Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Pemain Portugal Terakhir yang Bela AS Roma per 24 Agustus 2026

4 Pemain Portugal Terakhir yang Bela AS Roma per 24 Agustus 2026
ilustrasi bola sepak (pexels.com/Anastasia Shuraeva)
  • AS Roma merekrut gelandang serang Portugal Rodrigo Mora dari FC Porto seharga 25 juta euro pada musim panas 2026, dengan kontrak lima tahun hingga Juni 2031.
  • Joao Costa, yang didatangkan Roma dari Corinthians pada 2021, mencatat lima laga tim senior sebelum dijual ke Al-Ettifaq pada 2024 seharga 9 juta euro.
  • Renato Sanches hanya tampil 12 kali akibat cedera saat dipinjam Roma pada 2023/2024, sedangkan Rui Patricio membantu klub menjuarai UEFA Conference League 2021/2022.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

AS Roma memperdalam gelandang serang dengan mengamankan Rodrigo Mora dari FC Porto. Klub ibu kota Italia ini membayar 25 juta euro (sekitar Rp515 miliar) kepada Dragoes demi merealisasikan kepindahan pemain yang kini berusia 19 tahun tersebut. Kehadirannya mengubah daftar empat pemain berkebangsaan Portugal terakhir yang pernah membela I Giallorossi per 24 Agutustus 2026 pukul 12:00 WIB.

  1. 1. Rodrigo Mora diikat kontrak 5 tahun yang rencananya berlangsung sampai Juni 2031

    Berkat performanya selama berseragam FC Porto, Rodrigo Mora berhasil memikat AS Roma sehingga diperkenalkan ke Stadio Olimpico dengan biaya 25 juta euro (sekitar Rp515 miliar) pada musim panas 2026. Ini adalah bentuk investasi jangka panjang di posisi gelandang serang sehingga langsung diikat kontrak 5 tahun yang rencananya berlangsung sampai Juni 2031. Pemain kelahiran Custoias ini juga berpeluang memperkaya rotasi I Giallorossi karena memiliki rekam jejak menjalankan beberapa peran di sektor depan dan tengah.

    Sebelum membangun karier di Italia, Mora sendiri merupakan produk akademi FC Porto yang dipromosikan ke skuad senior pada musim panas 2024. Selain gelandang serang, ia pernah menempati beberapa peran di sektor depan dan tengah. Ini membuatnya bisa memperkaya rotasi. Pemain kelahiran Custoias ini bisa mengancam pertahanan lawan lantaran memiliki keterampilan dribel, kelincahan, dan visi bermain untuk menciptakan peluang.

    Selain itu, Mora rajin bergerak agar terlibat membangun serangan dengan menawarkan opsi umpan dan membuka ruang yang dapat dimanfaatkan oleh rekan. Dirinya juga mau membantu melakukan pressing ketika FC Porto kehilangan penguasaan bola. Dia tercatat membawa Dragoes menjuarai Primeira Liga Portugal 2025/2026 dan Supertaca Candido de Oliveira 2026/2027. Pemain berkebangsaan Portugal ini mengemas 16 gol dan 6 assist dari total 80 pertandingan.

  2. 2. Joao Costa mencatatkan lima pertandingan bersama skuad senior AS Roma

    AS Roma membayar 75 ribu euro (sekitar Rp1,5 miliar) kepada SC Corinthians Paulista guna mendatangkan Joao Costa pada musim panas 2021. Ini menjadi pengalaman pertamanya berkarier di Eropa. Pemain kelahiran Umuarama ini lantas melanjutkan pendidikan dengan tampil di berbagai kelompok umur akademi klub ibu kota Italia tersebut. Selain penyerang sayap kanan, dirinya pernah dirotasi ke penyerang bayangan, penyerang tengah, atau gelandang serang. Berkat etos kerja yang ditunjukkan, ia diberikan kesempatan merumput sebanyak lima pertandingan bersama skuad senior I Giallorossi.

    Costa kemudian dipromosikan ke skuad senior AS Roma pada musim panas 2024. Hanya bertahan singkat, pemain yang kini berusia 21 tahun ini sepakat hengkang ke Arab Saudi dengan menerima pinangan Al-Ettifaq. Kepindahan ini menghabiskan biaya 9 juta euro (sekitar RP185,5 miliar).

  3. 3. Renato Sanches lebih sering absen karena cedera saat membela AS Roma

    Tak masuk rencana Luis Enrique, Renato Sanches sempat dipinjamkan Paris Saint-Germain (PSG) kepada AS Roma dengan biaya 1 juta euro (sekitar Rp20,6 miliar) pada musim panas 2023. Ini menjadi pengalaman pertamanya merasakan atmosfer persaingan sepak bola Italia. Dia dipinjam oleh I Giallorossi kurang lebih selama 1 tahun yang berlangsung sampai Juni 2024. Kehadirannya ketika itu diproyeksikan untuk memperdalam kekuatan lini tengah.

    Sanches sendiri ternyata tidak merumput secara reguler bersama AS Roma. Performanya lebih sering terhambat karena berbagai cedera sehingga memengaruhi menit bermain yang dikumpulkan. Ketika mendapat kesempatan tampil, pemain yang kini berusia 29 tahun ini pernah diplot sebagai gelandang tengah, gelandang serang, atau gelandang bertahan. Dirinya tampil dalam 12 pertandingan (261 menit) dengan menyumbang 1 gol.

  4. 4. Rui Patricio mengantar AS Roma menjuarai UEFA Conference League 2021/2022

    Dengan biaya 11,8 juta euro (sekitar Rp243 miliar), Rui Patricio pergi dari Wolverhampton Wanderers demi berseragam AS Roma pada musim panas 2021. Pemain kelahiran Leiria ini menandatangani kontrak 3 tahun yang berlaku sampai Juni 2024. Dirinya bergabung untuk menggantikan peran Pau Lopez di posisi kiper I Giallorossi.

    Di bawah kepemimpinan Jose Mourinho, Patricio sering ditempatkan sebagai kiper utama AS Roma. Pemain yang kini berusia 38 tahun ini memiliki refleks cepat dalam menghentikan tembakan lawan dan bisa membantu membangun serangan dari sektor belakang. Dirinya mengantar I Giallorossi memenangkan UEFA Conference League 2021/2022.

    Setelah AS Roma dilatih Daniele De Rossi, Patricio harus rela bertugas sebagai pelapis dari Mile Svilar. Kiper berkebangsaan Portugal ini kebobolan 134 gol dan menciptakan 48 clean sheet dari total 129 pertandingan di berbagai kompetisi. Setelah kontraknya habis bersama I Giallorossi, dia pindah secara gratis ke Atalanta pada musim panas 2024.

    Keempat pemain Portugal di atas menjadi yang terakhir membela AS Roma. Mora diproyeksikan untuk memperdalam posisi gelandang serang sehingga harus bersaing dengan Lorenzo Pellegrini. Costa sedang dipinjamkan oleh Al-Ettifaq kepada Cruzeiro EC dan Sanches masih terikat kontrak sampai Juni 2027 bersama PSG. Sementara, Patricio telah gantung sepatu sejak Desember 2025.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More