Penggemar Chelsea asal Solo, Enrico, antusias menyambut skuad Chelsea di Hotel Fairmont, Jakarta. (IDN Times/Margith Damanik)
Lain halnya dengan Enrico, fan asal Solo, yang rela ke Jakarta untuk menonton aksi Chelsea saat jumpa AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (8/8/2026). Enrico mengaku sudah berada di Jakarta sejak Kamis (6/8/2026) lalu, hingga mengambil cuti sampai Senin (10/8/2026) mendatang demi memenuhi impiannya untuk berinteraksi langsung dengan para pemain kesayangannya.
Sejak pagi hingga sore, Enrico menunggu di sekitar hotel dengan harapan bisa bertemu para pemain Chelsea. Baginya, kesempatan seperti ini sangat langka mengingat terakhir kali Chelsea datang ke Indonesia pada 2013, saat dia masih duduk di bangku SMP.
"Asal dari Solo. Dari Kamis sudah di Jakarta. Ambil cuti, sampai Senin. Saya datang untuk menonton pertandingan Chelsea vs AC Milan. Di hotel dari pagi udah sempat cek lokasi hotelnya. Sampai sore," kata Enrico.
Terkait para pemain yang tak sempat menyapa penggemar,Enrico memilih memaklumi situasi tersebut. Menurut Enrico, jadwal Chelsea sangat padat sehingga kelelahan menjadi alasan yang bisa dimengerti.
"Tadi banyak kebingungan. Fans kan ada clear area itu. Ini tempat penginapan, jadi gak boleh ada sign atau pertemuan. Dan pemainnya memang capek. Saya lihat tadi memang banyak pemain yang langsung masuk. Mungkin karena padatnya jadwal dan berpindah-pindah tempat. Besok, kan langsung ke Malaysia. Faktor utama keletihan pemain," kata Enrico pada kesempatan yang sama.
"Gak kecewa. Karena tahu itu kan kerjaan. Kan mereka bekerja ya. Kita saja kadang merasa capek bekerja. Jadi maklum. Sebagai fans setia, harus maklum," lanjutnya.