Performa 3 Negara Asia Tenggara di Thomas Cup 2026, Gagal Raih Medali

- Indonesia yang berstatus unggulan kedua justru tersingkir di fase grup setelah kalah selisih pertandingan dari Thailand dan Prancis, mencatat hasil terburuk sepanjang keikutsertaannya di Thomas Cup.
- Malaysia berhasil lolos ke perempat final namun langsung tumbang 0-3 dari China, setelah sebelumnya finis sebagai runner-up Grup B di bawah Jepang.
- Thailand tampil impresif sebagai juara Grup D, tetapi langkahnya terhenti di perempat final usai dikalahkan Denmark 1-3, memastikan Asia Tenggara tanpa medali di Thomas Cup 2026.
Thomas Cup 2026 sudah memasuki fase akhir. Kejuaraan beregu paling prestisius itu melangsungkan final pada Minggu (3/5/2026), di Horsens, Denmark.
Meskipun belum sepenuhnya berakhir, sejumlah tim Asia Tenggara sudah lebih dulu tersingkir dari persaingan. Mereka gagal melangkah hingga semifinal, sehingga dipastikan tidak membawa pulang medali dari edisi kali ini. Berikut performa tiga negara Asia Tenggara di Thomas Cup 2026 yang gagal meraih medali.
1. Indonesia secara mengejutkan langsung tumbang pada fase grup
Indonesia adalah negara yang paling diunggulkan di antara negara Asia Tenggara lainnya di Thomas Cup 2026. Finalis edisi sebelumya itu menyandang predikat sebagai unggulan kedua. Namun, hasilnya justru berkebalikan. Negara tersukses sepanjang sejarah Thomas Cup itu secara mengejutkan langsung gugur pada fase grup. Kegagalan itu membuat Indonesia menjadi negara Asia Tenggara dengan hasil terburuk di Thomas Cup 2026. Selain itu, hasil itu juga tercatat sebagai hasil terburuk Indonesia sepanjang keikutsertaannya di Thomas Cup.
Indonesia gagal ke fase gugur setelah finis pada peringkat ketiga di Grup D yang berisi Thailand, Prancis, dan Aljazair. Mereka kalah saing dengan Thailand dan Prancis yang menjadi juara dan runner-up grup. Indonesia sejatinya mengantongi jumlah kemenangan yang sama dengan Thailand dan Prancis. Namun, selisih pertandingan yang berhasil dimenangkan tidak lebih banyak dari dua negara tersebut.
Indonesia mengamankan dua kemenangan selama fase grup. Itu didapat dari Aljazair dengan skor sempurna 5-0 dan dari Thailand dengan skor tipis 3-2. Sementara itu, saat menghadapi Prancis, Indonesia yang lebih diunggulkan secara mengejutkan tumbang dengan skor mencolok 1-4. Kekalahan itu mengakhiri perjuangan mereka di Thomas Cup 2026.
2. Malaysia terjegal pada perempat final
Malaysia melaju lebih jauh dari Indonesia di Thomas Cup 2026 meskipun tidak berstatus unggulan. Mereka berhasil melewati fase grup sebelum akhirnya terjegal pada perempat final. Langkah mereka dihentikan China yang merupakan unggulan pertama sekaligus juara bertahan.
Pada fase grup, Malaysia yang tergabung dalam Grup B hanya mampu finis sebagai runner-up di bawah Jepang. Mereka mengoleksi 2 kemenangan dan 1 kekalahan. Kemenangan mereka raih atas Inggris dengan skor tipis 3-2 dan Finlandia dengan skor 4-1. Sementara itu, saat menghadapi Jepang, mereka harus tumbang dengan skor tipis 2-3.
Kegagalan Malaysia menjadi juara grup memaksa mereka langsung bersua China pada perempat final. Komposisi pemain China yang kekuatannya jauh lebih merata membuat mereka kesulitan mengamankan kemenangan. Malaysia langsung tumbang tanpa perlawanan dengan skor 0-3.
3. Thailand juga angkat koper pada perempat final
Thailand bernasib sama layaknya Malaysia di Thomas Cup 2026. Negeri Gajah Putih juga angkat koper pada perempat final. Upaya mereka meraih medali digagalkan Denmark yang berstatus sebagai tuan rumah.
Dibandingkan Indonesia dan Malaysia, Thailand sejatinya melewati fase grup dengan sangat baik. Meskipun tidak diunggulkan, mereka secara mengejutkan mampu bertengger di klasemen teratas mengungguli Prancis, Indonesia, dan Aljazair. Mereka mengamankan 2 kemenangan atas Prancis dengan skor 4-1 dan Aljazair dengan skor 5-0. Kemenangan itu sudah cukup untuk membawa mereka ke perempat final sebagai juara grup meskipun harus menelan kekalahan 2-3 dari Indonesia.
Sayangnya, meskipun melaju dengan status juara grup, Thailand malah kalah dari runner-up grup lain pada perempat final, yakni Denmark. Mereka kalah dari runner-up Grup C tersebut dengan skor 1-3. Tumbangnya mereka memastikan Asia Tenggara tak lagi memiliki wakil di Thomas Cup 2026.
Jika dibandingkan Thomas Cup edisi 2024, performa negara Asia Tenggara secara keseluruhan mengalami penurunan. Pada edisi sebelumnya, Indonesia dan Malaysia pulang dengan menggenggam medali. Indonesia finis dengan perak, sementara Malaysia merengkuh perunggu. Sementara itu, bagi Thailand, capaian mereka edisi kali ini justru melampaui edisi sebelumnya. Pada 2024 lalu, mereka hanya mampu bersaing pada fase grup.


















