Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pembuktian Igor Thiago di Timnas Brasil

Pembuktian Igor Thiago di Timnas Brasil
ilustrasi stadion sepak bola (IDN Times/Mardya Shakti)
Intinya Sih
  • Igor Thiago dipanggil Carlo Ancelotti ke Timnas Brasil setelah mencetak 19 gol di Premier League 2025/2026, melampaui rekor pemain Brasil lain dalam satu musim.
  • Gaya mainnya sebagai nomor 9 klasik dengan sentuhan modern membuatnya cocok untuk skema cepat dan fisikal yang diinginkan Ancelotti di lini depan Brasil.
  • Dua laga uji coba kontra Prancis dan Kroasia jadi momen krusial bagi Thiago membuktikan diri demi mengamankan tempat menuju Piala Dunia 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Carlo Ancelotti memanggil 26 pemain untuk membela Timnas Brasil pada jeda internasional Maret 2026. Pada kesempatan kali ini, sejumlah debutan dipanggil untuk menjalani laga persahabatan kontra Prancis dan Kroasia. Salah satunya ialah Igor Thiago dari Brentford.

Di tengah pencarian panjang Brasil akan sosok striker murni, Thiago muncul sebagai sosok target man modern yang meyakinkan. Ia tak hanya mengandalkan fisik, tetapi juga kecerdasan, penempatan posisi, dan ketajaman yang mematikan. Hal tersebut sudah ia buktikan kala membela Brentford di English Premier League 2025/2026.

Pertanyaannya, apakah pemain bertinggi 191 cm ini mampu berada di tengah deretan penyerang top Timnas Brasil? Yuk, simak analisis performanya serta peta persaingannya untuk bisa mendapat satu tempat menuju Piala Dunia 2026 per 24 Maret 2026!

1. Igor Thiago memiliki rekor individu di Premier League

Kehadiran Igor Thiago di skuad Brasil pada Maret 2026 adalah sebuah pengakuan akan ketajamannya. Per 18 Maret 2026 atau pekan 31 Premier League 2025/2026, ia telah mengoleksi 19 gol dan 1 assist dari 30 laga. Padahal, pada 2024/2025, ia tampil sangat buruk akibat cedera panjang. Bahkan, ia tak mencetak satu pun gol.

Torehan 19 golnya melampaui rekor gol terbanyak pemain Brasil dalam semusim Premier League. Ia mengalahkan sejumlah nama besar, seperti Roberto Firmino, Matheus Cunha, Gabriel Martinelli, dan Richarlison. Hal ini dicapai berkat efektivitas golnya yang berada di angka Expected Goals (xG) 17,47 dan dominasinya dalam bola udara.

2. Profil nomor 9 klasik dalam balutan modernitas

Salah satu alasan kuat Carlo Ancelotti memanggil Igor Thiago adalah gaya mainnya. Ia merupakan sosok nomor 9 klasik dengan balutan modernitas. Ia bisa menunggu bola, mencari ruang, serta bertarung untuk menguasai bola. Hal ini jauh berbeda dengan mayoritas penyerang Brasil modern yang lebih sering melebar.

Kemampuannya ini sangat krusial dalam skema Ancelotti yang menginginkan transisi cepat dengan tetap memiliki target man yang intimidatif. Alasan tersebut diperkuat oleh statement Keith Andrews (pelatih Brentford) dalam sebuah press conference (31/10/2025). Ia menyebut Thiago sebagai sosok penyerang yang bisa membuat lawan sakit kepala dan mampu menghadapi pertahanan blok rendah.

3. Persaingan dengan Endrick dan Joao Pedro

Persaingan penyerang Brasil saat ini menghadirkan perbedaan karakter yang jelas antara Igor Thiago, Endrick, dan Joao Pedro. Endrick menawarkan kecepatan dan kreativitas individu, sedangkan Thiago lebih unggul dalam duel fisik dan peran sebagai target man di kotak penalti. Jika Endrick bisa memecah kebuntuan lewat aksi personal, Thiago memberi stabilitas dan memudahkan rekan setimnya mengembangkan serangan.

Tantangan juga datang dari Joao Pedro yang lebih fleksibel dalam membangun permainan. Namun, untuk urusan ketajaman mencetak gol, performa Thiago musim ini masih lebih menonjol. Dengan kebutuhan menghadapi tim-tim kuat secara fisik, Thiago memiliki peluang besar untuk menjadi pilihan utama.

4. Kesempatan terakhir bagi Igor Thiago

Laga melawan Prancis (26 Maret) dan Kroasia (31 Maret) menjadi kesempatan krusial bagi Igor Thiago sebelum Piala Dunia 2026. Sebab, jeda internasional berikutnya baru akan digelar pada Juni 2026. Dikabarkan AP News (17/3/2026), Carlo Ancelotti menyebut momen ini sebagai peluang terakhir bagi para debutan untuk membuktikan diri.

Jika mampu mereplikasi performanya di Brentford, Thiago berpeluang mengamankan tempat di skuad utama Selecao. Bahkan, ia bisa mengunci posisi starter dan menjawab kerinduan publik Brasil akan penyerang nomor 9 yang tajam dan dominan. Karena itu, dua laga uji coba ini akan menjadi panggung penentuan arah karier internasionalnya.

Rekam jejak golnya di Premier League, profilnya sebagai nomor 9 klasik dengan balutan modernitas, serta kebutuhan taktis Brasil membuat nama Igor Thiago sulit diabaikan. Kini, semuanya akan ditentukan oleh performanya di dua laga uji coba pada jeda internasional Maret 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More