Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Pemain Atalanta 2025/2026 dengan Penampilan Terbanyak di UCL

bola UCL
ilustrasi bola Liga Champions Eropa (unsplash.com/Janosch Diggelmann)
Intinya sih...
  • Marten de Roon memegang peran kunci sebagai kapten tim dengan 40 penampilan dan 3 assist di UCL.
  • Berat Djimsiti mencatatkan 36 penampilan dan satu gol, solid di barisan belakang Atalanta sejak 2016.
  • Mario Pasalic memiliki 35 penampilan, 8 gol, dan 6 assist, menorehkan prestasi terbaiknya di UCL 2019/2020.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Atalanta BC menelan kekalahan dari Borussia Dortmund pada leg pertama playoff babak 16 besar Liga Champions Eropa (UCL) 2025/2026. Padahal, mereka saat itu diperkuat oleh para pemain senior yang sudah mencatatkan banyak penampilan di UCL. Mereka adalah Marten de Roon, Berat Djimsiti, Mario Pasalic, dan Davide Zappacosta.

Keempat pemain itu masuk daftar pemain Atalanta dengan penampilan terbanyak di UCL. Ini menunjukkan bahwa mereka memiliki peran penting bagi permainan tim, meskipun hanya sebagian yang konsisten terlibat dalam terciptanya gol, bahkan hingga UCL 2025/2026. Seperti apa statistiknya? Berikut ulasannya per 18 Februari 2026.

1. Marten de Roon (40 penampilan) memegang peran kunci sebagai kapten tim di lapangan

De Roon berada di urutan teratas sebagai pemain Atalanta dengan penampilan terbanyak di UCL. Ia mengamankan posisi sebagai gelandang dengan telah melakoni 40 pertandingan dan mencatatkan 3 assist. Ini dicatatkan dalam 5 edisi UCL sejak pertama kali pada 2019/2020 lalu.

De Roon menguatkan pengaruhnya bagi tim dengan masih mendapat kepercayaan untuk menjadi kapten di UCL 2025/2026. Menariknya, ia baru sekali melepas ban kapten, yakni saat melawan Union Saint-Gilloise. Ia masih berpeluang untuk menambah jumlah penampilannya.

2. Berat Djimsiti (36 penampilan) mampu bertahan lama karena solid di barisan belakang

Berat Djimsiti sudah memainkan delapan pertandingan di UCL 2025/2026. Ini membuatnya mencatatkan 36 penampilan di UCL bersama Atalanta. Sayangnya, ia baru dapat mengemas satu gol yang sukses dicatatkan saat bertemu Shakhtar Donetsk pada fase liga UCL 2024/2025.

Berat Djimsiti sudah bergabung dengan Atalanta sejak 18 Januari 2016. Bek yang memegang paspor Albania itu didatangkan dari FC Zurich dengan status bebas transfer. Saat ini, ia masih terikat kerja sama untuk bermain di New Balance Arena - Bergamo hingga musim panas 2026.

3. Mario Pasalic (35 penampilan) memiliki ketajaman untuk dapat mencetak gol dan assist

Mario Pasalic menempati urutan ketiga sebagai pemain Atalanta dengan koleksi penampilan terbanyak di UCL. Ia saat ini memainkan 35 pertandingan, hanya terpaut 1 pertandingan dari Berat Djimsiti. Namun, ia tampil lebih produktif dengan sudah membukukan 8 gol dan 6 assist.

Mario Pasalic pernah memperlihatkan penampilan terbaiknya di UCL 2019/2020. Ia saat itu tampil impresif dengan sanggup menorehkan 3 gol dan 2 assist untuk Atalanta. Bahkan, ia juga berhasil mengantarkan tim berjuluk La Dea tersebut melaju hingga ke babak perempat final.

4. Davide Zappacosta (23 penampilan) masih menjadi pilihan di bawah asuhan Raffaele Palladino

Davide Zappacosta sudah menjalani 23 pertandingan di UCL bersama Alatanta. Ini menyamai catatan penampilan Rafael Toloi selama masih menjadi bagian dari La Dea. Dengan begitu, ia memiliki kesempatan untuk menggeser posisi pemain yang saat ini berseragam Sao Paulo itu.

Davide Zappacosta menjadi pemain kunci di UCL 2025/2026. Ini terlihat dengan mencatatkan delapan penampilan, meskipun sempat tidak turun ke lapangan pada pertandingan pembuka. Namun, ini tidak menjadi halangan pemain berusia 33 tahun itu untuk dapat menjadi andalan.

Atalanta memiliki para pemain dengan segudang pengalaman untuk diandalkan saat berlaga di UCL 2025/2026. Kendati tidak menunjukkan banyak keterlibatan dalam menciptakan gol, keberadaan mereka sangat berpengaruh bagi hasil tim di lapangan. Langkah mereka sedang terancam terhenti apabila gagal membawa Atalanta menang atas Borussia Dortmund pada leg kedua playoff babak 16 besar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More

Kompleksitas Homologasi Bahan Bakar Berkelanjutan di F1 2026

19 Feb 2026, 22:14 WIBSport