4 Pemain Ghana yang Direkrut Manchester City per 17 Januari 2026

- Mohammed Abu kesulitan bersaing di lini tengah Manchester City.
- Enock Kwakwa lebih sering dipinjamkan ke klub lain daripada bermain untuk Manchester City.
- Thomas Agyepong tidak berkembang karena masalah fisik dan sering dipinjamkan ke klub lain.
Ghana tergolong sebagai salah satu negara Afrika dengan tradisi sepak bola yang kuat. Beberapa pemain Ghana berkiprah di berbagai kompetisi top, termasuk English Premier League (EPL). Salah satu klub EPL yang mendatangkan pemain Ghana adalah Manchester City. Hingga 17 Januari 2026, berikut empat pemain Ghana yang pernah direkrut Manchester City.
1. Mohammed Abu kalah bersaing untuk mendapatkan tempat di lini tengah
Mohammed Abu bergabung dengan Manchester City pada musim panas 2010. Saat itu, dirinya baru menginjak usia 18 tahun. The Citizens sekaligus menjadi klub Inggris pertama yang diperkuat oleh Abu.
Abu merupakan pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan. Namun, persaingan ketat di lini tengah Manchester City membuat dirinya kesulitan mendapatkan kesempatan bermain. Untuk menambah jam terbang, Abu sempat dipinjamkan kepada sejumlah klub.
Abu resmi meninggalkan Manchester City secara permanen pada Februari 2014. Ia melanjutkan kariernya bersama klub Norwegia, yaitu Stromsgodset IF. Selama berseragam The Citizens, Abu tidak pernah mencatatkan penampilan di kompetisi resmi.
2. Enock Kwakwa lebih sering dipinjamkan kepada klub lain
Manchester City merekrut Enock Kwakwa pada Juli 2012. Pemain kelahiran Accra tersebut menjadi salah satu proyek jangka panjang The Citizens. Saat didatangkan, permainan Kwakwa diharapkan dapat semakin berkembang.
Bersama Manchester City, Kwakwa tidak pernah mendapatkan kesempatan tampil. Ia justru lebih sering dipinjamkan kepada klub lain. Dirinya pernah menjalani masa peminjaman bersama Stromsgodset IF dan Turun Palloseura.
Pada 2014, kontrak Kwakwa di Manchester City resmi berakhir. Setelah meninggalkan Etihad Stadium, ia menghabiskan sebagian besar kariernya di klub-klub Skandinavia. Kini, pemain berusia 31 tahun tersebut merumput bersama tim Swedia, yaitu Skovde AIK.
3. Thomas Agyepong tidak berkembang karena masalah fisik
Thomas Agyepong didatangkan Manchester City pada Januari 2015. Ia adalah pemain Ghana yang berposisi sebagai penyerang sayap. Agyepong dapat dimainkan di kedua sisi lapangan.
Meski berstatus pemain Manchester City selama 7 musim, Agyepong tidak pernah membukukan penampilan bersama The Citizens. Dirinya secara rutin dipinjamkan kepada klub lain. Agyepong pernah bermain untuk Twente FC, NAC Breda, Hibernian FC, SK Beveren, dan Lommel SK dengan status pinjaman.
Fisik menjadi salah satu masalah yang menghambat karier Agyepong. Ia sering menepi karena cedera. Kontrak Agyepong bersama Manchester City berakhir pada 2022. Dirinya sempat berstatus tanpa klub sebelum akhirnya bergabung bersama klub Estonia, yakni Paide Linnameeskond.
4. Antoine Semenyo mencatatkan gol dan assist pada pertandingan debut bersama Manchester City
Antoine Semenyo merupakan rekrutan anyar Manchester City pada bursa transfer Januari 2026. Ia diboyong dari Bournemouth yang juga berkiprah di Premier League. Untuk menebus Semenyo, The Citizens harus mengeluarkan 72 juta euro atau Rp1,4 triliun.
Semenyo menyepakati kontrak bersama Manchester City dengan durasi 5,5 musim yang berlaku hingga Juni 2031. Kehadiran pemain berusia 26 tahun ini diharapkan mampu menambah opsi serangan skuad asuhan Pep Guardiola. Pasalnya, Semenyo dapat dimainkan di berbagai posisi di lini depan.
Semenyo telah melakoni pertandingan debut bersama Manchester City saat menghadapi Exeter City di babak ketiga Piala FA 2025/2026. Pada laga tersebut, ia tampil sebagai starter di posisi sayap kiri. Semenyo turut berkontribusi mencetak 1 gol dan 1 assist untuk kemenangan The Citizens dengan skor 10-1.
Nama-nama di atas merupakan pemain Ghana yang pernah direkrut Manchester City. Dari daftar tersebut, hanya Antoine Semenyo yang telah menorehkan penampilan bersama The Citizens. Sebagai pemain baru, Semenyo tentu diharapkan dapat menunjukkan performa maksimal.


















