Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Infantino dalam Tekanan Usai FIFA Setuju Penuhi Permintaan UEFA

2 min read
Infantino dalam Tekanan Usai FIFA Setuju Penuhi Permintaan UEFA
Presiden FIFA Gianni Infantino (tengah) berinteraksi dengan Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina, Jibril Rajoub, sementara Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Israel, Basim Sheikh Suliman (kiri), menyaksikan momen tersebut dalam suasana panas di Kongres FIFA ke-76 di Vancouver, Kanada, 30 April 2026. (Foto: Don MacKinnon/AFP)
  • UEFA meminta buku besar FIFA, terutama terkait FIFA Forward Enterprise, dibuka setelah muncul kontroversi mengenai proses pengambilan keputusan dan pengelolaannya.

  • FIFA menyetujui pembukaan dokumen untuk UEFA dan seluruh anggotanya, tetapi akses diberikan secara luring di markas FIFA di Zurich.

  • Protokol keamanan diterapkan atas saran tim legal FIFA untuk menjaga kerahasiaan dan mencegah penyebaran digital dokumen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Posisi Gianni Infantino di kursi Presiden FIFA semakin terancam. Itu setelah jajaran FIFA setuju untuk memenuhi permintaan UEFA untuk membuka dokumen terkait rencana penjualan saham Piala Dunia melalui FIFA Forward Enterprise (FFE).

Semua berawal ketika UEFA menuntut agar buku besar FIFA dibuka, terutama terkait FFE. Bukan sekadar tuntutan, melainkan ultimatum karena UEFA meminta persetujuan FIFA hingga Senin (2/11/2026). Mereka mau tahu bagaimana proses pengambilan keputusan hingga pengelolaan FFE yang sempat bikin heboh dan kontroversial.

  1. 1. Maaf Infantino belum cukup, dokumen akhirnya dibuka

    Infantino memang sudah meminta maaf kepada seluruh anggotanya atas kegaduhan yang terjadi terkait FFE. Namun, banyak anggotanya yang belum puas dengan respons Infantino, karena merasa permintaan maaf itu tidak tulus.

    Hingga akhirnya, Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menyetujui dokumen yang diminta UEFA akan dibuka atas alasan transparansi. Bukan cuma UEFA, tapi seluruh anggota FIFA bisa membacanya agar lebih detail.

  2. 2. Syaratnya, dokumen dibaca luring

    Namun, FIFA memberikan syarat khusus agar dokumen ini bisa dibaca. Demi mencegah aksi hacker, dokumen itu tidak akan disediakan secara digital.

    Dilansir BBC Sport, orang atau perwakilan asosiasi yang mau membaca dokumen itu, harus terbang ke markas FIFA di Zurich dengan protokol keamanan ketat. Ada periode pendaftaran selama dua pekan untuk membaca dokumen tersebut.

  3. 3. Protokol yang diterapkan atas saran tim legal

    Metode ini diterapkan agar FIFA bisa menjaga kerahasiaan legal atas wacana FFE yang sempat menjadi kontroversi. Selain itu, sumber dalam menyatakan FIFA juga harus menjaga kerahasiaan demi bisa menjawab 100 pertanyaan dari UEFA yang seluruhnya ada di dokumen tersebut.

    Tim legal FIFA juga sejak awal menyarankan agar dokumen itu tak disebarkan secara digital sebagai mitigasi dari adanya potensi komplain secara kriminal di Swiss.

Related Articles

See More