Jordy Wehrmann Jadi Korban Aston Villa vs Indonesia All Stars

- Gelandang Madura United, Jordy Wehrmann, cedera saat membela Indonesia All Stars melawan Aston Villa dan dibawa ke rumah sakit setelah insiden pada pertengahan babak pertama.
- Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menduga Jordy mengalami dislokasi, belum menerima kabar rinci, serta meminta maaf kepada Madura United atas cedera pemain berusia 27 tahun itu.
- Indonesia All Stars kalah 1-3 dari Aston Villa, dengan gol Arkhan Kaka pada menit ke-83; Kurniawan tetap menilai tim menjalankan taktik dan tampil percaya diri.
Jakarta, IDN Times - Bintang Madura United, Jordy Wehrmann, harus menerima kenyataan pahit jelang mengarungi musim Super League 2026/27. Jordi mengalami cedera yang tampak serius saat membela Indonesia All Stars kontra Aston Villa, Sabtu malam WIB (1/8/2026).
Dalam laga tersebut, Jordi dipercaya pelatih Kurniawan Dwi Yulianto untuk mengawal lini tengah Indonesia All Stars sejak menit pertama. Namun, Jordi harus digantikan di pertengahan babak pertama akibat mengalami sebuah insiden.
1. Jordy Wehrmann dilarikan ke RS

Insiden tersebut sempat membuat laga terhenti beberapa menit. Setelah mendapat perawatan di lapangan, Jordy lantas ditandu ke ambulans yang bersiaga di lintasan atletik.
"Bersyukur pemain tidak ada cedera, hanya satu, Jordi. Karena memang (situasi seperti) ini sangat rentan cedera, saat para pemain juga melakukan pramusim dengan klubnya," kata Kurniawan selepas laga.
2. Diduga Jordy mengalami dislokasi

Kurniawan belum mendapat kabar lebih rinci soal kondisi terkini dari gelandang berusia 27 tahun tersebut. Dugaannya, Jordy mengalami dislokasi.
"Belum ada komunikasi tapi kayaknya dislokasi. Mudah-mudahan tidak kenapa-kenapa," ujar Kurniawan.
2. Kurniawan minta maaf ke Madura United

Atas insiden yang menimpa Jordy, pria berusia 50 tahun itu pun meminta maaf kepada Madura United. Dalam jumpa pers jelang laga, target Kurniawan memang pemain bisa kembali ke klubnya dalam kondisi yang tetap bugar, namun apapun bisa terjadi dalam sepak bola.
"Secara pribadi saya juga meminta maaf kepada pihak klub, Madura United, dengan cederanya Jordy," ucap Kurniawan.
3. Indonesia All Stars kalah 1-3

Dalam laga ini, Indonesia All Stars keok dengan skor 1-3. Mereka ditekan sejak awal, namun beberapa kali mengancam gawang jawara Liga Europa musim 2025/26, yang pada akhirnya berbuah gol lewat aksi Arkhan Kaka pada menit 83.
Kurniawan puas dengan performa yang dipertontonkan Ezra Walian dan kolega. Mereka berhasil menerapkan taktik yang sudah disiapkan dengan baik.
"Saya tidak melihat hasilnya, tapi sesuai dengan apa yang kami rencanakan dari awal. Sikap pemain luar biasa, mereka percaya diri, itu yang paling penting, sehingga ini bagus buat karier mereka. Mereka bermain melawan tim besar tapi berani menunjukkan kualitasnya, terutama untuk pemain muda yang main di Timnas Indonesia U-20," kata Kurniawan.


















