Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Pelatih Real Madrid Persentase Kemenangan Tertinggi pada Abad 21

ilustrasi bola berlogo Liga Champions Eropa dan Real Madrid
ilustrasi bola berlogo Liga Champions Eropa dan Real Madrid (pixabay.com/jossuetrejo_oficial)

Xabi Alonso dan Real Madrid secara resmi berpisah usai kekalahan 2-3 dari Barcelona pada final Supercoppa Espana pada 11 Januari 2026. Pria asal Spanyol itu hanya bertahan selama 225 hari sebagai pelatih Real Madrid sejak pertama kali ditunjuk pada 1 Juni 2025. Alonso meninggalkan Los Blancos dengan beberapa rekor mentereng meski periode melatihnya cukup singkat.

Ia menjadi salah satu dari empat pelatih Real Madrid dengan persentase kemenangan tertinggi di semua kompetisi pada abad 21 atau terhitung sejak 1 Januari 2000. Termasuk Alonso, berikut empat pelatih Real Madrid yang menorehkan catatan apik tersebut.

1. Manuel Pellegrini mencatat 75 persen persentase kemenangan pada 2009/2010

Manuel Pellegrini ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid pada 1 Juli 2009. Ia dipercaya memimpin proyek Los Galacticos jilid II dalam periode kedua kepeminpinan Florentino Perez sebagai Presiden klub. Pellegrini kala itu diharapkan mampu membangun Real Madrid dengan segudang pemain bintang, seperti Cristiano Ronaldo, Ricardo Kaka, Karim Benzema, dan Xabi Alonso.

Kiprah Pellegrini selama menangani Real Madrid tidak terlalu buruk. Ia kala itu mencatat 75 persen persentase kemenangan dengan perincian 36 kali menang dalam 48 pertandingan di semua kompetisi pada 2009/2010. Sayangnya, Pellegrini dipecat usai gagal menjuarai LaLiga Spanyol, Copa del Rey, dan Liga Champions Eropa (UCL).

2. Jose Mourinho menorehkan 71,9 persen kemenangan selama menangani Real Madrid pada 2010--2013

Jose Mourinho menggantikan posisi Manuel Pellegrini sebagai pelatih Real Madrid pada musim panas 2010. Ia kala itu hadir dengan reputasi mentereng usai meraih treble winner bersama Inter Milan pada 2009/2010. Mourinho diharapkan mampu memutus dominasi Barcelona asuhan Pep Guardiola.

Catatannya bersama Los Blancos cukup impresif dengan menorehkan 71,9 persen kemenangan pada 2010--2013. Lebih detail, Mourinho menang 127 kali dari 178 pertandingan di semua kompetisi. Akan tetapi, hubungannya dengan sejumlah pemain bintang dan gagal meraih gelar juara pada 2012/2013 membuat manajemen Real Madrid mencopot jabatannya sebagai pelatih pada Juni 2013.

3. Carlo Ancelotti meraih 70,8 persen kemenangan kala melatih Real Madrid dalam dua periode pada 2013--2015 dan 2021--2025

Carlo Ancelotti menangani Real Madrid dalam dua periode pada Juli 2013--Juni 2015 dan Juli 2021--Mei 2025. Ia dianggap sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah Real Madrid usai memenangkan sejumlah gelar juara bergengsi. Selain itu, Ancelotti mendapat respek dari sebagian besar pemain bintang Real Madrid, seperti Cristiano Ronaldo, Sergio Ramos, Karim Benzema, dan Vinicius Jr.

Ia mencatat 70,8 persen kemenangan ketika menjabat sebagai pelatih Real Madrid dalam dua periode tersebut. Lebih detail, Ancelotti mencatat 253 kemenangan dalam 353 laga di semua kompetisi. Ia sukses mengantarkan Real Madrid menjuarai Liga Champions 3 kali, LaLiga 2 kali, dan Piala Dunia Antarklub 2 kali.

4. Xabi Alonso mencatat 70,6 persen kemenangan bersama Real Madrid pada Juni 2025--Januari 2026

Xabi Alonso ditunjuk sebagai pelatih baru Real Madrid menggantikan Carlo Ancelotti pada 1 Juni 2025. Ia langsung mendapat tugas berat kala Real Madrid berkompetisi di Piala Dunia Antarklub 2025. Sayangnya, langkah Los Blancos terhenti di semifinal usai kalah telak 0-4 dari Paris Saint-Germain (PSG) pada 9 Juli 2025.

Kiprah Alonso bersama Real Madrid tidak terlalu buruk dengan mencatat 70,6 persen pada Juni 2025--Januari 2026. Secara perinci, ia menang 24 kali dalam 34 pertandingan di semua kompetisi. Akan tetapi, hubungan Alonso dengan sejumlah bintang Real Madrid memburuk, seperti Federico Valverde, Vinicius Jr, dan Jude Bellingham. Ia dan Real Madrid memutuskan berpisah setelah kekalahan 2-3 dari Barcelona pada final Supercoppa Espana pada 11 Januari 2026.

Dari empat pelatih di atas, hanya Ancelotti yang terbilang sukses dari segi raihan gelar juara dan reputasi positif di kalangan internal Real Madrid. Sementara itu, Pellegrini gagal menjuarai satu pun kompetisi bergengsi pada 2009/2010. Mourinho dan Alonso kehilangan posisinya sebagai pelatih Real Madrid usai terlibat konflik internal dengan para pemain bintang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Sport

See More

Ajax Amsterdam Incar Manuel Ugarte, MU Ogah Melepasnya

21 Jan 2026, 07:05 WIBSport