3 Pemain Amerika Selatan yang Menjadi Kapten di Ligue 1 2025/2026

Banyak pemain asal Amerika Selatan yang berkiprah di Ligue 1 Prancis. Tidak jarang dari mereka yang kemudian menjadi tulang punggung di klubnya masing-masing. Hal ini terjadi karena mereka direkrut untuk menambah kekuatan tim.
Tidak hanya menjadi andalan, beberapa di antaranya dipercaya sebagai kapten. Hingga 28 November 2025, berikut tiga pemain Amerika Selatan yang menjadi kapten klub Ligue 1 2025/2026.
1. Leonardo Balerdi (Argentina) tampil konsisten bersama Marseille
Leonardo Balerdi pertama kali berkarier di Eropa bersama Borussia Dortmund. Namun, pemain berkebangsaan Argentina ini kesulitan mendapatkan kesempatan untuk tampil. Hal tersebut membuat Balerdi dipinjamkan kepada Olympique Marseille pada musim panas 2021. Bersama Marseille, menit bermain yang ia dapatkan lebih banyak. Klub berjuluk Les Phoceens itu memutuskan untuk mempermanenkan Balerdi dengan biaya transfer 11 juta euro atau Rp212 miliar.
Balerdi menjadi salah satu pilar utama di lini pertahanan Marseille. Pemain berusia 26 tahun tersebut biasa beroperasi sebagai bek tengah. Hingga saat ini, dirinya telah membukukan 176 penampilan dengan torehan 5 gol dan 3 assist.
Bersama Marseille, Balerdi mampu menunjukkan performa konsisten. Tidak heran jika ia diberikan kepercayaan untuk mengenakan ban kapten. Padahal, Marseille masih memiliki deretan pemain yang lebih senior seperti Geoffrey Kondogbia, Piere-Emile Hojbjerg, dan Nayef Aguerd.
2. Dante (Brasil) menjadi pemain paling senior di skuad OGC Nice
Dante adalah pemain asal Brasil yang berposisi sebagai bek tengah. Dirinya telah malang melintang di berbagai klub Eropa. Sejak musim panas 2016, ia bermain untuk OGC Nice. Dante direkrut Nice dari VfL Wolfsburg dengan mahar 2,5 juta euro atau Rp48 miliar. Les Aiglons bukanlah klub Prancis pertama yang diperkuat oleh Dante. Sebelumnya, ia pernah bermain untuk LOSC Lille pada 2004—2006.
Saat ini, Dante menjadi pemain paling senior di skuad Nice. Pemain kelahiran Salvador da Bahia tersebut telah menginjak usia 42 tahun. Pengalaman yang dimiliki Dante menjadi alasan yang kuat dirinya ditunjuk sebagai kapten utama Nice.
Dante telah memperkuat Nice dalam 314 pertandingan di semua ajang. Dari seluruh penampilan tersebut, ia mampu menyumbang 8 gol dan 11 assist. Musim 2025/2026 menjadi musim terakhir bagi Dante berseragam Nice. Pasalnya, ia memutuskan untuk gantung sepatu pada Juni 2026 nanti. Momen ini akan terasa spesial mengingat Les Aiglons menjadi klub terlama yang diperkuat Dante sepanjang kariernya sebagai pemain sepak bola.
3. Marquinhos (Brasil) menggantikan peran Thiago Silva sebagai kapten PSG
Paris Saint-Germain (PSG) mendatangkan Marquinhos pada musim panas 2013. Ia diboyong dari AS Roma dengan biaya transfer 31,4 juta euro atau Rp606 miliar. Tidak butuh waktu lama, dirinya langsung menjadi pilihan utama di jantung pertahanan Les Parisiens.
Pemain asal Brasil tersebut mulai mengemban tugas sebagai kapten PSG pada 2020/2021. Marquinhos menggantikan peran bek tengah Brasil lainnya, Thiago Silva, yang memutuskan hengkang ke Chelsea. Hingga saat ini, Marquinhos masih dipercaya untuk memimpin rekan setimnya di atas lapangan.
Selama membela PSG, Marquinhos telah menorehkan 500 penampilan dengan mengemas 42 gol dan 12 assist. Ia juga berhasil mempersembahkan berbagai gelar juara bergengsi. Pemain berusia 31 tahun ini menjadi salah satu pemain penting di balik keberhasilan Les Parisiens menjuarai Liga Champions Eropa untuk pertama kalinya pada 2024/2025.
Kualitas para pemain di atas tidak perlu diragukan lagi. Kehadiran kapten asal Amerika Selatan di Ligue 1 membuktikan bahwa kepemimpinan tidak mengenal batas negara. Mereka membuktikan bahwa karakter, kualitas, dan pengalaman dapat menjadikan siapa pun layak dipercaya untuk memimpin tim di level tertinggi.

















