3 Pencetak Gol Debut di Wolverhampton vs Arsenal pada 18 Februari 2026

Piero Hincapie menggandakan keunggulan Arsenal
Hugo Bueno menebus kesalahan dengan gol yang memperkecil ketertinggalan
Tom Edozie mencetak gol pada laga debutnya di level senior
Wolverhampton Wanderers dan Arsenal berbagi poin dalam lanjutan English Premier League (EPL) 2025/2026 pada Rabu (18/2/2026). Mereka bermain imbang 2-2. Laga berlangsung di kandang Wolves, Molineux Stadium.
Menariknya, tiga gol yang tercipta pada pertandingan ini merupakan gol debut. Para pencetaknya adalah Piero Hincapie, Hugo Bueno, dan Tom Edozie. Satu gol lain dibuat Bukayo Saka yang sebelumnya sudah mengoleksi 57 gol di EPL.
1. Piero Hincapie menggandakan keunggulan Arsenal
Arsenal jelas menyesalkan hasil imbang 2-2 yang mereka dapat saat berhadapan dengan Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium pada Rabu (18/2/2026). Sebab, mereka merupakan pemuncak klasemen dan sang lawan adalah juru kunci. Tidak hanya itu, The Gunners bahkan unggul dua gol lebih dulu. Bukayo Saka membuka papan skor pada menit 5. Piero Hincapie lantas menggandakan keunggulan pada menit 56. Bagi Hincapie, golnya tersebut setidaknya menjadi pelipur lara untuk diri sendiri. Pasalnya, ini merupakan gol debutnya bersama Arsenal.
Bek asal Ekuador tersebut tengah membela Arsenal sebagai pinjaman dari Bayer Leverkusen. Laga melawan Wolves merupakan penampilannya yang ke-23 di semua kompetisi. Pemain kidal yang memakai nomor punggung 5 itu membobol gawang Wolves lewat sebuah tendangan di dalam kotak penalti. Wasit awalnya menganulirnya karena offside ketika menerima umpan terobosan dari Gabriel Magalhaes. Namun, video assistant referee (VAR) menyatakannya berada dalam posisi legal. Hincapie bermain hingga akhir pertandingan. Ia mengisi pos bek kiri.
2. Hugo Bueno menebus kesalahan dengan gol yang memperkecil ketertinggalan
Setelah Piero Hincapie menggandakan keunggulan untuk Arsenal pada menit 56, Wolverhampton Wanderers berhasil memperkecil ketertinggalan 5 menit berselang. Tim asuhan Rob Edward melakukannya lewat Hugo Bueno. Bek kiri yang lahir di Spanyol pada 18 September itu melepaskan sebuah tembakan melengkung dari luar kotak penalti. Bueno mendapat peluang ini usai menerima bola kedua dari situasi sepak pojok yang diambilnya sendiri. Bueno sekaligus menembus kesalahannya melalui gol tersebut. Sebab, gol kedua Arsenal yang dicetak Hincapie tidak terlepas dari kecerobohannya. Ia yang membuat Hincapie berada dalam posisi onside.
Ini merupakan gol debut Bueno bersama Wolves di Premier League. Sebelumnya, ia pernah mencetak satu gol di Piala FA saat kalah 2-3 dari Coventry City pada 16 Maret 2024. Penggawa setinggi 1,84 meter tersebut sudah tercatat sebagai personel Wolves sejak 2019 usai bergabung dari Areosa. Bueno baru saja kembali membela Wolves pada 2025/2026. Sebab, ia menjalani masa peminjaman di Feyenoord selama 2024/2025. Wolves memilihnya sebagai penerus Rayan Ait-Nouri yang mereka jual kepada Manchester City pada 9 Juni 2025. Bueno menyisakan kontrak di Wolves sampai 30 Juni 2028.
3. Tom Edozie mencetak gol pada laga debutnya di level senior
Wolverhampton Wanderers selamat dari kekalahan ketika berhadapan dengan Arsenal pada Rabu (18/2/2026) secara dramatis. Mereka mencetak gol yang membuat skor imbang 2-2 pada menit 90+5. Pelakunya adalah Tom Edozie. Winger asli Inggris yang lahir pada 18 Mei 2006 tersebut menghajar bola rebound di dalam kotak penalti.
Edozie bukan hanya mencetak gol debut pada laga ini. Ia bahkan membuat penampilan perdananya di level senior. Makin mengagumkan, Edozie tampil sebagai pengganti usai mengisi tempat yang ditinggalkan Jean-Ricner Bellegarde pada menit 84. Penggawa setinggi 1,78 meter tersebut bergabung dengan akademi Wolves dari XYZ Academy di London, Inggris, pada 2022.
Perasaan Piero Hincapie jelas campur aduk usai laga antara Wolves dan Arsenal berakhir. Ia berhasil mencetak gol debut, tetapi timnya hanya meraih satu poin sehingga gagal menjauh secara maksimal dari kejaran Manchester City dalam perebutan gelar juara Premier League 2025/2026. Sebaliknya, gol perdana Hugo Bueno dan Edozie membuat Wolves mendapat tambahan motivasi untuk selamat dari degradasi.
















