/1991.
Namun, kondisi tersebut bukanlah sesuatu yang asing bagi Pisa. Sebab, mereka memang terhitung jarang bertarung di Serie A. Sejak terbentuk pada 1909, hanya ada 8 musim ketika tim yang bermarkas di Arena Garibaldi ini bermain di kompetisi yang mulai bergulir pada 1929/1930 itu.
1. Pisa berakhir di posisi 15 di Serie A 1968/1969
Pisa merasakan debut di Serie A pada 1968/1969. Mereka promosi dari Serie B bersama Palermo dan Hellas Verona. Sayangnya, Pisa langsung terdegradasi kembali dengan berakhir di posisi 15 dari 16 peserta. Atalanta merupakan tim yang lebih buruk dibanding mereka. Sementara, Verona cukup nyaman di posisi 10 dan Palermo di bawahnya. Pisa mengoleksi 6 kemenangan, 8 keimbangan, dan menelan 16 kekalahan.
2. Pisa berakhir di posisi 12 di Serie A 1982/1983
Setelah 1968/1969, Pisa baru kembali bermain di Serie A pada 1982/1983. Mereka naik kasta usai berakhir di posisi ketiga di Serie B 1981/1982, di bawah Hellas Verona dan Sampdoria. Pisa menjadi tim terburuk di antara tim promosi, tetapi berhasil selamat dari degradasi. Mereka menempati tempat ke-12, sedangkan Verona ada di peringkat 4 dan Sampdoria di posisi 7.
3. Pisa berakhir di posisi 15 di Serie A 1983/1984
Pisa gagal mempertahankan statusnya sebagai tim Serie A pada akhir 1983/1984. Mereke kembali terdegradasi dengan menempati posisi 15. Pisa cuma meraih 3 kemenangan, menelan 11 kekalahan, dan mengoleksi 16 keimbangan.
4. Pisa berakhir di posisi 14 di Serie A 1985/1986
Pisa langsung bangkit setelah terdegradasi di Serie A 1983/1984. Mereka mampu menjuarai Serie B 1984/1985. Nahas, Pisa lagi-lagi tidak mampu bersaing di kasta tertinggi. Mereka berakhir di posisi 14 di Serie A 1985/1986. Pisa mengumpulkan 23 poin, kalah 2 angka saja dari Udinese yang menduduki tempat terakhir di zona aman.
5. Pisa berakhir di posisi 13 di Serie A 1987/1988
Pisa berhasil memaksimalkan pengalaman terdegradasi pada 1983/1984, promosi pada 1984/1985, dan terdegradasi lagi pada 1985/1986. Sebab, mereka mampu bertahan di Serie A 1987/1988 dengan menduduki posisi ke-13. Semusim sebelumnya, Pisa berstatus sebagai runner-up di Serie B.
6. Pisa berakhir di posisi 17 di Serie A 1988/1989
Pisa menjadi salah satu tim yang terlempar ketika Serie A kembali menggunakan format 18 peserta pada 1988/1989. Mereka berakhir di posisi 17. Pisa terdegradasi bersama Pescara, Torino, dan Como. Sebagai catatan, sistem 18 tim ini diganti dengan 20 kontestan pada 2004 dan bertahan sampai sekarang. Sebelum 1988, format 18 tim pernah dipakai pada 1952—1967.
7. Pisa berakhir di posisi 16 di Serie A 1990/1991
Sebelum 2025/2026, Pisa terakhir kali bermain di Serie A pada 1990/1991. Mereka meraih tiket promosi dengan menjadi runner-up di Serie B 1989/1990. Namun, Pisa harus menerima kenyataan kembali mengalami degradasi. Mereka berakhir di posisi 16.
8. Pisa terdegradasi di Serie A 2025/2026
Pisa kembali ke Serie A pada 2025/2026 sebagai runner-up di Serie B 2024/2025. Ini menjadi semacam puncak perjuangan karena mereka pernah terperosok hingga ke kasta keempat. Namun, Pisa tidak mampu menandingi kontestan-kontestan lain yang lebih berpengalaman. Pisa terdegradasi di Serie A 2025/2026 usai kalah 1-2 dari Lecce pada pekan ke-35. Meski masih menyisakan tiga pertandingan, mereka memang tidak bakal bisa keluar dari zona tersebut. Pisa menjadi juru kunci dengan 18 poin, tertinggal 14 angka dari Lecce yang berada di peringkat 17.
Delapan musim di atas menggambarkan Pisa sebagai tim yoyo di Serie A. Manajemen jelas harus berbenah mulai 2026/2027 jika tidak ingin terus bernasib seperti itu.


















