Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Peliknya Maroko: Visa Pemain Ada yang Ditolak, Kini Mazraoui Cedera
ilustrasi pertandingan Timnas Maroko (pexels.com/Earth Photart)
  • Maroko menghadapi situasi sulit setelah Noussair Mazraoui cedera dislokasi bahu saat laga kontra Norwegia dan harus menjalani pemeriksaan lanjutan untuk memastikan tingkat keparahannya.
  • Mazraoui sebelumnya sering mengalami cedera sepanjang musim 2025/26, hanya tampil 20 kali bersama Manchester United, padahal ia merupakan pilar penting di lini belakang Maroko.
  • Selain masalah cedera, Maroko juga terancam kehilangan pemain muda Zakaria El Ouahdi karena visa ke Amerika Serikat ditolak akibat dugaan diskriminasi berbasis penampilan fisik dan latar belakang keluarga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Maroko menghadapi situasi yang pelik. Kekuatan mereka terancam terkikis, setelah Noussair Mazraoui tumbang dalam duel kontra Norwegia, Senin dini hari WIB (8/6/2026).

Mazraoui cedera saat laga masih berusia 29 menit. Dia langsung ditarik keluar karena pemeriksaan tim medis menunjukkan sudah tak mampu bermain.

Lantas, cedera apa yang dialami Mazraoui dan seberapa parah?

1. Mazraoui dislokasi bahu

Dilansir Sports Mole, Mazraoui diduga mengalami dislokasi bahu dalam duel tersebut akibat benturan. Namun, belum diketahui seberapa parah cedera bek Manchester United tersebut.

Dia harus menjalani proses pemindaian pada hari ini. Jika nantinya hasil pemeriksaan menyatakan cedera Mazraoui minor, maka bisa saja main pada Piala Dunia 2026.

Tapi, kalau cederanya parah, maka Mazraoui akan absen dan gagal main di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

2. Mazraoui sering cedera musim lalu

Sepanjang musim 2025/26, Mazraoui memang sering berkutat dengan cedera. Dia cuma main 20 kali buat MU di musim lalu akibat cedera.

Kehilangan Mazraoui bakal merugikan Maroko. Dia merupakan pemain vital di lini belakang Maroko dengan mencatatkan 45 penampilan, dua gol, dan empat assist.

3. Sudah terancam kehilangan pemain mudanya

Ancaman lainnya, Maroko bisa saja kehilangan pemain muda andalannya, Zakaria El Ouahdi. Sebab, El Ouahdi belum mendapatkan visa untuk masuk ke wilayah Amerika Serikat.

Dilansir Marocco World News, penolakan visa Ouahdi diduga kuat karena kecurigaan rasisme terhadap latar belakang keluarga dan penampilan fisik sang pemain. Sumber internal membocorkan, kendala visa El Ouahdi sama sekali tidak berkaitan dengan urusan dokumen keolahragaan.

Sumber mengatakan, penolakan tersebut diduga kuat dipengaruhi oleh penampilan fisik sang ayah yang memiliki janggut lebat, sehingga memicu kecurigaan berlebih dari otoritas AS. Kecurigaan berbasis penampilan fisik dan latar belakang agama ini tergolong diskriminatif bagi pemain dari negara mayoritas muslim.

"Janggutnya, mungkin memunculkan pertanyaan selama proses pengajuan visa. Situasinya kini sedang ditangani melalui kedutaan di Casablanca setelah sebelumnya mengalami kesulitan proses visa di Belgia tempat El Ouahdi berkarier," kata sumber internal yang enggan disebutkan namanya.

Editorial Team

Related Article