Spanyol kembali menjadi juara Piala Dunia pada 2026. Sebelumnya, La Roja melakukannya untuk pertama kali pada 2010. Dari 2 momen kejayaan ini, terdapat 3 pemain outfield yang tidak mendapat kesempatan tampil.
3 Pemain Outfield Spanyol yang Juara Piala Dunia Tanpa Bermain

1. Konsistensi Marc Cucurella membuat Alejandro Grimaldo tidak dibutuhkan di Piala Dunia 2026
Ada tiga pemain Spanyol yang tidak tergantikan sama sekali di Piala Dunia 2026 dari mulai pertandingan pertama sampai final. Pertama adalah sang kiper, Unai Simon. Kedua adalah bek tengah muda mereka, Pau Cubarsi. Terakhir adalah Marc Cucurella yang mengisi pos bek kiri. Performa yang konsisten membuat ketiganya tidak pernah dipertimbangkan untuk diganti atau ditarik keluar oleh Luis de la Fuente.
Khusus untuk Cucurella, ia memang bermain begitu apik. Pemain yang kini berstatus sebagai aset Real Madrid tersebut bahkan bukan hanya solid ketika bertahan, melainkan juga berdampak saat menyerang. Cucurella tercatat menciptakan dua assist. Selain itu, terdapat satu aksi lain darinya yang membuat lawan melakukan bunuh diri. Sayangnya bagi Alejandro Grimaldo, performa impresif Cucurella tersebut yang menutup kesempatannya.
Pilar yang kini memperkuat Atletico Madrid ini pasti gigit jari karena tidak mendapat kesempatan bermain beberapa menit saja. Apalagi jika ia menengok situasi di bek kanan. Pedro Porro memang menjadi pemilik tetap tempat tersebut. Namun, De La Fuente tercatat memainkan Marcos Llorente 3 kali selama 186 menit. Peluang Grimaldo untuk beraksi di Piala Dunia pun tampaknya sudah tertutup. Sebab, ia saat ini telah berusia 30 tahun.
2. Hierarki dan cedera menyebabkan Victor Munoz tidak bermain di Piala Dunia 2026
Selain Alejandro Grimaldo, Victor Munoz menjadi satu pemain outfield Spanyol lainnya yang tidak mendapat kesempatan bermain di Piala Dunia 2026. Namun, bagi Munoz, hal ini terjadi akibat kondisi yang lebih pelik. Pertama, secara hierarki, ia memang berada di urutan paling belakang d antara semua winger yang ada. Munoz kalah secara pengalaman dibanding Lamine Yamal, Nico Williams, Alex Baena, dan Yeremy Pino.
Namun, dengan rotasi yang lebih cair di posisinya, penggawa berusia 23 tahun tersebut sebetulnya bisa saja menjadi kameo dalam beberapa pertandingan. Misalnya ketika mereka membantai Arab Saudi 4-0. Saat itu, Spanyol mencetak seluruh golnya sebelum laga genap berjalan sejam. Sayangnya, Munoz kehilangan peluangnya akibat kondisi kebugarannya yang juga tidak maksimal. Ia mengalami masalah di bagian betis.
Munoz mendapat cedera tersebut pada penghujung musim 2025/2026. Ia sampai absen dalam 4 dari 5 laga terakhir Osasuna di LaLiga Spanyol. Pria setinggi 1,73 meter ini kemudian belum juga pulih di Piala Dunia 2026. Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) bahkan sempat mengeluarkan pernyataan resmi bahwa pemain yang bergabung dengan Liverpool itu justru mengalami kemunduran dalam rehabilitasinya dalam sebuah sesi latihan.
3. Raul Albiol tidak memiliki celah untuk membongkar duet bek tengah Spanyol di Piala Dunia 2010
Satu pemain outfield Spanyol lain yang menjadi juara Piala Dunia, tetapi tidak mendapat kesempatan bermain adalah Raul Albiol. Bek tengah ini menjadi penggawa non-kiper satu-satunya yang merasakannya ketika mereka berjaya pada 2010. Ada dua anggota skuad lain yang bernasib seperti dirinya. Namun, mereka adalah penjaga gawang pelapis, yaitu Victor Valdes dan Pepe Reina.
Meski begitu, kegagalan Albiol untuk beraksi bukan disebabkan permainannya. Carles Puyol dan Gerard Pique sebagai duet bek tengah Spanyol pada edisi yang berlangsung di Afrika Selatan tersebut memang sempurna. Buktinya, mereka total hanya kebobolan dua gol. Bahkan, hanya ada satu kesempatan ketika Puyol dan Pique tidak menuntaskan pertandingan bersama-sama.
Albiol akhirnya mencicipi Piala Dunia pada 2014. Ia tampil penuh ketika mereka mengalahkan Australia 3-0. Sayangnya, hasil tersebut hanya menjadi hiburan. Sebab, Spanyol sudah dipastikan gagal lolos dari fase grup akibat kekalahan 1-5 dari Belanda dan 0-2 dari Chile dalam dua pertandingan sebelumnya. Albiol sendiri total membela Spanyol 58 kali.
Tiga pemain outfield di atas tergabung dalam skuad Spanyol yang menjuarai Piala Dunia. Sayangnya, pencapaian ini kurang sempurna bagi mereka karena tidak terlibat sama sekali dalam pertandingan yang dijalani. Berbagai penyebab membuat ketiganya gagal mendapat kesempatan bermain. Namun, utamanya adalah konsistensi penampilan dari pesaing di posisi masing-masing.