Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Pemain Berumur Belasan Tahun yang Juara EPL bersama Arsenal
ilustrasi seragam Arsenal (unsplash.com/whodunelson)

Arsenal meraih trofi English Premier League (EPL) keempatnya pada 2025/2026. Sebelumnya, The Gunners mendapatkannya pada 1997/1998, 2001/2002, dan 2003/2004. Dari seluruh pemain yang membantu mereka mencapai kejayaan tersebut, terdapat lima penggawa yang melakukannya pada usia belasan tahun.

1. Nicolas Anelka berusia 19 tahun 57 hari ketika menjadi juara pada 1997/1998

Nicolas Anelka merupakan pembelian pertama Arsene Wenger untuk Arsenal. Le Professeur memboyong kompatriotnya tersebut dari Paris Saint-Germain pada paruh kedua 1996/1997 yang merupakan musim pertamanya melatih Arsenal. Memakai nomor punggung 9, Anelka hanya bermain 4 kali selama 131 menit tanpa mencetak gol.

Setelah terlibat dalam pramusim secara penuh, striker setinggi 1,86 meter itu terbukti bisa menunjukkan kualitas sesungguhnya pada 1997/1998. Arsenal bukan hanya memenangkan Premier League, melainkan juga Piala FA. Anelka total menyumbang 9 gol dan 7 assist dari 35 penampilan. Lahir di Prancis pada 14 Maret 1979, ia berusia 19 tahun 57 hari ketika menjuarai EPL.

Anelka kemudian mencetak 17 gol serta 5 assist dari 35 penampilan di EPL edisi berikutnya. Real Madrid lantas menebusnya dengan uang mencapai 35 juta euro (Rp608,36 miliar) pada awal 1999/2000. Padahal, Arsenal hanya membelinya 760 ribu euro (Rp13,21 miliar). Mereka menggunakan pendapatan tersebut untuk membangun pusat latihan yang baru dan merekrut Thierry Henry.

2. Gael Clichy berumur 18 tahun 294 hari pada 2003/2004

Arsenal merekrut Gael Clichy dari Cannes pada awal 4 Agustus 2003. Mereka membelinya dengan mahar 375 ribu euro (Rp6,52 miliar) saja. Saat itu, bek kiri asal Prancis ini baru berumur 17 tahun 9 hari. Ia lahir pada 28 Juli 1985. Clichy kemudian dinobatkan sebagai juara Premier League 285 hari berselang atau pada usia 18 tahun 294 hari.

Penggawa dengan tinggi 1,76 meter itu memang tidak ada di skuad saat Arsenal mengangkat trofi pada 15 Mei 2004 setelah mengalahkan Leicester City 2-1 pada pekan terakhir EPL 2003/2004. Namun, sebelumnya, ia total bermain 12 kali selama 656 menit. Clichy mampu menjadi deputi yang sempurna setiap kali Ashley Cole cedera.

Clichy kemudian resmi menjadi bek kiri utama Arsenal yang anyar setelah Cole menyeberang ke Chelsea pada awal 2006/2007. Ia lantas bertahan sampai akhir 2010/2011 dan pindah ke Manchester City. Arsenal menjualnya dengan harga sekitar 7,5 pound sterling (Rp134,71 miliar). Nilai tersebut terhitung rendah mengingat statusnya saat itu sebagai salah satu pemain terbaik di posisinya.

3. Myles Lewis-Skelly menjuarai EPL 4 bulan sebelum berulang tahun yang ke-20

Myles Lewis-Skelly menjadi salah satu unsung hero dalam keberhasilan Arsenal menjuarai Premier League 2025/2026. Bek kiri hanya berperan sebagai pelengkap skuad pada awal sampai pertengahan musim. Ia memang membuat penampilan 14 kali, tapi total hanya berada di lapangan selama 312 menit.

Pemain asli Inggris setinggi 1,78 meter tersebut lantas beraksi dalam 6 dari 7 pertandingan terakhir. Ia tercatat bermain selama 386 menit. Hebatnya, penggawa dengan nomor punggung 49 itu menjalani tiga di antaranya sebagai gelandang.

Arsenal kemudian dinobatkan sebagai juara pada 24 Mei 2026. Lewis-Skelly berusia 19 tahun pada momen ini. Ia tidak bisa lagi menjuarai EPL bersama Arsenal pada fase belasan tahun karena bakal resmi berumur 20 tahun pada 26 September 2026 nanti.

4. Ethan Nwaneri berusia 19 tahun dan tetap berhak meraih medali EPL 2025/2026

Ethan Nwaneri tidak ada di skuad Arsenal ketika menjuarai Premier League 2025/2026. Sebab, ia tengah menjalani masa peminjaman di Olympique Marseille. Namun, gelandang kidal asli Inggris ini tetap berhak mendapatkan medali.

Pasalnya, Nwaneri tercatat bermain enam kali pada paruh pertama. Jumlah penampilannya satu angka di atas batas untuk menerima benda tersebut. Sebagai catatan, aturan ini mulai berlaku pada 2012/2013. Sebelumnya, pemain diharuskan beraksi minimal sepuluh kali untuk mengantongi medali.

Nwaneri sendiri kini berusia 19 tahun. Ia lahir pada 21 Maret 2007. Penggawa setinggi 1,76 meter itu mulai mencuri perhatian saat Arsenal menang 3-0 atas Brentford pada 18 September 2022. Nwaneri mengukir debut pada usia 15 tahun 181 hari. Ini menjadikannya pemain termuda dalam sejarah EPL.

5. Max Dowman berusia 16 tahun 144 hari ketika mengangkat trofi EPL pada 24 Mei 2026

Max Dowman resmi menjadi pemain termuda yang berhasil menjuarai Premier League. Gelandang kidal asli Inggris setinggi 1,83 meter ini berusia 16 tahun 144 hari ketika mengangkat trofi pada 24 Mei 2026. Seperti Ethan Nwaneri, Dowman juga berhak atas medali EPL 2025/2026 karena membuat enam penampilan.

Dowman menyumbang satu gol. Ia membantu Arsenal menang 2-0 atas Everton pada pekan ke-30 (14/3/2026). Pemain yang memakai nomor punggung 56 ini menutup papan skor pada menit 90+7 lewat solo run menakjubkan. Aksi tersebut sekaligus menasbihkannya sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah EPL.

Dowman kembali mengukir rekor ketika Arsenal menutup musim dengan melawan Crystal Palace pada 24 Mei 2026. Ia bermain dari awal pertandingan sehingga kini tercatat sebagai starter termuda di EPL. Arsenal kemudian menang 2-1. Dowman berperan dalam gol pertama yang dicetak Gabriel Jesus pada menit 42. Gabriel Martinelli menciptakan assist setelah menerima bola dari Dowman.

Arsenal dikenal sebagai klub yang tidak ragu dalam memberikan kepercayaan kepada penggawa muda. Kebijakan tersebut terbayar dengan lima nama di atas yang membantu mereka menjuarai Premier League meski masih berumur belasan tahun.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article