Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Persija Belum Kibarkan Bendera Putih Demi Gelar Super League

Persija Belum Kibarkan Bendera Putih Demi Gelar Super League
Persija lawan Dewa United di Super League. (IDN Times/Sandy Firdaus)
Intinya Sih
  • Persija Jakarta hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Dewa United di laga tunda pekan ke-25 Super League 2025/26, membuat mereka gagal mendekati posisi Borneo FC dan Persib Bandung.
  • Jordi Amat menegaskan tim masih memiliki sembilan laga tersisa untuk memperjuangkan peluang, sementara Fabio Calonego menyebut hasil imbang di kandang sebagai hutang yang harus ditebus dengan kerja keras.
  • Pelatih Mauricio Souza memastikan Persija akan berjuang hingga akhir musim dan memilih fokus pada performa tim di lapangan ketimbang komentar negatif di media sosial.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Persija Jakarta menutup perjalanan di Ramadan dengan hasil kurang memuaskan. Dalam laga tunda pekan 25 Super League 2025/26, mereka main imbang 1-1 lawan Dewa United, Minggu (15/3/2026).

Hasil imbang yang ditorehkan di Jakarta International Stadium (JIS) itu membuat Persija gagal menipiskan jarak dengan Borneo FC Samarinda dan Persib Bandung di papan klasemen. Meski begitu, mereka tidak menyerah dalam persaingan gelar Super League.

1. Jordi Amat pilih untuk berjuang

Persija vs Borneo FC di Super League 2025/26. (Dok. Persija)
Persija vs Borneo FC di Super League 2025/26. (Dok. Persija)

Pemain Persija, Jordi Amat, sadar hasil imbang lawan Dewa United membuat posisi timnya jadi sulit dalam persaingan gelar. Namun, dia menegaskan ada sembilan laga sisa di Super League yang akan terus diperjuangkan oleh Persija.

"Ya, kami sedih (usai imbang lawan Dewa United). . Tapi satu-satunya hal yang bisa kami lakukan adalah bangkit kembali. Kami masih punya sembilan laga lagi, kan? Dan memberikan segalanya, semuanya," ujar Jordi kepada awak media.

2. Ada utang yang harus dibayar Persija

Persija vs Borneo FC di Super League 2025/26. (Dok. Persija)
Persija vs Borneo FC di Super League 2025/26. (Dok. Persija)

Pemain Persija yang lain, Fabio Calonego, merasa utang Persija saat main di kandang bertambah menyusul hasil imbang kontra Dewa United. Calonego menegaskan para pemain Macan Kemayoran siap membayarnya di laga berikut

"Buah dari hasil imbang ini, kami jadi berutang (poin) saat main di kandang, akan kerja keras untuk menebusnya dan kembali ke performa terbaik. Tapi, lapangan (JIS) membuat kami kesulitan," ujar Calonego.

3. Janjikan Persija berjuang sampai akhir

Persija vs Borneo FC di Super League 2025/26. (Dok. Persija)
Persija vs Borneo FC di Super League 2025/26. (Dok. Persija)

Pelatih Persija, Mauricio Souza, menjanjikan anak-anak asuhnya akan berjuang sampai akhir. Dia tak peduli ocehan orang di media sosial, dan lebih memilih fokus membawa anak-anaknya bertarung di sisa musim kompetisi.

"Persija akan berusaha sampai akhir Super League. Kami tahu ini bukan hasil yang diinginkan. Tapi, kalau kami berusaha di dalam lapangan, tidak perlu lihat apa yang dikatakan orang di media sosial," ujar Souza.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More