Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Pemain yang Direkrut Crystal Palace pada Musim Dingin 2026

potret stadion Crystal Palace, Selhurst Park
potret stadion Crystal Palace, Selhurst Park (commons.wikimedia.org/Rockybiggs)
Intinya sih...
  • Jorgen Strand Larsen direkrut Crystal Palace dengan biaya 43 juta pound sterling atau sekitar Rp986 miliar, kontrak 4,5 tahun hingga musim panas 2030.
  • Brennan Johnson diboyong dari Tottenham Hotspur dengan mahar senilai 35 juta pound sterling atau Rp806 miliar untuk memperkuat sisi kanan penyerangan.
  • Evann Guessand dipinjam dari Aston Villa selama 6 bulan untuk menambah kedalaman skuad di lini serangan, terutama sisi kanan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Crystal Palace aktif berbenah pada musim dingin 2026. Setelah mampu kompetitif pada awal musim 2025/2026, performa tim ibu kota menurun. Ini membuat pasukan Oliver Glasner terlempar dari persaingan di beberapa kompetisi. 

Demi memperbaiki skuad, manajamen masuk ke bursa transfer untuk menambah amunisi pemain. Lini serangan menjadi perhatian yang serius untuk dibenahi. Tercatat, ada tiga nama yang direkrut Crystal Palace pada musim dingin 2026. Siapa saja?

1. Jorgen Strand Larsen bergabung dengan memecahkan rekor transfer klub

Crystal Palace memecahkan rekor transfer klub pada musim dingin 2026. Jorgen Strand Larsen ditebus dari Wolverhampton Wanderers dengan biaya 43 juta pound sterling atau sekitar Rp986 miliar. Tambahan bonus senilai 5 juta pound sterling atau Rp114 miliar disertakan berdasarkan performa. Pemain berpaspor Norwegia ini dikontrak 4,5 tahun hingga musim panas 2030. 

Transfer ini menjadi tanda tanya mengingat harga mahalnya. Sebab, Strand Larsen sejatinya tidak begitu produktif bersama Wolves pada paruh pertama musim 2025/2026. Tercatat, ia baru membuat 6 gol dan 2 assist dari 26 laga di lintas ajang. Namun, pihak klub percaya terhadap talentanya. Dengan kualitasnya, ia dinilai bisa membantu tim lebih produktif pada sisa musim.

Kehadiran Strand Larsen bukan hanya sekadar solusi jangka pendek. Usia yang menginjak 26 tahun membuatnya memasuki masa keemasan. Crystal Palace bertaruh sekaligus berharap besar dengan ketajamannya. Kehadirannya pada pertengahan musim ini diharapkan mampu membawa tim kembali kompetitif melalui ketajamannya, terutama di English Premier League

2. Crystal Palace merekrut Brennan Johnson untuk memperkuat sisi kanan penyerangan

Sebelum dipecahkan Jorgen Strand Larsen, Crystal Palace lebih dulu mengeluarkan dana besar pada awal Januari 2026. Tim ibu kota memboyong Brennan Johson dengan mahar senilai 35 juta pound sterling atau Rp806 miliar dari Tottenham Hotspur. Kontrak berdurasi 4,5 tahun bakal membuatnya bertahan di Selhurst Park hingga 2030 mendatang. 

Crystal Palace membutuhkan Johnson untuk mempertajam lini serangan. Sang pemain memutuskan menyeberang ke sisi London lain karena minimnya menit bermain. Pada paruh pertama musim 2025/2026, pemain asal Wales tampil dalam 26 laga dengan kontribusi 4 gol. Meski jumlah penampilannya banyak, ia lebih sering masuk sebagai pemain pengganti.

Dengan situasi tersebut, Johnson menerima pinangan Crystal Palace yang memberinya jaminan bermain reguler. Usia yang masih 24 tahun membuatnya menjadi prospek jangka panjang. Selama di Spurs, ia sejatinya cukup produktif dengan 27 gol dan 18 assist dari 107 penampilan. Pengalamannya ini diharapkan bisa membantu Crystal Palace lebih produktif.

3. Evann Guessand dipinjam dari Aston Villa untuk menambah kedalaman skuad

Evann Guessand akan menjalani masa peminjaman di Crystal Palace hingga akhir musim 2024/2025. Tim ibu kota meminjamnya dari Aston Villa selama 6 bulan. Terdapat opsi pembelian permanen berdasarkan performa pada akhir masa peminjaman. 

Kedatangan Guessand ini bertujuan untuk menambah kedalaman skuad di lini serangan, terutama sisi kanan. Meski Crystal Palace juga merekrut Brennan Johnson, kehadirannya tetap diperlukan. Sosoknya sebagai pemain muda dinilai mampu meningkatkan produktivitas. 

Sejatinya, Guessand baru bergabung dengan Aston Villa pada musim panas 2025. Ia menjajal karier baru di Inggris setelah lama di Prancis. Namun, performanya kurang memuaskan sehingga dipinjamkan. Ia baru membuat 2 gol dari 21 penampilan di lintas ajang. Meski masih minim kontribusi, Crystal Palace berharap dirinya bisa lebih tajam pada sisa musim.

Dari rekrutan baru di atas, semuanya beroperasi di lini serangan. Ini menunjukkan visi yang jelas bahwa Crystal Palace ingin tampil lebih produkti. Ketajaman para pemain anyar ini diharapkan bisa membantu tim kembali kompetitif hingga akhir musim 2025/2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More

Olimpiade Musim Dingin 2026: Jadwal, Cabang Olahraga, dan Cara Nonton

08 Feb 2026, 19:52 WIBSport