Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Apa Itu Hydration Break di Piala Dunia 2026? Ini Aturannya

Apa Itu Hydration Break di Piala Dunia 2026? Ini Aturannya
ilustrasi hydration break (unsplash.com/Nigel Msipa)
Intinya Sih
  • Piala Dunia 2026 memperkenalkan aturan hydration break, yaitu jeda minum singkat bagi pemain untuk menjaga kondisi fisik selama pertandingan.

  • FIFA menerapkan aturan ini selama tiga menit di masing-masing babak. Penerapannya di tengah-tengah pertandingan, yakni menit ke-22.

  • Meski bertujuan positif, aturan hydration break menuai kritik karena dianggap memberi peluang komersial bagi stasiun televisi untuk menayangkan iklan selama jeda.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Piala Dunia 2026 menghadirkan sejumlah perubahan dibanding edisi sebelumnya. Selain format baru dengan 48 peserta, FIFA kini juga memberi perhatian lebih terhadap kondisi fisik para pemain selama pertandingan berlangsung.

Pada Piala Dunia tahun ini, FIFA menerapkan aturan hydration break atau jeda minum. Tujuannya sendiri dikatakan untuk memastikan kesejahteraan para pemain yang bertanding di lapangan.

Lebih jauh, apa itu hydration break di Piala Dunia 2026? Berikut ulasan lengkapnya mulai dari pengertian, aturan, sampai kontroversinya. Simak sampai habis, ya!

Table of Content

1. Apa itu Hydration Break

1. Apa itu Hydration Break

Dalam sepak bola, hydration break adalah jeda singkat yang diberikan kepada pemain untuk minum di tengah-tengah berlangsungnya pertandingan. Selama jeda ini, pemain biasanya berkumpul di pinggir lapangan untuk mengonsumsi air minum, minuman elektrolit, serta menerima instruksi singkat dari pelatih.

Melihat ke belakang, penerapan hydration break sebenarnya bukan hal baru. Namun, aturan ini biasanya hanya berlaku dalam pertandingan yang berlangsung saat cuaca panas ekstrem.

Nah, di Piala Dunia 2026 ini, kasusnya berbeda. Jeda minum menjadi bagian dari upaya FIFA guna memastikan kondisi terbaik para pemain yang bertanding. Aturannya pun berlaku untuk semua pertandingan di Piala Dunia 2026 tanpa terkecuali.

2. Kenapa ada Hydration Break?

Pada pengumumannya sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, FIFA menyebut alasan utama diterapkannya hydration break adalah memastikan kondisi terbaik para pemain yang bertanding. Hal ini juga didasarkan pada pengalaman dalam turnamen sebelumnya, termasuk Piala Dunia Antarklub 2025.

Singkat cerita, Piala Dunia Antarklub 2025 yang digelar di Amerika Serikat sempat menuai kritikan lantaran diwarnai kondisi cuaca panas ekstrem. Waktu itu, sejumlah pemain dan pelatih mengaku bisa menjadi sangat pusing saat bermain pada cuaca seperti itu.

Karena itu, FIFA kemudian menerapkan aturan penuh soal hydration break di Piala Dunia 2026. Harapannya, ketentuan ini bisa menjadi langkah pencegahan agar kondisi fisik pemain tetap terjaga dan risiko gangguan kesehatan dapat diminimalkan selama turnamen.

3. Kapan Hydration Break dilakukan?

Biasanya, penerapan hydration break hanya dilakukan ketika suhu dan kondisi cuaca dianggap cukup ekstrem dan bisa memengaruhi kesehatan pemain. Namun, khusus di Piala Dunia 2026 ini, aturannya akan diberlakukan untuk semua pertandingan.

Dalam praktiknya, wasit akan menghentikan pertandingan sekitar pertengahan setiap babak atau menit ke-22. Nantinya, para pemain akan diberi kesempatan untuk minum selama beberapa menit. Jika sudah, pertandingannya akan dilanjutkan seperti biasa.

4. Berapa kali Hydration Break dalam satu pertandingan?

Biasanya, hydration break dilakukan sebanyak dua kali dalam satu pertandingan. Masing-masing di tengah pertandingan setiap babak.

Sama halnya, Piala Dunia 2026 juga menerapkan dua kali jeda minum. Untuk setiap babak, para pemain akan diberi kesempatan untuk mengisi cairan tubuhnya dengan minum, tepatnya di menit ke-22 di masing-masing babak.

5. Berapa lama Hydration Break berlangsung?

Durasi hydration break sebenarnya relatif singkat. Dalam Piala Dunia 2026, aturan waktunya hanya 3 menit untuk setiap babak.

Jadi, para pemain akan mendapat kesempatan tambahan untuk minum selama 3 menit di babak pertama dan 3 menit lagi di babak kedua. Jeda minum ini diterapkan di tengah pertandingan, biasanya menit ke-22.

6. Menuai Kritikan

Meski bertujuan menjaga kesehatan pemain, hydration break di Piala Dunia 2026 tidak selalu mendapat respons positif dari semua pihak. Terlepas dari manfaatnya, sebagian pihak menganggap FIFA ingin mengambil keuntungan komersial dari aturan ini.

Seperti diketahui, pada penjelasan aturannya soal jeda minum di Piala Dunia 2026, FIFA juga memberi lampu hijau untuk stasiun televisi yang menyiarkan pertandingannya guna memutar iklan selama hydration break berlangsung. Dari situ, ada sebagian orang yang menganggap aturan jeda minum ini bukan murni untuk pemain, tetapi juga motivasi komersial.

Demikianlah tadi informasi mengenai apa itu hydration break di Piala Dunia 2026, lengkap dari pengertian, aturan, sampai kontroversinya. Bagaimana menurutmu?

Untuk informasi Piala Dunia 2026 selengkapnya, bisa cek pada laman Soccertime IDN Times di bawah ini, ya!

FAQ seputar hydration break

Apa itu hydration break?

hydration break adalah jeda minum yang biasa dilakukan wasit guna memberi kesempatan para pemain di lapangan untuk minum di tengah-tengah pertandingan.

Kenapa ada aturan hydration break di Piala Dunia 2026?

FIFA menerapkan hydration break di Piala Dunia 2026 dengan tujuan memastikan kondisi terbaik para pemain selama turnamen.

Hydration break berapa menit?

Durasinya sebenarnya variatf. Namun, di Piala Dunia 2026, aturannya berlaku selama 3 menit untuk setiap babak dan dilakukan di tengah-tengah laga.

Kapan dilakukannya hydration break?

Hydration break dilakukan di tengah-tengah pertandingan. Di Piala Dunia 2026, penerapannya mulai menit ke-22 setiap babak.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lea Lyliana
EditorLea Lyliana

Related Articles

See More