Berbeda dengan West Ham United dan Wolverhampton Wanderers yang mendominasi daftar ini lewat sektor penyerangan, Burnley menyumbang satu nama dari sektor pertahanan melalui Maxime Esteve. Bek tengah berkebangsaan Prancis berusia 24 tahun ini tampil sangat solid dan impresif bersama The Clarets sepanjang musim 2025/2026. Meskipun Burnley gagal bertahan di Premier League, reputasi individu Esteve sebagai bek tengah modern yang tangguh membuatnya banyak diincar oleh klub-klub Eropa.
Saat ini, nilai pasar sang pemain berada di angka 25 juta euro (Rp434 miliar) menurut Transfermarkt per 29 Mei 2026. Angka tersebut menjadikannya aset paling berharga yang ada di dalam skuad The Clarets saat ini. Mengingat usianya yang masih sangat muda dan kemampuan yang dimilikinya, tidak heran kalau Esteve diincar oleh klub-klub Eropa yang membutuhkan tambahan amunisi di lini belakang.
Degradasi yang dialami West Ham United, Burnley, dan Wolverhampton Wanderers membuktikan bahwa nama besar dan nilai pasar selangit tidak menjamin keselamatan di kompetisi seketat Premier League. Dengan bursa transfer musim panas 2026 yang segera dibuka, kepindahan pemain-pemain dari ketiga tim tersebut dipastikan akan terjadi. Apalagi, kualitas dan banderol tinggi dari kelima pemain di atas dinilai terlalu mewah untuk sekadar bermain di EFL Championship 2026/2027.