Gonzalo Garcia berlabuh di Fulham dengan harga pembelian Rp695 miliar pada musim panas 2026. Ia resmi mewarisi nomor punggung 7. Sebelumnya, nomor tersebut dipakai oleh Raul Jimenez, Neeskens Kebano, Ryan Fredericks, Thomas Eisfeld, dan Steve Sidwell. Sayangnya, hanya sebagian di antaranya yang dapat bermain positif saat menggunakan nomor tersebut. Berikut ulasan kelima pemain itu selama membela Fulham.
5 Pemakai Nomor Punggung 7 Fulham sebelum Gonzalo Garcia

1. Raul Jimenez menjadi mesin gol selama bermain bersama Fulham
Raul Jimenez bermain bersama Fulham selama 3 musim, yaitu pada 2023/2024—2025/2026. Ia saat itu direkrut dari Wolverhampton Wanderers senilai Rp111 miliar. Pengalaman bermain di English Premier League (EPL) sangat membantunya untuk tidak perlu kembali beradaptasi.
Ini dibuktikan dari penampilan impresifnya bersama Fulham di EPL. Ia tercatat memainkan 98 pertandingan dengan mengemas sebanyak 28 gol dan 6 asis. Statistik ini membuktikan bahwa pemain berpaspor Meksiko tersebut merupakan pembelian yang berhasil bagi The Cottagers.
2. Neeskens Kebano pernah sukses membantu promosi ke EPL 2022/2023
Neeskens Kebano pindah ke Fulham pada 26 Agustus 2016. KRC Genk sepakat melepasnya di angka Rp77 miliar. Kendati tidak terlalu mahal, biaya transfer ini membuatnya bertahan cukup lama di Craven Cottage, meski pernah cabut dari tim dengan status sebagai pemain pinjaman.
Neeskens Kebano menjalani 160 pertandingan selama 7 musim menjadi bagian dari Fulham. Ia tidak hanya tampil di Championship Inggris, tetapi juga berkesempatan unjuk gigi di FA Cup, EFL Cup, dan EPL. Ini menunjukkan perannya dalam membantu tim promosi ke kasta tertinggi.
3. Ryan Fredericks memiliki peran penting sebagai bek kanan andalan
Ryan Fredericks memilih meninggalkan Bristol City untuk bergabung ke Fulham pada musim panas 2015. Ia saat itu langsung mengenakan nomor punggung 7. Namun, itu hanya bertahan selama semusim sebelum digantikan oleh Neeskens Kebano yang merupakan rekrutan anyar.
Ryan Fredericks memiliki statistik yang sangat positif selama membela Fulham. Ini terlihat dari konsistensi dirinya yang menjalani lebih dari 29 pertandingan pada tiap musimnya. Performa apik ini tidak terlepas dari kondisi fisiknya yang hampir selalu prima sebagai bek kanan utama.
4. Thomas Eisfeld masih kalah bersaing dengan para pemain lain
Thomas Eisfeld merapat ke Fulham pada 23 Juli 2014. Kepindahannya terealisasi usai Arsenal menerima mahar penjualan sebesar Rp26 miliar. Ia merupakan pembelian yang gagal, sebab gelandang yang sudah gantung sepatu itu kalah bersaing dengan rekan-rekan di dalam skuad.
Faktor inilah yang membuatnya jarang bermain karena sering tidak masuk skuad jelang akan bertanding. Selain itu, ia juga pernah dipinjamkan ke klub Jerman, VfL Bochum, selama empat bulan pada 2014/2015. Kiprahnya justru bersinar selama berkarier di persepakbolaan Jerman.
5. Steve Sidwell tidak pernah absen selama di EPL 2013/2014
Steve Sidwell hengkang dari Aston Villa pada musim dingin 2011. Ia menerima pinangan untuk berseragam Fulham usai ditawar seharga Rp10 miliar. Kendati mahar pembeliannya sangatlah murah, ia dapat bermain baik hingga pernah menjadi tulang punggung selama berlaga di EPL.
Ini terlihat dari statistik terbaiknya saat memainkan semua pertandingan di EPL 2013/2014. Ia saat itu tampil mengesankan dengan mencetak 7 gol dan 2 asis dari 38 pertandingan bersama Fulham. Kendati demikian, itu justru menjadi musim terakhirnya sebelum hijrah ke Stoke City.
Gonzalo Garcia menjadi pemilik baru nomor punggung 7 di Fulham. Ia datang dengan ekspektasi tinggi karena dibeli dari tim besar, Real Madrid. Apalagi, biaya untuk mendapatkan tanda tangannya juga tidaklah murah.
Curated For You
- 4 Periode Pertama Martin Odegaard Cetak Gol 2 Laga Beruntun di Arsenal23 Agu 2026, 19:02 WIB
- 5 Nomor Punggung 23 Terakhir Philadelphia 76ers sebelum LeBron James23 Agu 2026, 18:14 WIB
- 5 Pengguna Nomor Punggung 6 Manchester City sebelum Marc Guehi23 Agu 2026, 16:52 WIB