5 Pemain Debut sebagai Starter di Piala Dunia saat Laga Final

- Nicolas Gonzalez menjadi pemain kelima yang debut sebagai starter di final Piala Dunia, tampil untuk Argentina pada kekalahan 0-1 dari Spanyol di edisi 2026.
- Empat pemain lain yang pernah debut sebagai starter di final adalah Christoph Kramer (2014), Gustavo Dezotti (1990), Jiri Tichy (1962), dan Gyula Polgar (1938).
- Dari lima pemain tersebut, hanya Christoph Kramer yang berhasil meraih gelar juara dunia, sementara lainnya mengalami kekalahan pada laga final masing-masing.
Nicolas Gonzalez bermain sebagai starter untuk Argentina saat kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Ini merupakan kali pertama Gonzalez menjadi starter di Piala Dunia. Ia pun kini tercatat sebagai pemain kelima yang mengukir debut sebagai starter di Piala Dunia pada final.
1. Nicolas Gonzalez bermain enam kali sebagai pengganti di Piala Dunia sebelum menjadi starter
Nicolas Gonzalez bermain sepanjang paruh pertama pada final Piala Dunia 2026. Pemain berposisi winger tersebut lantas digantikan Leandro Paredes. Argentina akhirnya kalah 0-1 akibat kecolongan gol Ferran Torres pada babak tambahan.
Sebelumnya, Gonzalez membuat enam penampilan di Piala Dunia. Semuanya memang terjadi sebagai pengganti dan pada edisi 2026. Menariknya, ia berhasil menciptakan assist pada debutnya yang membantu Argentina menang 3-0 atas Aljazair.
2. Christoph Kramer mengalami cedera pada final Piala Dunia 2014
Christoph Kramer hanya mengoleksi dua caps sebelum Piala Dunia 2014. Namun, gelandang bertahan tersebut berhasil masuk skuad Timnas Jerman. Kramer lantas menjadi pengganti selama 11 menit kala menang 2-1 atas Aljazair pada 16 besar dan selama beberapa detik saja ketika mengalahkan Prancis 1-0 pada perempat final.
Secara mengejutkan, ia dipasang sebagai starter untuk menghadapi Argentina pada final. Joachim Loew membuat keputusan darurat ini akibt Sami Khedira yang mengalami cedera saat pemanasan. Naas, Kramer juga harus keluar lapangan pada menit 31 akibat cedera kepala. Ia digantikan Andre Schuerrle. Beruntung, timnya berhasil menang 1-0.
3. Gustavo Dezotti mendapat kartu merah saat debut sebagai starter di Piala Dunia
Nicolas Gonzalez bukan pemain Argentina satu-satunya yang debut sebagai starter di Piala Dunia pada final. Gustavo Dezotti merasakannya lebih dulu pada 1990. Namun, ujung tombak tersebut juga menelan kekalahan. Mereka menyerah 0-1 dari Jerman Barat akibat gol penalti Andreas Brehme pada menit 85. Argentina memberi Jerman Barat hadiah itu usai Roberto Sensini melakukan pelanggaran kepada Rudi Voeller.
Ironisnya, Dezotti justru mendapat kartu merah 2 menit berselang. Ia diusir dari lapangan akibat melakukan tindakan kasar saat mencoba mengambil bola dari Jurgen Kohler. Argentina pun mengakhiri pertandingan dengan sembilan orang karena Pedro Monzon yang lebih dulu mengantongi kartu merah pada menit 65. Sementara itu, sebelum laga ini, Dezotti sendiri bermain dua kali di Piala Dunia. Semuanya memang sebagai pengganti.
4. Jiri Tichy membuat penampilan tunggal di Piala Dunia pada final 1962
Jiri Tichy bukan hanya debut sebagai starter di Piala Dunia pada final. Namun, penampilannya tersebut pada akhirnya menjadi momen tunggalnya bermain di kompetisi ini. Bek kanan itu melakukannya bersama Cekoslowakia ketika berjumpa Brasil pada edisi 1962.
Cekoslowakia kehilangan Jan Lala yang mengalami cedera usai mengalahkan Yugoslavia 3-1 pada semifinal. Pelatih Rudolf Vytlacil pun memasang Tichy pada partai puncak. Mereka sempat unggul lewat gol Josef Masopust, tapi akhirnya gagal menjad juara akibat kalah 1-3.
5. Gyula Polgar lebih dulu mengalami hal yang sama seperti Jiri Tichy di Piala Dunia 1938
Pemain pertama yang debut sebagai starter di Piala Dunia pada final adalah Gyula Polgar. Personel Hungaria ini melakukannya pada edisi 1938. Namun, seperti halnya Jiri Tichy pada 1962, Polgar ternyata tidak pernah lagi bermain di Piala Dunia setelah penampilannya pada partai puncak tersebut.
Polgar tidak bermain sama sekali dalam tiga laga pertama. Hungaria menang 6-0 atas Indonesia, 2-0 atas Swiss, dan 5-1 atas Swedia. Pada final, Hungaria kehilangan Lajos Koranyi sebagai salah satu bek tengahnya akibat cedera. Polgar pun menjadi pengganti. Namun, mereka kalah 2-4 dari Italia.
Kelima pemain di atas bermain sebagai starter untuk pertama kalinya di Piala Dunia justru pada final. Bagi Gyula Polgar dan Jiri Tichy, penampilan tersebut bahkan menjadi pengalaman satu-satunya beraksi di kompetisi ini. Sayangnya, mayoritas dari mereka menelan kekalahan. Hanya Christoph Kramer yang sukses mengangkat trofi Piala Dunia.


















