Jadi Semifinalis All England 2026, Raymond/Joaquin Tak Mau Terbebani

- Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin berhasil menembus semifinal All England 2026, namun kalah dari pasangan Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae dengan skor 19-21, 13-21.
- Pasangan muda ini menganggap pencapaian di turnamen Super 1000 tersebut sebagai pengalaman berharga dan bertekad tidak menjadikannya beban untuk pertandingan berikutnya.
- Setelah All England, Raymond/Joaquin akan melanjutkan tur ke Swiss Open 2026 bersama dua pasangan ganda putra Indonesia lainnya dalam ajang Super 300.
Jakarta, IDN Times - Ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin keluar sebagai semifinalis All England 2026. Raymond/Joaquin kandas di empat besar melawan ranking satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae dengan skor 19-21, 13-21.
Capaian Raymond/Joaquin sempat membuat pasangan muda ini menjadi sorotan. Sebab, Raymond/Joaquin jadi wakil Indonesia terakhir panggung Super 1000 tersebut. Meski demikian, Raymond/Joaquin tak mau menjadikan capaian ini sebagai beban.
1. Tak mau jadi beban

Raymond/Joaquin tak mau menjadikan status semifinalis All England 2026 sebagai beban. Apalagi capaian ini mereka raih dalam debut mereka di panggung bulu tangkis tertua dunia tersebut.
“Tentu pasti hal ini membuat kami jadi lebih percaya diri dengan semifinalis ini. Ke depan ini tidak boleh dijadikan beban, Kami mau dibawa enjoy saja dan mohon dukungannya dari rakyat Indonesia agar kami bisa terus berkembang dan berprestasi,” kata Joaquin dikutip dari keterangan tertulis, Senin (9/3/2026).
2. Lawan yang tak mudah sejak awal

Sejak babak 32 besar, Raymond/Joaquin menjalani laga sengit. Pada putaran pertama, mereka menghadapi pasangan Korea Selatan lainnya, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju. Raymond/Joaquin menganggap kesempatan berlaga sebagai pengalaman berharga.
Sebelum menembus semifinal, Raymond/Nikolaus mengalahkan unggulan kelima yang juga senior sepelatnas mereka, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan unggulan ketiga asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang.
“Pengalaman yang sangat berharga kami dapat di All England ini. Dari babak pertama kami tidak menemukan lawan yang mudah, semuanya setara di level Super 1000. Makin tinggi levelnya makin susah juga,” kata Raymond.
3. Berlanjut ke Swiss Open 2026

Perjalanan tur Asia Raymond/Joaquin berlanjut ke Swiss Open 2026. Ganda putra Indonesia mengirimkan tiga wakil ke ajang Super 300 tersebut.
Selain Raymond/Joaquin, Indonesia akan diwakilkan oleh Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat.
Akankah Raymond/Joaquin mampu membawa pulang gelar juara dari Swiss Open 2026?

















