Nike Kena Semprot Imbas Kontroversi Salib Timnas Inggris

Jakarta, IDN Times - Nike baru saja meluncurkan jersey baru yang akan digunakan Timnas Inggris untuk Euro 2024. Namun, kontroversi langsung muncul tidak lama setelahnya, karena salib yang ada di bagian belakang leher.
Jersey baru ini sudah dipakai oleh Inggris saat mereka menjamu Brasil, Minggu (24/3/2024) dini hari WIB lalu. Kenapa salib yang ada di bagian belakang leher jersey itu akhirnya menjadi sebuah kontroversi?
1. Adanya perubahan warna salib

Salib di bagian belakang leher jersey ini menjadi kontroversi, lantaran adanya perubahan warna. Salib tersebut kini berubah warna menjadi biru dan ungu. Sebelumnya, salib yang merupakan salib St George itu didominasi warna merah.
Beberapa suporter ada yang menyukai perubahan warna salib ini, tapi sebagian tidak. Salah satu suporter, Juddith Gibbons, menyatakan Nike seharusnya tidak mengacaukan tradisi dengan jersey baru ini.
"Saya pikir Anda tidak boleh mengacaukan tradisi yang sudah bertahan lama," ujar Gibbons, dilansir Sky Sports.
2. Parlemen Inggris tegas menolak

Parlemen dan pihak kerajaan Inggris sudah angkat bicara terkait kontroversi ini. Mereka tidak suka dengan perubahan warna salib di jersey, karena dianggap meledek simbol kerajaan.
Bahkan, parlemen Inggris sudah meminta kepada Nike untuk melakukan perubahan desain.
3. Penjelasan dari Nike soal jersey baru ini

Dalam keterangan resminya, Nike menyatakan salib di jersey baru yang berwarna ungu dan biru itu diambil dari momen ketika Inggris menjuarai Piala Dunia 1966. Tak ada maksud dari mereka untuk menghina simbol kerajaan.
"Kami bangga menjadi mitra FA sejak 2012 dan memahami arti dan pentingnya salib St George dan tidak pernah berniat untuk menyinggung, mengingat apa artinya hal itu bagi para penggemar Inggris," tulis Nike.