Comscore Tracker

Kisah Shin Tae Yong yang Coret Anaknya karena Alasan Profesionalisme

'Maafkan, tapi kali ini kamu harus berkorban untuk ayah'

Meski sempat diragukan saat pertama kali menukangi Timnas Indonesia, pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae Yong perlahan justru menjadi idola baru. Di tangannya, level permainan Timnas U-19 mulai menunjukkan tren positif. Salah satu yang membuat fans Timnas mengangkat jempol untuk Shin adalah soal disiplin. Bayangkan saja, ia tak segan memulangkan dua pemain sehari sebelum berangkat pemusatan latihan di Kroasia. Alasannya, mereka telat datang dan tak disiplin. 

Nyatanya, ketegasan dan kedisiplinan Shin tak hanya diterapkan kepada para pemain. Ia juga pernah menjadi perhatian saat mencoret anaknya Shin Jae-won dari skuad Timnas U-20 pada 2017 lalu. 

1. Shin ditunjuk menjadi pelatih hanya 5 bulan sebelum Piala Dunia U-20 berlangsung

Kisah Shin Tae Yong yang Coret Anaknya karena Alasan ProfesionalismeInstagram.com/shintaeyong7777

Cerita bermula saat ia mendadak ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas U-20 lima bulan sebalum Piala Dunia 2017 digelar. Tugas berat pertamanya adalah menyeleksi 35 pemain pilihan pendahulunya Ahn Iksoo.

Jumlah itu harus dikerucutkan menjadi 25 sebelum berangkat menuju pemusatan latihan di Portugal. Celakanya, dalam daftar 35 pemain itu  terdapat nama sang putra, Shin Jae-won. Demi sebuah integeritas, Shin melakukan langkah yang aneh.

2. Shin memilih mencoret anaknya demi profesionalisme

Kisah Shin Tae Yong yang Coret Anaknya karena Alasan ProfesionalismeInstagram.com/shintaeyong7777

Ketimbang memasukkan nama anaknya dalam skuad, Shin Tae Yong memilih mencoretnya. Kala itu, sang anak memang sedang mengalami cedera usai menjalani kualifikasi Piala Dunia U-17. Namun, alasan utama Shin saat itu adalah profesionalisme.

"Saya katakan padanya, 'Maafkan saya, tapi kali ini kamu harus berkorban untuk ayahmu' jika kamu datang ke tim nasional saat saya bertugas, itu akan menjadi masalah," ujar Shin seperti dikutip dari FIFA.com.

3. Shin sebut sang anak sangat kecewa

Kisah Shin Tae Yong yang Coret Anaknya karena Alasan ProfesionalismeInstagram.com/shintaeyong7777

Shin mengakui hal itu sangat menyakitkan bagi putra bungsunya. Terlebih, bermain di Piala Dunia merupakan impian semua pemain profesional.

"'Dia kecewa, tetapi kami tidak bisa berbuat apa-apa," ujar Shin. "Memutuskan siapa yang bisa dan tidak bisa pergi pasti mengecewakan beberapa pemain. Tapi saya mencoba menanamkan kepercayaan pada mereka, ”Shin melanjutkan.

Baca Juga: 5 Pemain Timnas Indonesia dengan Market Value Tertinggi Saat Ini

4. Shin Jae-won menerima keputusan sang ayah meski sangat kecewa

Kisah Shin Tae Yong yang Coret Anaknya karena Alasan ProfesionalismeInstagram.com/shin_jaewon17

Meski kecewa, Shin Jae-won mengaku tetap mendukung keputusan sang ayah. Menurutnya, kondisi tersebut lebih baik ketimbang ia masuk dalam skuad dan sang ayah menjadi bahan makian banyak orang. Jika itu terjadi, maka ia dan ayahnya akan sama-sama tersakiti. 

Tak dipanggil Timnas bukan berarti membuat karir pemuda 23 tahun itu tamat. Pada tahun 2019, Shin Jae-won yang berposisi sebagai bek justru dikontrak oleh salah satu klub raksasa yang bermain di liga utama Korea Selatan, FC Seoul. Kini, ia dipinjamkan pada klub kasta kedua liga Korea, Ansan Greeners FC. 

5. Shin Jae-won berusaha keras lepas dari bayang-bayang nama besar sang ayah

Kisah Shin Tae Yong yang Coret Anaknya karena Alasan ProfesionalismeInstagram.com/shin_jaewon17

Layaknya sang ayah yang menjunjung tinggi profesionalisme, Shin Jae-won pun demikian. Ia mengaku berusaha keras agar lepas dari bayang-bayang nama besar sang ayah yang merupakan pemain terkenal.

“Saya tahu saya harus bermain bagus untuk membuat orang memanggil saya 'Shin Jae-won,' bukan hanya 'putra Shin Tae Yong,'" katanya. 

Meski berat, ia pun masih memendam mimpi untuk bermain bersama Tim Nasional Korea Selatan. "Setiap pemain sepak bola bermimpi bermain untuk negara mereka, dan saya juga ingin dipanggil untuk tim nasional senior di masa mendatang."

Shin Tae Yong membuktikan bahwa asas fair play tak hanya harus dibuktikan di dalam lapangan. Dalam sepak bola, kejujuran, integritas dan fair play ternyata mesti ada di luar lapangan. Semoga ketegasan dan kejujuran ini bisa membawa Timnas kita menjadi lebih baik ya...

Baca Juga: Inilah 30 Pemain Timnas U-19 yang Dibawa Shin Tae-yong ke Spanyol

Kuncoro Photo Verified Writer Kuncoro

Penikmat tanggal muda

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Erwanto

Berita Terkini Lainnya