Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Pemain Amerika Latin yang Jadi Kapten Tim Serie A 2025/2026
ilustrasi sepak bola (unsplash.com/hansis666)
  • Lautaro Martinez dari Argentina menjadi kapten utama Inter Milan musim 2025/2026 berkat performa konsisten dan kontribusinya dalam meraih berbagai trofi sejak bergabung pada 2018.
  • Johan Vasquez asal Meksiko ditunjuk sebagai kapten Genoa setelah tampil solid di lini pertahanan, disertai perpanjangan kontrak hingga Juni 2028 karena perannya yang vital bagi tim.
  • Duvan Zapata dari Kolombia memimpin Torino sebagai kapten berpengalaman, tetap produktif meski berusia 35 tahun dengan torehan gol penting sejak bergabung permanen pada 2023.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Serie A Italia dikenal sebagai panggung bagi para pesepak bola asal Amerika Latin untuk unjuk gigi. Tidak hanya mengandalkan teknik individu, beberapa di antaranya bahkan dipercaya mengemban tanggung jawab besar sebagai pemimpin di atas lapangan. Musim 2025/2026 menjadi bukti bahwa sejumlah klub Italia masih mempercayakan jabatan kapten kepada pemain Amerika Latin. Berikut tiga pemain Amerika Latin yang menjadi kapten tim Serie A 2025/2026 per 15 April 2026.

1. Lautaro Martinez (Argentina) diandalkan dalam skema serangan Inter Milan

Lautaro Martinez bergabung dengan Inter Milan pada musim panas 2018. Ia direkrut dari klub Argentina, Racing Club, dengan biaya transfer 25 juta euro atau Rp490 miliar. Nerazzurri menjadi klub Eropa pertama yang diperkuat oleh Martinez. Meski demikian, dirinya tidak membutuhkan banyak waktu untuk mendapatkan tempat utama di lini depan.

Martinez sangat diandalkan dalam skema serangan Inter Milan. Pemain berusia 28 tahun tersebut dapat dimainkan sebagai striker maupun second striker. Hingga saat ini, dirinya telah memperkuat Inter Milan dalam 371 pertandingan. Dari seluruh penampilan tersebut, Martinez mampu membukukan 173 gol dan 54 assist.

Performa konsisten yang ditunjukkan Martinez membuat ia dipercaya sebagai kapten utama Inter Milan. Pemain berkebangsaan Argentina tersebut menjadi suksesor Samir Handanovic yang memutuskan pensiun pada 2023. Keputusan untuk menunjuk Martinez sebagai kapten juga tidak terlepas dari kontribusi yang ia berikan untuk klub. Selama berseragam Inter Milan, Martinez telah mempersembahkan 2 trofi Serie A, 2 trofi Coppa Italia, dan 3 trofi Supercoppa Italiana.

2. Johan Vasquez (Mexico) mendapatkan perpanjangan kontrak dari Genoa

Genoa memboyong Johan Vasquez dari Genoa pada musim panas 2021. Awalnya, pemain berkebangsaan Mexico tersebut didatangkan dengan status pinjaman dari UNAM Pumas. Pada bursa transfer musim 2022, manajemen Genoa memutuskan untuk mempermanenkan Vasquez. Biaya transfernya saat itu sebesar 3,5 juta euro atau Rp68 miliar.

Pada 2021/2022, Genoa finis di posisi ke 19 klasemen akhir Serie A yang mengharuskan mereka terdegradasi ke Serie B. Hal tersebut membuat Vasquez dipinjamkan ke Cremonese selama semusim. Setelah kembali dari masa peminjaman, pemain berusia 27 tahun ini langsung menjadi pilihan utama di lini pertahanan.

Selama berseragam Genoa, Vasquez mencatatkan 140 penampilan dengan torehan 6 gol dan 1 assist. Musim 2025/2026 menjadi musim perdana dirinya sebagai kapten utama Genoa. Berkat perannya yang sangat penting, Genoa memberikan perpanjangan kontrak bagi Vasquez pada September 2025 lalu. Ia akan memperkuat Il Grifone hingga Juni 2028 mendatang.

3. Duvan Zapata (Kolombia) merupakan pemain berpengalaman yang dimiliki Torino

Terakhir, ada pemain berkebangsaan Kolombia, yaitu Duvan Zapata. Ia merupakan kapten utama Torino. Zapata telah membela Torino sejak musim panas 2023. Dirinya direkrut dengan status pinjaman dari Atalanta sebelum akhirnya dipermanenkan dengan biaya transfer 8,6 juta euro atau Rp168 miliar.

Pengalaman yang dimiliki Zapata sudah tidak perlu diragukan lagi. Pemain berusia 35 tahun tersebut menghabiskan sebagian besar kariernya di Italia. Ia telah berkiprah di Serie A sejak 2013. Zapata juga pernah memenangkan trofi Coppa Italia dan Supercoppa Italiana 2014/2015 saat masih membela Napoli.

Meski sudah tidak lagi muda, Zapata menjadi salah satu senjata di lini depan Torino. Ia telah bermain untuk Il Toro dalam 71 laga di seluruh kompetisi. Pemain yang berposisi sebagai penyerang tengah ini juga berkontribusi dengan mencetak 19 gol dan 5 assist.

Saat ini, mayoritas tim Serie A mempercayakan pemain Italia sebagai kapten. Namun, para pemain Amerika Latin di atas mampu menunjukkan kapasitasnya dalam memimpin rekan satu tim. Menarik untuk menantikan pemain Amerika Latin berikutnya yang akan menjadi kapten di tim Serie A.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team