5 Pemain Montenegro di Super League Indonesia 2025/2026

- Boris Kopitovic menjadi striker andalan Bali United dengan torehan 10 gol dan 3 assist.
- Mihailo Perovic kerap dimainkan sebagai starter Persebaya dengan kontribusi 3 gol dari 16 penampilan.
- Milos Raickovic merupakan pemain kunci di lini tengah Persebaya dengan 18 penampilan.
Kawasan Balkan, khususnya Montenegro, terus menjadi kiblat bagi klub-klub Indonesia dalam berburu pemain asing. Pada 2025/2026, fenomena ini semakin terlihat jelas dengan merapatnya sejumlah pemain asal Montenegro ke berbagai klub tanah air. Kualitas individu menjadi alasan utama para pelatih sangat meminati jasa pemain dari negara pecahan Yugoslavia ini. Hingga 28 Januari 2026, berikut lima pemain Montenegro yang berkiprah di Super League Indonesia 2025/2026.
1. Boris Kopitovic menjadi striker andalan Bali United
Boris Kopitovic diperkenalkan sebagai pemain baru Bali United pada Januari 2025. Sebelumnya, ia telah memiliki pengalaman di sepak bola Asia. Kopitovic pernah menghabiskan 5 musim bersama klub Singapura, Tampines Rovers. Bahkan, dirinya sukses menyabet gelar top skor Singapore Premier League 2021/2022 dengan torehan 35 gol.
Kopitovic menjadi striker andalan Bali United. Pemain berusia 30 tahun tersebut hampir tidak tergantikan di posisi ujung tombak. Sejauh ini, dirinya telah membela Serdadu Tridatu dalam 32 pertandingan. Dari seluruh penampilan tersebut, Kopitovic berhasil mencetak 10 gol dan 3 assist.
2. Mihailo Perovic kerap dimainkan sebagai starter Persebaya
Persebaya Surabaya memboyong Mihailo Perovic pada Juli 2025. Pemain berusia 29 tahun tersebut didatangkan untuk menambah kekuatan di lini serang. Posisi utama Perovic adalah penyerang tengah. Namun, dirinya juga dapat beroperasi di sektor sayap kanan.
Perovic baru menjalani musim perdananya di sepak bola Indonesia. Ia memiliki rekam jejak yang cukup lama di Eropa sebelum ini. Bersama Persebaya, dirinya kerap dimainkan sebagai starter. Perovic telah mencatatkan 16 penampilan bagi Bajul Ijo dengan kontribusi 3 gol.
3. Milos Raickovic merupakan pemain kunci di lini tengah Persebaya
Selain Mihailo Perovic, pemain Montenegro lainnya yang berada di skuad Persebaya 2025/2026 adalah Milos Raickovic. Gelandang berusia 32 tahun tersebut juga didatangkan pada Juli 2025. Sebelum membela Persebaya, Raickovic memiliki catatan mentereng. Dirinya telah tiga kali menjuarai kasta tertinggi Liga Montenegro, yakni pada 2016/2017, 2019/2020, dan 2020/2021.
Raickovic merupakan salah satu pemain kunci bagi Persebaya. Ia bertugas untuk memberikan keseimbangan di lini tengah. Tidak heran jika dirinya selalu menjadi pilihan utama. Selama berseragam Bajul Ijo, Raickovic telah membukukan 18 penampilan.
4. Slavko Damjanovic memiliki peran penting di jantung pertahanan Bhayangkara FC
Slavko Damjanovic merupakan pemain Montenegro yang berposisi sebagai bek tengah. Pada Juli 2025, ia resmi bergabung dengan Bhayangkara FC. Ini bukan pertama kalinya bagi Damjanovic berkiprah di Indonesia. Sosoknya pernah membela Persebaya ketika berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia 2024/2025.
Damjanovic memiliki peran penting di jantung pertahanan Bhayangkara FC. Pemain berusia 33 tahun tersebut hampir selalu diturunkan dari menit pertama. Hingga kini, Damjanovic telah tampil dalam 17 laga bagi Bhayangkara FC di Super League. Ia juga turut berkontribusi dengan mencetak dua gol.
5. Dejan Racic menjadi pemain pelapis Persita di lini depan
Persita Tangerang merekrut Dejan Racic pada Agustus 2025. Ia didatangkan dengan status pinjaman dari Bhayangkara FC. Penyerang tengah berusia 27 tahun tersebut akan berkostum Pendekar Cisadane hingga Juni 2026 nanti. Kehadiran Racic memberikan opsi tambahan bagi Persita di lini depan.
Sejauh ini, Racic berperan sebagai pemain pelapis. Dirinya lebih sering dimasukkan pada babak kedua untuk memberikan penyegaran dalam skema serangan. Racic mengoleksi 7 penampilan bersama Persita dengan mengemas 1 assist.
Daftar pemain di atas menunjukkan betapa seriusnya klub-klub Indonesia dalam memperkuat komposisi skuad. Kehadiran para pemain Montenegro ini membuktikan bahwa talenta dari Balkan masih menjadi primadona bagi klub tanah air. Pengalaman yang mereka bawa tentu akan menjadi pembeda dalam ketatnya persaingan di setiap pertandingan yang tersaji.















