Perjalanan Sabar/Reza Menjadi Runner-up di Australian Open 2026

- Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani sukses menembus final Australian Open 2026 setelah menyingkirkan lawan-lawan kuat, termasuk dua pasangan Taiwan di perempat final dan semifinal.
- Perjalanan mereka dimulai dengan kemenangan meyakinkan atas ganda putra Singapura dan Inggris-Australia, menunjukkan performa stabil sejak babak awal turnamen.
- Di partai puncak, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan pasangan China Chen Bo Yang/Liu Yi, sehingga finis sebagai runner-up dan memperpanjang puasa gelar World Tour sejak 2024.
Indonesia hampir menambah satu gelar lagi di Australian Open 2026 setelah kemenangan Alwi Farhan di sektor tunggal putra. Harapan tersebut datang dari pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang berhasil menembus partai final.
Sayangnya, langkah Sabar/Reza yang berstatus unggulan ketiga itu harus terhenti di laga puncak sehingga mereka harus puas finis sebagai runner-up. Meski gagal meraih gelar juara, pencapaian tersebut tetap layak diapresiasi mengingat ketatnya persaingan di sektor ganda putra sepanjang turnamen. Terlebih, mereka harus melewati sejumlah lawan tangguh untuk mencapai partai final. Berikut perjalanan Sabar/Reza menjadi runner-up di Australian Open 2026.
1. Menaklukkan ganda putra Singapura pada babak pertama
Perjalanan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di Australian Open 2026 diawali dengan menghadapi ganda putra Singapura. Mereka bersua Donovan Willard Wee/Jia Hao Howin Wong yang bertempat di peringkat 64 dunia. Dalam duel ini, Sabar/Reza menang 2 game langsung dengan skor 23-21 dan 21-16 dalam durasi 38 menit. Ini menjadi kemenangan pertama pada pertemuan pertama Sabar/Reza dengan pasangan asal Singapura tersebut.
2. Menang atas ganda putra Inggris-Australia pada babak kedua
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani melewati babak kedua Asutralian Open 2026 jauh lebih mudah dibandingkan babak pertama. Pada babak ini, mereka dihadapkan dengan ganda putra Inggris-Australia yang berada di peringkat 170 dunia, yakni Wang Yue Hang/Zewei Xie. Selisih peringkat yang jauh itu membuat Sabar/Reza dapat memenangkan laga dengan mudah. Mereka hanya butuh 2 game langsung dalam waktu 24 menit untuk mengalahkan duet lintas negara itu dengan skor telak 21-9 dan 21-9. Itu menjadi pertandingan tercepat Sabar/Reza di turnamen ini.
3. Membungkam ganda putra unggulan kedelapan asal Taiwan pada perempat final
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani mulai dihadapkan dengan sesama ganda putra unggulan pada perempat final. Pada tahap ini, mereka harus menghadapi Fang Chih Lee/Fang Jen Lee asal Taiwan yang berstatus unggulan kedelapan sekaligus penghuni peringkat 19 dunia. Sabar/Reza membukukan kemenangan 2 game langsung dengan skor 21-17 dan 21-11 dalam waktu 39 menit. Hasil itu tercatat sebagai kemenangan ketiga Sabar/Reza atas duet kakak beradik tersebut. Hasil itu juga memangkas ketertinggalan mereka dalam rekor pertemuan menjadi 3-4.
4. Memulangkan ganda putra Taiwan lainnya pada semifinal
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani langsung bertemu ganda putra Taiwan lainnya pada semifinal Australian Open 2026. Namun, lawan mereka kali ini berstatus nonunggulan, yakni Chen Cheng Kuan/Liu Kuang Heng yang baru menduduki peringkat 174 dunia. Meskipun perbedaan peringkat kedua pasangan sangat jauh, Sabar/Reza nyaris kalah dalam laga ini. Mereka menang tipis 3 game dengan skor 21-18, 19-21, dan 23-21 dalam waktu 68 menit. Ini menjadi duel terlama Sabar/Reza di Australian Open 2026.
5. Tumbang di tangan ganda putra unggulan asal China pada partai final
Permainan impresif Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani sepanjang babak pertama hingga semifinal gagal diteruskan pada partai final. Dalam laga pamungkas ini, mereka harus menelan kekalahan dari Chen Bo Yang/Liu Yi asal China yang berlabel unggulan keempat. Mereka tampil antiklimaks dengan kalah 2 game langsung dalam waktu 44 menit dengan skor 15-21 dan 19-21. Kekalahan ini tidak hanya memastikan mereka menjadi runner-up, tetapi juga membuat mereka tertinggal dalam rekor pertemuan dengan 1-2.
Kegagalan Sabar/Reza meraih gelar juara di Australian Open 2026 memperpanjang periode puasa gelar juara mereka di turnamen World Tour. Terakhir kali ganda putra peringkat tujuh dunia itu menjuarai turnamen BWF World Tour pada 2024 lalu di Spain Masters.


















