Setelah Jack Miller, Francesco Bagnaia menorehkan hasil impresif saat beradu cepat di Sirkuit Jerez. Ia berhasil meraup tiga kemenangan beruntun pada 2022--2024. Bagnaia meraih hasil tersebut sebagai pembalap tim pabrikan Ducati.
Pada 2022, Bagnaia memulai balapan sebagai pole-sitter. Ia langsung memimpin balapan selepas lampu start padam. Sementara itu, Fabio Quartararo menempel ketat Bagnaia dalam perebutan posisi terdepan.
Usaha Quartararo merebut posisi pertama tak berakhir manis. Bagnaia berhasil menjadi pemenang dengan keunggulan 0,285 detik atas Quartararo. Ini menjadi pertama kalinya Bagnaia meraih kemenangan di Sirkuit Jerez saat berkompetisi di kelas utama.
Catatan positif tersebut berlanjut pada 2023. Bagnaia yang berada di posisi start kelima mampu naik ke posisi keempat pada lap pertama. Namun, balapan harus dihentikan sejenak akibat adanya insiden yang melibatkan Fabio Quartararo dan Miguel Oliveira.
Saat balapan kembali dilanjutkan, Bagnaia berada di posisi ketiga pada awal balapan setelah menyalip Jorge Martin pada lap awal. Pada lap kelima, Bagnaia menduduki posisi kedua selepas mengasapi Jack Miller. Sayangnya, ia mendapatkan peringatan untuk turun satu posisi karena terjadi kontak dengan Miller saat perebutan posisi kedua.
Selepas itu, Bagnaia terus memberi tekanan kepada Miller. Hal itu membuahkan pada lap 15 sehingga Bagnaia kembali bercokol di posisi kedua. Brad Binder menjadi target berikutnya untuk juara Moto2 2018 tersebut pada fase akhir balapan. Hasilnya, Bagnaia mengasapi Binder pada lap 21 guna memimpin balapan hingga bendera finis berkibar. Ia memenangi balapan dengan keunggulan 0,221 atas Binder.
Rentetan kemenangan Bagnaia di Sirkuit Jerez berlanjut pada 2024. Saat itu, Bagnaia menempati posisi start ketujuh. Walau begitu, ia langsung merangsek memimpin balapan pada awal lap kedua.
Sayangnya, ia turun ke posisi ketiga awal lap ketiga setelah disalip Jorge Martin dan Marc Marquez. Pada lap yang sama, Bagnaia mengasapi Marquez sehingga bertengger di posisi kedua. Pada lap sebelas, Bagnaia naik menjadi pemimpin balapan karena Martin terjatuh di tikungan enam.
Pada fase akhir balapan, Bagnaia menjalani duel ketat melawan Marc Marquez. Kedua pembalap silih berganti menyalip demi memburu kemenangan. Pada akhirnya, Bagnaia sukses menutup balapan utama dengan kemenangan setelah unggul 0,372 detik atas Marquez.