Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Komentar Alwi Farhan Soal Super 1000 Bakal Jadi 11 Hari

Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan di Pelatnas PBSI Cipayung
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan di Pelatnas PBSI Cipayung (IDN Times/Margith Damanik)
Intinya sih...
  • Alwi Farhan bicara soal rencana BWF mengubah format turnamen Super 1000 menjadi 11 hari pada musim 2027 mendatang.
  • Perubahan aturan termasuk waktu penyelenggaraan dan jumlah atlet, Alwi siap ikuti semua aturan yang ditetapkan.
  • PBSI optimistis perubahan aturan akan berdampak baik bagi para atlet, dengan membuka peluang lebih luas dan memberi keuntungan dari sisi kebugaran.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, bicara soal rencana Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menetapkan turnamen Super 1000 berlangsung dengan format 11 hari. Aturan anyar ini akan mulai diterapkan pada musim 2027.

Ada total lima turnamen yang masuk dalam Super 1000 pada 2027, salah satunya berlangsung di Istora Senayan, Jakarta yakni Indonesia Open.

1. Ada plus minus jika digelar 11 hari

Alwi Farhan di podium tunggal putra Indonesia Masters 2026
Alwi Farhan di podium tunggal putra Indonesia Masters 2026 (dok.PP PBSI)

Bagi Alwi, perubahan aturan dengan penyelenggaraan selama 11 hari bakal butuh penyesuaian. Ia masih belum berani berkomentar terlalu jauh perihal keputusan BWF tersebut.

“Saya belum terlalu mengerti seperti apa formatnya. Mungkin butuh waktu. Pasti lebih bosan. Tapi pas main tentu ingin fit.  Plus-minus,” kata Alwi ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung.

2. Ikut aturan apapun yang ditetapkan

-
Alwi Farhan usai juara Indonesia Masters 2026, Minggu (25/1/2026). (Dok. PBSI).

Selain waktu penyelenggaraan yang lebih lama, perubahan aturan juga terjadi di sektor tunggal. Nantunya, akan ada total 48 atlet yang berhak berlaga dan turnamen Super 1000 akan dimulai dengan fase grup.

Sementara nomor ganda akan disii 32 pemain. Alwi tak mau berpikir terlalu jauh. Dia mengaku, sebagai atlet akan siap berlaga dengan seluruh aturan yang ditetapkan.

“Sebagai atlet harus ikut yang sudah ditetapkan. Maksimal saja apapun kondisinya,” kata Alwi.

3. Akan buat permainan lebih baik?

ilustrasi bulu tangkis
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Saif71.com)

Sebelumnya, PBSI sudah angkat bicara soal keputusan BWF terkait aturan baru masa penyelenggaraan dan jumlah atlet yang bertambah. Kepala Bidang Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto atau yang akrab disapa Rudy, optimistis aturan ini akan berdampak baik bagi permainan para atlet.

“Jumlah peserta nomor tunggal bertambah dari 32 menjadi 48 pemain, sehingga membuka peluang yang lebih luas bagi atlet untuk tampil di level tertinggi,” ujar Rudy.

“Atlet juga akan menjalani lebih banyak pertandingan karena menggunakan sistem setengah kompetisi hingga lolos ke babak 16 besar,” sambung dia.

PBSI juga menilai, durasi turnamen yang lebih panjang memberi keuntungan dari sisi kebugaran dan pemulihan atlet. Dengan jadwal yang lebih longgar dan penggunaan dua lapangan pertandingan, kualitas laga diyakini meningkat.

“Dengan durasi turnamen yang lebih panjang serta hanya mengunakan dua lapangan pertandingan, atlet memiliki waktu istirahat yang lebih memadai. Hal ini diharapkan dapat menjaga kualitas permainan dan performa atlet sepanjang turnamen,” beber Rudy.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Sport

See More

Kompleksitas Homologasi Bahan Bakar Berkelanjutan di F1 2026

19 Feb 2026, 22:14 WIBSport