Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Federasi Iran Ditolak Masuk Kanada untuk Hadiri Kongres FIFA

Federasi Iran Ditolak Masuk Kanada untuk Hadiri Kongres FIFA
potret bendera Iran (unsplash.com/Akbar Nemati)
Intinya Sih
  • Delegasi Federasi Sepak Bola Iran ditolak masuk Kanada saat hendak menghadiri Kongres FIFA di Vancouver karena keterkaitan dengan Korps Garda Revolusi Islam yang dianggap organisasi teroris oleh Kanada.
  • Penolakan ini memunculkan isu potensi boikot Iran terhadap Piala Dunia 2026, namun Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan Iran tetap akan berpartisipasi dan bermain di turnamen tersebut.
  • Infantino menekankan bahwa sepak bola harus menjadi sarana pemersatu dunia, menyerukan agar Piala Dunia 2026 menjadi simbol persatuan di tengah ketegangan geopolitik global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - FIFA baru saja menggelar kongres di Vancouver, Kanada, pada Kamis (30/4/2026) waktu setempat. Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) menjadi satu-satunya anggota dari 211 negara yang absen dalam kongres.

Absennya delegasi Iran ini bukan karena unsur boikot. Mereka, termasuk Mehdi Taj selaku Presiden FFIRI sebenarnya berniat untuk menghadiri pertemuan besar tersebut.

1. Sudah tiba di Kanada, tapi diusir

Mehdi Taj beserta delegasinya bahkan sudah tiba di Kanada. Namun, diberitakan kantor berita Iran, Tasnim, seperti yang dikutip dari BBC, izin masuk mereka ditolak oleh pihak imigrasi negara tuan rumah.

Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand mengonfirmasi adanya pencabutan izin masuk tersebut. Faktor utamanya adalah karena memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), yang telah ditetapkan sebagai organisasi teroris di Kanada.

"Pemahaman saya, ada pencabutan izin. Itu tidak disengaja, tetapi saya serahkan pada menteri terkait untuk menjelaskan lebih lanjut. Kami tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Iran, dan itu sudah berlangsung lebih dari 10 tahun," kata Anand dikutip dari BBC.

2. Potensi Iran boikot Piala Dunia 2026?

Insiden ini menjadi sorotan, mengingat Kanada merupakan salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Amerika Serikat (AS) dan Meksiko. Insiden tersebut kembali menghangatkan isu Iran untuk memboikot turnamen.

Namun, dalam kongres di Vancouver, Gianni Infantino selaku Presiden FIFA mengklaim Iran akan tetap tampil di Piala Dunia 2026. Infantino menegaskan sepak bola tidak boleh dicampur masalah politik.

"Tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026 dan tentu saja Iran akan bermain di Amerika Serikat. Alasannya sangat sederhana, karena kita harus bersatu, kita harus menyatukan orang," kata Infantino dalam keterangannya.

3. Sepak bola menyatukan semua orang

Infantino menegaskan, FIFA memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi jembatan pemersatu dunia. Ia berharap Piala Dunia FIFA 2026 bisa menjadi bukti nyata, terutama di tengah eskalasi geopolitik yang memanas di berbagai belahan dunia saat ini.

"Itu adalah tanggung jawab saya, tanggung jawab kita. Sepak bola menyatukan dunia. FIFA menyatukan dunia. Anda menyatukan dunia. Kita semua menyatukan dunia. Kita harus selalu ingat untuk tetap positif, tersenyum, dan bahagia.

Sudah cukup banyak masalah di dunia. Sudah banyak pihak yang mencoba memecah belah. Jika tidak ada yang berusaha menyatukan, apa yang akan terjadi? Kita harus melakukannya,” ujar Infantino.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Related Articles

See More