Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Pelatih Paling Sering Memainkan Guillermo Ochoa di Level Klub

6 Pelatih Paling Sering Memainkan Guillermo Ochoa di Level Klub
ilustrasi penggemar Meksiko (pixabay.com/hirskoff)
Intinya Sih
  • Guillermo Ochoa resmi pensiun setelah 23 tahun berkarier, menutup perjalanan panjangnya di sepak bola usai tersingkirnya Meksiko dari Piala Dunia 2026.
  • Luis Fernando Tena menjadi pelatih yang paling sering memainkan Ochoa di level klub dengan total 69 laga saat keduanya di Club America.
  • Selain Tena, lima pelatih lain seperti Mario Carillo, Michel Preud’homme, Santiago Solari, Miguel Herrera, dan Jesus Ramirez juga rutin mempercayakan posisi kiper utama kepada Ochoa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tersingkirnya Meksiko di Piala Dunia 2026 menjadi akhir dari karier Guillermo Ochoa sebagai pemain. Kiper berusia 40 tahun itu pensiun setelah 23 tahun (2003–2026) berkarier. Dalam kurun waktu tersebut, puluhan pelatih pernah menggunakan jasanya. Enam pelatih ini merupakan yang paling sering memainkannya di level klub.

1. Luis Fernando Tena (69 laga) paling sering memainkan Guillermo Ochoa di level klub

Luis Fernando Tena menjadi pelatih yang paling sering memainkan Guillermo Ochoa di level klub. Keduanya bekerja sama saat membela Club America pada periode 2006–2007. Di bawah arahan Tena, Ochoa mencatatkan 69 penampilan dengan mencatat 20 nirbobol dan kebobolan 74 gol. Kepercayaan tersebut turut berperan dalam perkembangan karier Ochoa. Selain menjadi pelatih di level klub, Tena juga pernah melatih Ochoa di Timnas Meksiko pada 2013.

2. Guillermo Ochoa mulai rutin menjadi kiper utama saat dilatih Mario Carillo (51 laga)

Mario Carillo menjadi pelatih pertama yang mulai rutin memasang Guillermo Ochoa sebagai starter. Keduanya bekerja sama selama setahun di Club America pada 2004–2005. Dari 57 laga yang dipimpin Carillo pada era tersebut, Ochoa tampil dalam 51 laga. Sayangnya, performa sang kiper tak terlalu baik karena hanya mencatat 9 nirbobol dan kebobolan 76 gol.

3. Michel Preud’homme (48 laga) paling mengandalkan Guillermo Ochoa di Standard Liege

Guillermo Ochoa pernah membela Standard Liege pada 2017–2019 dengan menorehkan 86 laga. Bersama klub asal Belgia tersebut, ia pernah dilatih Michel Preud’homme. Pelatih berusia 67 tahun itu memainkan Ochoa dalam 48 laga. Catatan tersebut membuat Preud’homme menjadi pelatih paling sering memainkan sang kiper di Standard Liege, sekaligus di Eropa. Ochoa sendiri mencatat 13 nirbobol dengan kebobolan 65 gol.

4. Santiago Solari (47 laga) pernah melatih Guillermo Ochoa di Club America

Di tengah karier panjangnya sebagai manajemen Real Madrid, Santiago Solari pernah mencoba melatih Club America. Momen tersebut terjadi pada 2021–2022 dengan memimpin 52 laga. Untuk posisi kiper, pria asal Argentina itu sangat mengandalkan Guillermo Ochoa. Selama 1,5 tahun, total ada 47 laga yang dijalani Ochoa di bawah arahan Solari. Kiper yang kerap tampil impresif di Piala Dunia ini mencatatkan 18 nirbobol dan kebobolan 45 gol.

5. Miguel Herrera (46 laga) melatih Guillermo Ochoa di level klub dan timnas

Miguel Herrera pernah melatih Guillermo Ochoa di level klub dan timnas. Mereka pertama kali bertemu di Timnas Meksiko pada 2013–2015. Pada 2019–2020, keduanya kembali bertemu di Club America. Jika menghitung level klub saja, maka Ochoa memainkan 46 laga dengan mencatat 11 nirbobol dan kebobolan 63 gol selama dilatih Herrera.

6. Jesus Ramirez (45 laga) mengandalkan Guillermo Ochoa di Club America

Eks pelatih Club America lain dalam daftar ini adalah Jesus Ramirez. Pria berusia 67 tahun tersebut melatih Guillermo Ochoa pada 2009–2010. Dalam kurun waktu tersebut, sang kiper mencatat 45 laga, 13 nirbobol, dan kebobolan 53 gol. Keduanya juga pernah bertemu di Timnas Meksiko ketika Ramirez berstatus sebagai caretaker manajer pada 2008.

Guillermo Ochoa juga menjadi andalan sejumlah pelatih di Timnas Meksiko. Dalam pengabdiannya pada 2005–2026, ia pernah dilatih 14 pelatih di negaranya. Javier Aguirre menjadi pelatih paling sering memainkannya sekaligus pelatih terakhirnya di sepak bola.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More