7 Pemain Juventus yang Dipinjamkan ke Klub Lain pada Musim Panas 2026

- Juventus meminjamkan tujuh pemain pada musim panas 2026 sebagai bagian perombakan skuad, termasuk Jonathan David, Lois Openda, Michele Di Gregorio, Fabio Miretti, Joao Mario, Jonas Rouhi, dan Vasilije Adzic.
- Jonathan David bergabung dengan Atletico Madrid dengan opsi permanen setelah mencetak delapan gol musim lalu, sementara Lois Openda dipinjamkan ke Olympique Lyon usai hanya membuat satu gol Serie A.
- Di Gregorio menuju Bournemouth, Miretti ke Besiktas, sedangkan Joao Mario, Adzic, dan Rouhi dipinjamkan ke Fiorentina, Sassuolo, serta Carrarese untuk memperoleh menit bermain.
Juventus melakukan perombakan skuad pada bursa transfer musim panas 2026. Sejumlah pemain dilepas secara permanen, sementara sebagian lainnya dipinjamkan kepada klub lain. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Bianconeri merampingkan skuad sekaligus memberikan kesempatan bermain kepada pemain yang tidak masuk rencana musim 2026/2027.
Terutama yang dipinjamkan, jumlahnya terbilang banyak. Berdasarkan data dari Transfermarkt, sedikitnya ada tujuh pemain Juventus yang dipinjamkan ke klub lain pada musim panas 2026. Mereka adalah Jonathan David, Lois Openda, Michele Di Gregorio, Fabio Miretti, Joao Mario, Jonas Rouhi, dan Vasilidje Adzic.
1. Jonathan David mencari kembali ketajamannya di Atletico Madrid
Jonathan David bergabung dengan Atletico Madrid pada tenggat waktu bursa transfer musim panas 2026. Berdasarkan laporan jurnalis ternama, Fabrizio Romano, Los Rojiblancos meminjamnya selama semusim dengan menanggung 50 persen gajinya. Terdapat opsi untuk mempermanenkannya pada akhir musim.
Peminjaman ini menjadi konsekuensi dari performanya yang kurang maksimal pada musim lalu. Hanya delapan gol dari 47 laga di semua ajang yang berhasil diraih oleh striker Kanada tersebut. Torehan ini jauh dari performa apiknya bersama LOSC Lille dengan berhasil mencatatkan 25 gol dari 49 laga di semua ajang dalam semusim.
2. Lois Openda harus rela dipinjamkan Juventus kepada Olympique Lyon
Striker lainnya yang dipinjamkan Juventus kepada klub lain adalah Lois Openda. Pemain Belgia itu dipinjamkan La Vecchia Signora kepada Olympique Lyon. Biayanya sebesar 3,5 juta euro seperti dilansir dari beIN Sports.
Openda sebenarnya tampil mengecewakan pada 2025/2026. Dia hanya mencatatkan satu gol dari 24 laga di Serie A Italia. Namun, Juventus harus mempermanenkannya karena klausul pembelian dalam kesepakatan peminjamannya aktif sehingga mereka mencari cara untuk bisa lebih berkembang lagi sebelum kembali ke Turin.
3. Michele Di Gregorio harus pergi sementara ke Bournemouth
Michele Di Gregorio sebenarnya merupakan penjaga gawang andalan Juventus. Dia setidaknya sudah menjadi pilihan utama selama 2 musim terakhir. Namun, status sebagai kiper utama bukan jaminan untuk bertahan lebih lama di sana.
Juventus justru mendatangkan dua kiper baru. Keduanya sama-sama berstatus sebagai pemain pinjaman. Mereka adalah Guglielmo Vicario dan Kamil Grabara. Kedatangan keduanya membuat persaingan di bawah mistar semakin padat. Di Gregorio pun menjadi korban dari situasi tersebut dan harus menjalani masa peminjaman selama semusim di English Premier League (EPL) bersama Bournemouth.
4. Fabio Miretti harus tinggalkan Juventus demi masa depan yang gemilang
Fabio Miretti merupakan salah satu aset muda berbakat yang pernah diproyeksikan Juventus. Dia bahkan sudah melakoni debut bersama Bianconeri pada usia 18 tahun. Namun, seiring berjalannya waktu, perkembangannya belum sesuai dengan ekspektasi. Dia dicoba beberapa musim, tetapi masih belum memberikan hasil yang optimal.
Juventus pun memutuskan untuk meminjamkan Miretti pada bursa transfer musim panas 2026. Besiktas menjadi klub pelabuhan pemain asal Italia tersebut. Klub asal Istanbul itu mengeluarkan dana sebesar 2 juta euro (sekitar Rp 41 miliar) dengan opsi pembelian sekitar 10 juta euro menurut laporan dari jurnalis ternama, Fabrizio Romano.
5. Tiga pemain Juventus dipinjamkan kepada klub-klub Italia
Joao Mario, Vasilije Adzic, dan Jonas Rouhi masih melanjutkan karier di Italia. Namun, ketiganya membela klub yang berbeda. Joao Mario bergabung dengan Fiorentina dan Vasilije Adzic memperkuat Sassuolo yang sama-sama berlaga di Serie A Italia. Sementara itu, Jonas Rouhi turun ke Serie B Italia untuk membela Carrarese Calcio 1908.
Untuk Adzic dan Rouhi, peminjaman ini terbilang wajar karena keduanya masih muda dan minim jam terbang di level senior. Namun, situasi berbeda didapat oleh Joao Mario. Pemain asal Portugal itu didatangkan Juventus secara permanen dari FC Porto, tetapi performanya belum cukup meyakinkan untuk bersaing berebut tempat di skuad utama La Vecchia Signora.
Peminjaman ini menjadi sinyal bahaya bagi Joao Mario. Ia harus tampil baik bersama klub barunya jika ingin mempertahankan peluang kembali ke Juventus. Jika gagal menunjukkan perkembangan, bukan tidak mungkin Bianconeri memilih melepasnya secara gratis selepas kontraknya habis pada pertengahan 2027.
Peminjaman ketujuh pemain ini cukup menguntungkan bagi Juventus. Selain memberikan kesempatan kepada mereka untuk mendapatkan menit bermain, langkah tersebut juga membantu menjaga neraca keuangan klub. Juventus dapat mengurangi pengeluaran untuk pemain yang tidak terlalu berdampak besar untuk Juventus itu sendiri.



















