Imbas Perang Kartel, Tiket Piala Dunia 2026 di Meksiko Turun Harga

- Konflik antara kartel CJNG dan aparat keamanan di Guadalajara membuat harga tiket Piala Dunia 2026 di Meksiko turun drastis, bahkan ada yang hanya sekitar 11 dolar AS.
- Guadalajara dan Monterrey menjadi lokasi penting penyelenggaraan Piala Dunia 2026, termasuk untuk pertandingan play-off interkontinental sebelum turnamen utama dimulai.
- FIFA terus memantau situasi keamanan, sementara pemerintah lokal menjamin turnamen tetap aman dengan pengerahan lebih dari 2.500 personel keamanan di wilayah tersebut.
Jakarta, IDN Times - Perang yang melibatkan kelompok Jalisco New Generation Cartel (CJNG) dengan kelompok gabungan militer dan polisi beberapa waktu lalu di Guadalajara, telah berpengaruh pada harga tiket Piala Dunia 2026 yang digelar di Meksiko. Akibat gangguan keamanan itu, tiket Piala Dunia 2026 Meksiko turun drastis.
Dilansir Daily Mail, harga tiket Piala Dunia 2026 yang digelar di Meksiko bahkan ada yang menyentuh 11,33 dolar Amerika Serikat (Rp191.713). Angka itu muncul dalam beberapa pertandingan yang kelas dan intensitasnya kurang tinggi.
1. Guadalajara dan Monterrey sentral buat Piala Dunia

Guadalajara dan Monterrey memang menjadi dua lokasi sentral dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Sebelum berlanjut ke putaran final, kedua provinsi itu akan menjadi tuan rumah dalam play-off interkontinental pada 26 hingga 31 Maret 2026.
Republik Kongo, Bolivia, Kaledonia Baru, Jamaika, dan Suriname, akan berlaga di Guadalajara serta Monterrey. Baru setelahnya, kedua provinsi itu menggelar Piala Dunia 2026.
2. Jalanan di Guadalajara bak medan perang

Sebelum perang berkecamuk di Timur Tengah, keamanan Meksiko sebenarnya sudah jadi pertanyaan. Kematian bos kartel CJNG, Nemesio Oseguera alias El Mencho, telah menciptakan ketidakpastian atas penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di sana.
Sebab, jalanan di Jalisco mendadak berubah jadi medan perang. Kendaraan roda dua dan empat dibakar oleh para kartel, sebagai bagian dari implementasi strategi narcobloques. Mereka juga membakar stasiun pengisian bahan bakar agar perhatian petugas keamanan teralihkan.
3. FIFA masih pantau situasi, pemerintah lokal jamin aman

FIFA sempat buka suara terkait kondisi ini. Kepada IDN Times, mereka menyatakan masih memantau situasi keamanan yang berkembang di kawasan Meksiko.
Sementara, Kepala Komite Penyelenggara Piala Dunia di Guadalajara, Juan Jose Frangie, menjamin keamanan dan yakin jika turnamen tetap bisa digelar di sana.
"Kami bisa katakan kepada orang-orang yang mau datang ke Piala Dunia, jika negara ini aman, tanpa masalah. Garda Nasional dan Kementerian Pertahanan telah mengirim 2.500 atau lebih personel," kata Frangie dikutip Daily Mail.
















